BGN Tak Intervensi Kasus Pencambukan Korwil KPPG Purwakarta
BGN menegaskan tidak akan mengintervensi proses hukum kasus pencambukan di KPPG Bogor dan membuka kanal pengaduan anonim untuk mencegah kekerasan.
Ilustrasi. /freepik
Harianjogja.com, KARANGANYAR–Polisi menangkap pelaku penembakan yang menewaskan satu orang di Colomadu Karanganyar. Polda Jateng masih melakukan pengembangan terhadap kasus tersebut. Penembakan yang terjadi pada Jumat (26/1/2024) malam di Colomadu tersebut berujung satu nyawa warga Bendan, Kecamatan Banyudono, Kabupaten Boyolali, Yudha Bagus Setiawan, 32, melayang. Korban diketahui merupakan anggota ormas yang akan melakukan sweeping judi.
Kabid Humas Polda Jawa Tengah Kombes Pol. Stefanus Satake Bayu Setianto mengatakan pelaku penembakan di Colomadu ditangkap jajaran Polda Jateng dan Polres Karanganyar pada Minggu (28/1/2024). Ada tiga pelaku ditangkap dalam kasus penembakan tersebut. “Satu pelaku utama, dan dua pelaku yang membantu. Tapi masih dalam pengembangan,” kata dia, Senin (29/1/2204).
Pelaku saat ini dibawa di tahanan Mapolda Jawa Tengah. Terkait identitas pelaku, dia mengatakan segera merilisnya. Termasuk terkait kabar bahwa pelaku utama merupakan pecatan tentara, dia meminta masyarakat untuk menunggu rilis resminya. “Sementara itu dulu. Nanti tunggu rilis saja. Ini masih pengembangan,” katanya.
BACA JUGA : Anggota Ormas Tewas Saat Sweeping Judi, Diduga Ditembak Orang Tidak Dikenal
Ditreskrimum Polda Jateng dan Polres Karanganyar bersama-sama menangani kasus tersebut. Pihaknya akan menggelar gelar perkara untuk melihat kerangka jelas terjadinya kasus penembakan tersebut. “Bagaimana kronologi kasusnya akan kita lihat di gelar perkara. Kalau sudah jelas nanti akan kita sampaikan,” kata dia saat dihubungi Minggu (28/1/2024) sore.
Dia mengatakan kepolisian melakukan sejumlah langkah untuk mempercepat pengungkapan kasus penembakan yang menewaskan Yudha Bagus Setiawan, warga Desa Bendan, Kecamatan Banyudono tersebut.
Polda Jateng mem-back up penuh penanganan oleh tim khusus yang dipimpin langsung Direktur Reserse Kriminal Umum (Reskrimum) Polda Jateng Kombes Pol. Johanson Ronald Simamora, bersama tim Satreskrim Polres Karanganyar.
Pihaknya tengah melakukan uji laboratorium forensik terhadap proyektil peluru diduga kuat menjadi penyebab tewasnya korban. “Saat ini masih diperiksa labfor. Untuk hasilnya belum bisa disampaikan karena masih dalam ranah penyelidikan,” tandasnya.
Kabid Humas juga meminta masyarakat memercayakan pengungkapan kasus ini pada Polri dan berharap tim gabungan segera mengungkap kasus ini. “Bila ada warga masyarakat yang mempunyai informasi atau hal lain yang terkait dengan kasus ini, mohon segera laporkan ke Polres Karanganyar maupun Polda Jateng,” tuturnya.
Diberitakan sebelumnya warga Pengging, Kecamatan Banyudono, Kabupaten Boyolali, Yudha Bagus Setiawan, 36, ditembak oleh orang tak dikenal di wilayah Todan, Desa Tohudan, Kecamatan Colomadu, Kabupaten Karanganyar pada Jumat (26/1/2024) malam.
Akibat luka tembakan tersebut korban langsung meninggal dunia di lokasi kejadian. Informasi yang dihimpun Solopos.com, korban diduga merupakan anggota laskar Umar Bin Khattab dari wilayah Klaten. Malam kejadian itu, korban diduga hendak melakukan aksi sweeping tembak sabung ayam atau perjudian di wilayah Tohudan.
Namun nahas saat di lokasi korban mendapatkan perlawanan dari kelompok orang tak dikenal. Kelompok tersebut sampai mengeluarkan senjata api hingga korban tersungkur dan meninggal dunia.
Humas Laskar Umat Islam Surakarta (LUIS) Endro Sudarsono saat dimintai konfirmasi informasi tersebut membenarkannya. Dia menerima informasi dugaan anggota laskar dari laskar Umar Bin Khattab ini meninggal dunia karena luka tembak orang tak dikenal dari grup whatsapp (WA).
BACA JUGA : Kasus Penembakan di Karanganyar Ditangani Polda Jateng
“Ya saya dengar informasi itu di grup wa. Informasinya memang seperti itu meninggal dunia saat akan melakukan sweeping judi di Colomadu,” kata dia ketika dihubungi JIBI/Solopos, Sabtu (27/1/2024) pagi.
Sebelum kejadian, Laskar Umar Bin Khattab telah menyerahkan surat pemberitahuan yang ditujukan kepada Kapolres Karanganyar AKBP Jerrold Hendra Yosef Kumotoy. Surat tersebut memberitahukan bahwa akan ada gelaran sabung ayam di wilayah Todan, Tohudan pada Jumat siang hingga selesai.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
BGN menegaskan tidak akan mengintervensi proses hukum kasus pencambukan di KPPG Bogor dan membuka kanal pengaduan anonim untuk mencegah kekerasan.
GIFTS 2026 UGM menghasilkan 51 dokumen kerja sama dan mempertemukan 79 startup terkurasi dengan 30 calon investor.
Bupati Gunungkidul meminta destinasi wisata yang sepi dievaluasi, mulai dari Embung Sriten hingga pantai dan gua, sesuai potensi kawasan.
PEVS 2026 berlangsung 29 Oktober–1 November di JIExpo Kemayoran dengan 38 peserta, termasuk merek mobil dan motor listrik.
Bakom RI membuka ruang kritik terhadap program MBG. Pemerintah menguji konsep prasmanan di 66 SPPG di 10 provinsi untuk memperbaiki layanan.
BPOB mendampingi pelaku usaha desa penyangga Borobudur memperkuat identitas produk, storytelling, branding, dan pemasaran digital.