Investor Asing Belum Agresif Borong SBN, Ini Faktor Penghambatnya
Investor asing mulai kembali membeli SBN RI, tetapi arus modal masih terbatas. Pelemahan rupiah hingga kebijakan The Fed jadi penyebab.
Puro Mangkunegaran (Puromangkunegaran.com)
Harianjogja.com, SOLO–Tingkat kunjungan wisatawan ke Solo diperkirakan meningkat sekitar 15 persen selama periode libur akhir tahun bersamaan perayaan Natal 2023 dan Tahun Baru 2024.
Dua ikon wisata heritage, yakni Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat dan Pura Mangkunegaran bakal dibanjiri wisatawan nusantara maupun mancanegara.
Tak sedikit kaum boro atau perantau yang memanfaatkan libur panjang Natal dan Tahun Baru untuk pulang ke kampung halaman. Mereka bakal mengajak anggota keluarga untuk berekreasi ke sejumlah destinasi wisata baru di Kota Bengawan. Sepanjang 2023, banyak destinasi wisata baru yang dibuka untuk masyarakat seperti Solo Safari, Taman Pracima di Pura Mangkunegaran, dan Masjid Raya Sheikh Zayed Solo.
Hal ini diperkirakan berimplikasi pada peningkatan kunjungan wisatawan di Solo. “Untuk libur Natal dan Tahun Baru, kami memperkirakan tingkat kunjungan wisatawan meningkat sekitar 15 persen. Para apatur sipil negara (ASN) akan cuti bersama berbarengan libur sekolah siswa pada akhir tahun,” kata Kepala Bidang (Kabid) Destinasi dan Pemasaran Pariwisata Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Solo, Gembong Hadi Wibowo, saat dihubungi Solopos.com, Minggu (17/12/2023).
Menurut Gembong, meski ada destinasi wisata baru, dua ikon wisata heritage di Solo masih menjadi daya tarik kuat bagi wisatawan lokal maupun mancanegara. Keraton Solo dan Pura Mangkunegaran memiliki nilai sejarah tinggi dengan arsitektur bangunan kuno bakal menyedot para wisatawan.
BACA JUGA: Pariwisata Solo Menggeliat, Hotel Ikut Menangguk Untung
Kedua ikon wisata heritage itu bakal dibanjiri wisatawan selama periode libur Natal dan Tahun Baru. “Saat masa libur panjang seperti Lebaran atau Natal dan Tahun Baru, Keraton Solo dan Pura Mangkunegaran menjadi jujugan terutama wisatawan lokal. Mereka ingin melihat langsung jejak peninggalan Dinasi Mataram Islam,” ujar dia.
Selain itu, Kota Solo juga memiliki sederet pasar tradisional yang berpotensi menjadi destinasi wisata belanja. Pasar tradisional itu menawarkan sensasi keunikan dan harga produk yang murah meriah. Ada sejumlah pasar tradisional yang diperkirakan diserbu wisatawan seperti Pasar Gede, Pasar Klewer, dan Pasar Triwindu.
Gembong menyebut pasar tradisional di Solo memiliki keunikan dan kekhasan tersendiri dibanding pasar tradisional di daerah lain. “Ada beragam kuliner legendaris di Pasar Gede dan belanja pakaian murah di Pasar Klewer. Bila ingin mencari barang kuno bisa berkunjung ke Pasar Triwindu,” papar dia.
Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Solo, Taufiq Muhammad mengatakan potensi kepadatan lalu lintas di sekitar destinasi wisata selama libur Natal dan Tahun Baru. Petugas bakal disebar untuk mengatur arus lalu lintas agar tak terjadi kemacetan dalam kota. Dishub Solo juga akan berkoordinasi dengan Satlantas Polresta Solo untuk mengantisipasi kemacetan lalu lintas.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Solopos.com
Investor asing mulai kembali membeli SBN RI, tetapi arus modal masih terbatas. Pelemahan rupiah hingga kebijakan The Fed jadi penyebab.
Survei LKPI mencatat kepuasan publik terhadap kinerja Presiden Prabowo Subianto mencapai 79,3% pada semester I 2026.
Program Listrik Desa ditargetkan diluncurkan pada Agustus 2026. Menteri ESDM Bahlil Lahadalia menyebut jadwal peresmian masih difinalisasi.
Dewas KPK mengkaji dugaan pelanggaran etik Staf Administrasi KPK Setya Budi Dias dalam kasus dugaan pemerasan terhadap Bupati Pemalang.
Qatar akan mengirim delegasi seni ke Jogja pada Desember 2026 untuk memperingati 50 tahun hubungan Indonesia-Qatar sekaligus membahas kerja sama budaya
BPS mencatat kunjungan wisman ke Indonesia mencapai 7,45 juta hingga Juni 2026, menjadi capaian tertinggi sejak 2020.