Pesta Kembang Api akan Meriahkan Malam Tahun Baru 2024 di Alun-Alun Kota Magelang

Nina Atmasari
Nina Atmasari Jum'at, 22 Desember 2023 07:27 WIB
Pesta Kembang Api akan Meriahkan Malam Tahun Baru 2024 di Alun-Alun Kota Magelang

Warga beraktivitas di Alun-Alun Kota Magelang, Kamis (21/12/2023). /Harian Jogja-Nina Atmasari

Harianjogja.com, MAGELANG—Perayaan malam Tahun Baru 2024 di Kota Magelang akan dimeriahkan dengan pesta kembang api di Alun-alun Kota Magelang, Jawa Tengah, Minggu ( 31/12/2023) malam. Sejumlah acara juga akan digelar selama dua hari untuk memeriahkan pergantian tahun ini.

Kepala Dinas Kepemudaan Olahraga dan Kepariwisataan Kota Magelang, Sarwo Imam Santoso menyebutkan pesta kembang api di malam tahun baru mendatang dilaksanakan setelah dua tahun ditiaadakan, karena selama dua tahun terakhir masih dalam masa pandemi Covid-19.

“Kembang api besok berdurasi enam menit, di Alun-Alun Kota Magelang. Sampai saat ini kami masih mencari sponsor untuk kembang api ini,” kata Sarwo Imam Santoso, dalam konferensi pers, Kamis (21/12/2023).

Dalam acara bertajuk Magelang Vaganza tersebut, ada rangkaian beragam kegiatan selama dua hari yaitu Minggu (31/12/2023) hingga Senin (1/1/2024). Semua kegiatan tersebut melibatkan berbagai kalangan masyarakat seperti pelajar, seniman, UMKM maupun masyarakat secara umum.

Baca Juga:

Pergantian Tahun Baru 2022 di Kota Magelang Kondusif

DPRD Ingatkan DTW di Magelang Sambut Wisatawan dengan Baik

Alun-Alun Kota Magelang Ditutup pada Malam Tahun Baru 2022

Kegiatan tidak hanya digelar di Alun-Alun Kota Magelang, tetapi juga kawasan yang biasa disebut Pecinan, yaitu kawasan pertokoan di Jalan Pemuda. Di jalan tersebut akan digelar festival UMKM dan makanan legendaris khas Kota Magelang.

“Kegiatan ini sebagai salah satu upaya kami menghidupkan kawasan Pecinan di malam hari. Kami akan meminta pemilik toko untuk menghidupkan semua lampu-lampu di malam itu supaya meriah. Kami juga akan mengajak para keturunan Tionghoa untuk ikut juga dalam festival UMKM dengan menjual makanan legendaris Kota Magelang,” jelas Imam.

Kepala Bidang Kebudayaan Dinas Pemuda, Olahraga dan Kepariwisataan Kota Magelang, Laila Wulandari menambahkan rangkaian acara yang akan digelar pada Minggu siang meliputi Fashion on the street, doa lintas agama, parade band, barongsai, pertunjukan kembang api.

“Pada Minggu pagi ada kontes Nasgor Magelangan, Chinesse Food, drumband SD, parade budaya dan parade band. Banyaknya acara ini diharapkan bisa meningkatkan kembali angka kunjungan wisatawan ke Kota Magelang. Serta menjadi ajang pemanasan  program ‘Setu Legi” yang digagas Disporapar Kota Magelang untuk mempromosikan kembali wisata dan kuliner yang ada di Kota Magelang,” kata Laila.

Penutupan Jalan

Sarwo Imam Santoso menambahkan pada kegiatan ini akan dilakukan penutupan jalan dari titik perempatan CPM Kota Magelang di Jalan Ahmad Yani hingga Pecinan titik Apotek Sumbing. Penutupan jalan rencananya berlangsung mulai Minggu siang pukul 14.00 saat digelarnya parade budaya. Parade budaya akan berjalan di ruas yang ditutup tersebut.

“Saat tidak pas parade, jalan dibuka tetapi hanya untuk kendaraan kecil. Mobil besar akan kami alihkan. Kami sudah berkoordinasi denan Dishub untuk pengalihan jalur ini,” jelasnya.

Ia juga memastikan akan ada banyak kantong parkir untuk masyarakat yang akan mengunjungi festival ini, yaitu di jalan-jalan menuju Alun-Alun maupun menuju Pecinan.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Mediani Dyah Natalia
Mediani Dyah Natalia Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online