Prajurit Magelang Gugur di Lebanon, Pesan Terakhir Bikin Keluarga Haru
Sertu Muhammad Nur Ichwan gugur di Lebanon, pesan terakhirnya bikin keluarga haru dan TNI siapkan pemakaman militer serta kenaikan pangkat anumerta.
Para anggota PHRI Kabupaten Magelang berfoto dalam kegiatan Gala Dinner Rock N Roll PHRI Kabupaten Magelang, Jumat (26/1/2024) malam. /Ist
Harianjogja.com, MAGELANG—Pala pengelola hotel dan restoran di Kabupaten Magelang berharap ada lebih banyak kegiatan (event) pariwisata yang digelar di Magelang, sebab akan mendongkrak okupansi dan omzet hotel dan restoran.
Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Kabupaten Magelang, Usep Syarifudin mengungkapkan pariwisata di wilayah ini baru saja mengalami berkah karena sangat ramai di momentum liburan Natal dan Tahun Baru 2024. Hotel-hotel di Kabupaten Magelang banyak yang penuh.
“Namun setelah masuk Januari, okupansi menurun tajam. Setelah momentum liburan selesai, dan kembali ke hari-hari biasa, okupansi hanya 30% atau bahkan bisa kurang, kalau di weekend bisa di atas 50%,” kata Usep, di sela Gala Dinner PHRI Kabupaten Magelang, di Grand Artos Hotel & Convention, Jumat (26/1/2024) malam.
BACA JUGA: PHRI DIY: Aktivitas MICE Bisa Turun Gara-gara Tarif Pajak Hiburan Naik
Menurut Usep, ini menandakan bahwa adanya momentum liburan bisa mendongkrak pariwisata di Kabupaten Magelang. Momentum yang ramai wisatawan di antaranya libur akhir tahun, lebaran, waisak, serta agenda-agenda pariwisata lain, seperti Borobudur Marathon yang rutin digelar di Borobudur.
Karenanya, ia berharap ada lebih banyak lagi penyelenggaraan agenda pariwisata di wilayah ini, yang diorganisasi menjadi kalender event. Agenda wisata ini tentunya yang mengarahkan para tamu untuk menginap. Dengan demikian, ada lebih banyak momentum ramai wisatawan sehingga menguntungkan hotel dan restoran di Magelang.
Lebih lanjut pihaknya berharap agenda wisata ini tidak hanya terkonsentrasi di Borobudur, yang menjadi magnet utama wisata di Magelang. Saat ini telah banyak destinasi wisata lain yang berkembang di Kabupaten Magelang seperti di kawasan Gunung Merapi, Merbabu, Telomoyo, Sumbing dan Andong.
Usep menambahkan pertemuan turin PHRI malam tersebut mengambil tema Rock n Roll, yang maknanya sebagai semangat awla tahun supaya tahun 2024 ke depan pariwisata di Magelang seperti Rock n Roll yaitu bersemangat dan kompak. “Para anggota PHRI yang berjumlah sekitar 50 sampai 60 orang siap bekerjasama dengan Pemerintah dan semua pihak yang bisa mendukung ramainya wisata di Kabupaten Magelang,” tegas Usep.
BACA JUGA: Tahun Politik, PHRI Prediksi Okupansi Hotel Bakal Terdampak
General Manager Grand Artos Hotel & Convention, Sugeng Sugiantoro menambahkan 2024 menjadi awal kebangkitan pariwisata di Kabupaten Magelang, karena di wilayah ini ada destinasi super prioritas (DSP) yaitu Candu Borobudur. Borobudur menjadi destinasi wisata setelah Bali dan atraksi di Borobudur dan Prambanan menjadi atraksi utama di Jawa Tengah
“Sinergitas pariwisata di Magelang ini perlu dibangun. Tantangan kita adalah menjaring lebih banyak wisatawan asing, ini perlu aksesibilitas dan trafik penerbangan. Selain itu juga wisatawan lintas provinsi, kami yakin 2024 ini akan pulih. Semoga Magelang tetap nyaman karena kenyamanan menjadi nomor satu untuk pariwisata,” katanya.
Dalam kegiatan gala dinner tersebut, para anggota hadir dengan mengenakan kostum Rock n Roll. Kegiatan dimeriahkan dengan fashion show dan doorprize berupa voucher dari para anggota PHRI.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sertu Muhammad Nur Ichwan gugur di Lebanon, pesan terakhirnya bikin keluarga haru dan TNI siapkan pemakaman militer serta kenaikan pangkat anumerta.
Tiga calon Sekda Sleman sudah dikantongi Bupati. Tinggal tunggu restu Sri Sultan sebelum pelantikan.
Film Indonesia berlatar Jogja raih penghargaan di Cannes 2026. Kisah identitas ‘Yanto’ memikat penonton dunia.
Pantai Glagah jadi motor lonjakan PAD pariwisata Kulonprogo 2026. Kunjungan wisatawan ikut meningkat tajam.
UPN Jogja nonaktifkan dosen terduga pelaku kekerasan seksual. Kasus ditangani Satgas, korban dilindungi.
KPPN Wonosari ajak pemangku kepentingan tolak gratifikasi. Ini batasan yang masih diperbolehkan menurut aturan.