Mengenal Tiga Karakter Utama Anak Muda Indonesia di Era Digital
Simak tiga tipologi utama anak muda Indonesia di era digital hasil riset Alvara. Dari tipe Si Digital hingga Si Santuy, mana karakter Anda. Cek di sini.
Aksi damai insan pariwisata yang tergabung dalam Pesona Magelang membentangkan bendera 100 meter di depan gedung DPRD Kabupaten Magelang, Jumat (26/1/2024). /Harian Jogja-Nina Atmasari
Harianjogja.com, MAGELANG—Para insan pariwisata di Kabupaten Magelang berharap Pemilu yang akan berlangsung pada 14 Februari 2024 mendatang berlangsung tertib dan situasi di Kabupaten Magelang tetap kondusif.
Ketua Pesona Magelang, Hani Sutrisno mengungkapkan kondusifitas wilayah menjadi kunci utama pariwisata di daerah tersebut.
"Sebagus apapun pariwisatanya, kalau daerahnya tidak aman, wisatawan jadi berpikir lagi. Karenanya supaya wisatawan datang, perlu dijaga keamanan dan ketertiban masyarakatnya," kata Hani, di sela aksi damai insan pariwisata di DPRD Kabupaten Magelang, Jumat (26/1/2024).
BACA JUGA: PHRI Berharap Lebih Banyak Agenda Wisata di Magelang
Ia mengatakan kedatangan wisatawan di Kabupaten Magelang akan berdampak pada perekonomian. Jika wisatawna ramai, tentu pengelola wisata kebanjiran rezeki dan para penyedia jasa lain seperti hotel, restoran, oleh-oleh dan lainnya akan ikut ramai dikunjungi wisatawan.
Ia juga mencontohkan ketika terjadi kasus kericuhan massa akibat konvoi di Muntilan beberapa waktu lalu, turut mempengaruhi wisata karena wisatawan berpikir Magelang tidak aman. Pada Pemilu 2024 ini, ia berterima kasih kepada Polres Magelang yang turut menindak knalpot brong, sebab menjadi awal adanya konvoi massa.
"Saya berharap kejadian seperti itu tidak terjadi lagi agar pariwisata tetap ramai," kata pemilik destinasi wisata Desa Bahasa Borobudur tersebut.
Dalam aksi damai insan pariwisata tersebut, puluhan insan pariwisata, tokoh budaya dan tokoh agama membentangkan bendera merah putih sepanjang 100 meter. Mereka juga mengelar pentas seni soreng yang menjadi kesenian khas Kabupaten Magelang. Selanjutnya, dilakukan orasi menyerukan Pemilu Damai serta tanda tangan bersama.
Koordinator kegiatan Abbet Nugroho menjelaskan masyarakat akan menghadapi hajatan bersama yaitu Pemilu pada 14 Februari mendatang. "Ini adalah agenda nasional, unsur pariwisata di dalamnya juga mempunyai tanggung jawab yang sama. Kepentingan patiwisata adalah terciptanya kamtibmas dan kedamaian. Keamanan adalah yang pertama, kalau wilayah tidak aman maka pariwisata tidak akan laku," katanya.
Kegiatan tersebut menjadi bentuk kesepakatan bersama para insan pariwisata akan turut mendukung dan melaksanakan pemilu mulai sebelum, pemungutan suara dan setelahnya, termasuk siapapun pemenangnya. Dengan dituasi yang kondusif, maka kesejahteraan di Kabupaten Magelang akan mudah tercapai.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Simak tiga tipologi utama anak muda Indonesia di era digital hasil riset Alvara. Dari tipe Si Digital hingga Si Santuy, mana karakter Anda. Cek di sini.
Polres Bantul sita 256 botol miras ilegal dari tiga lokasi. Tiga pelaku diamankan dalam operasi dua hari.
Satgas PASTI hentikan CANTVR dan YUDIA. Modus investasi bodong dan kerja paruh waktu, masyarakat diminta waspada.
Kemendag minta UMKM laporkan pungli dan gangguan usaha. Pemerintah janji lindungi pelaku usaha kecil.
Manuel Neuer comeback ke Timnas Jerman untuk Piala Dunia 2026. Ini daftar skuad lengkap pilihan Nagelsmann.
Polda Jateng bongkar koperasi ilegal BLN. Dana Rp4,6 triliun, 41 ribu korban, dua tersangka ditetapkan.