2 Tahun Prabowo-Gibran: Pekerja Informal Dominan, PHK Meningkat
Dua tahun Prabowo-Gibran, pekerja informal mencapai 87,88 juta orang dan PHK menembus 63.789 orang sepanjang Januari-September 2026.
Pelaporan terkait dugaan jagal anjing di wilayah Sragen. /Instagram.
Harianjogja.com, SRAGEN—Aparat Polres Sragen menindaklanjuti laporan warga terkait dugaan penjagalan anjing di wilayah Gemolong, Sragen. Polisi telah mengecek lokasi yang diduga menjadi tempat pengepul dan penjagalan anjing di Gemolong namun tak menemukan hasil alias zonk.
Sebuah video viral di media sosial (medsos) menampilkan truk putih mengangkut banyak anjing dalam kondisi moncong terikat di tol Palimanan, Cirebon, Jawa Barat (Jabar). Diduga, anjing-anjing tersebut akan dibawa ke rumah jagal di area Soloraya.
BACA JUGA : Daging Anjing di Jogja: Tiap Bulan Masyarakat Mengonsumsi 6.500 Ekor, Rabies Mengintai
Terkait hal itu, seorang warga Bogor bernama Kristian Adi Wibowo mengadukan dugaan penjagalan anjing ke Polres Sragen, Minggu (24/12/2023). Perihal aduan itu diunggah di akun Instagram @animals_hopesheterindonesia pada Minggu.
Hingga Selasa pukul 10.00 WIB, ada 1.864 likes atau yang menyukai unggahan itu. Dalam unggahan itu dijelaskan ratusan anjing itu datangnya dari Jawa Barat dan diduga ditempatkan di Sragen dan kemudian diedarkan ke Solo dan sekitarnya.
Dalam Surat Tanda Penerimaan Pengaduan yang diunggah di Instagram itu, Kristian melaporkan dugaan penjagalan anjing untuk dikonsumsi di wilayah Gemolong, Sragen. Laporan itu diterima petugas Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polres Sragen.
Kapolres Sragen AKBP Jamal Alam melalui Kasatreskrim Polres Sragen AKP Wikan Sri Kadiyono saat dihubungi JIBI/Solopos, Selasa, mengungkapkan dalam laporan yang diterima Polres Sragen ada dugaan penjagalan di wilayah Gemolong, Sragen.
Wikan mengatakan setelah menerima aduan warga soal dugaan penjagalan anjing, anggota Polres Sragen langsung mengecek ke lokasi yang diadukan pelapor tapi ternyata tidak ditemukan apa-apa.
“Pelapor itu mencari sendirian dulu di lokasi kemudian membuat laporan ke Polres. Kalau pun ada mungkin sudah bubar. Kalau pengepulnya tidak tahu karena saat dicek ke lokasi tidak ada,” ujarnya.
Wikan menerangkan video truk angkut anjing yang beredar di media sosial itu terekam di jalan tol Cipali dengan tujuan ke arah timur. Namun, dia menyampaikan belum tentu tujuannya ke Sragen.
BACA JUGA : Penjualan Daging Anjing di Jogja Tersebar di Lima Titik, Satpol PP Segera Bertindak
Meski demikian, dia mengatakan setiap laporan yang masuk ke Polres tidak bisa ditolak dan harus ditindaklanjuti. “Di lokasi yang ditunjuk pelapor sudah dicek semua tetapi tidak ada apa-apa. Sampai sekarang, kami masih menyelidiki aduan masyarakat tersebut,” ujarnya.
Sementara itu, Camat Gemolong, Sragen, Ancil Sudarto, mengatakan tidak mengetahui secara pasti tentang ada jagal anjing di wilayah Gemolong, Sragen.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Solopos
Dua tahun Prabowo-Gibran, pekerja informal mencapai 87,88 juta orang dan PHK menembus 63.789 orang sepanjang Januari-September 2026.
Bahlil Lahadalia menilai ketua umum parpol perlu melakukan tindakan nyata agar dilihat Generasi Z. Ia juga meminta kader Golkar mendengar aspirasi rakyat.
HIPMI Kulonprogo mengapresiasi program prioritas pemerintah pusat, sekaligus mendorong perluasan program untuk meningkatkan daya beli dan memperkuat UMKM daerah
Bakom menghormati aksi Greenpeace di Bundaran HI. Pemerintah menyiapkan stimulus Rp26,34 triliun dan memperkuat penanganan krisis iklim.
Cek jadwal perpanjangan SIM Sleman 21 Oktober 2026 di MPP Kabupaten Sleman, lengkap dengan jadwal Satpas, SIMMADE, dan layanan malam.
UNESA menjuarai Campus League 2026 Futsal Regional Surabaya setelah mengalahkan UM 2-0. Kompetisi berlanjut ke Yogyakarta pada 20-27 Oktober.