Longsor Timbun Satu Keluarga di Sragen, 1 Meninggal Dunia, 2 Masih Dalam Pencarian

Newswire
Newswire Senin, 04 Maret 2024 11:37 WIB
Longsor Timbun Satu Keluarga di Sragen, 1 Meninggal Dunia, 2 Masih Dalam Pencarian

Pencarian korban longsor di Kabupaten Sragen, Jawa Tengah, Minggu (3/3/2024) petang. (ANTARA/HO-Dokumentasi relawan)

Harianjogja.com, SRAGEN—Tiga orang yang masih satu keluarga tertimbun longsor yang terjadi di Dukuh Secang, Desa Jetis, Kecamatan Sambirejo, Kabupaten Sragen, Jawa Tengah yang terjadi pada Minggu (3/3) petang. Satu orang ditemukan dalam kondisi meninggal dunia, dan dua lainnya masih dalam pencarian.

Bupati Sragen Kusdinar Untung Yuni Sukowati di Kabupaten Sragen, Senin, mengatakan ada satu orang korban yang sudah ditemukan dalam keadaan meninggal dunia.

"Kami mengevakuasi korban, sudah ditemukan satu, masih ada dua lagi. Minta doanya semoga hari ini bisa ketemu," katanya.

Terkait hal itu, dikatakannya, sebagai tindak lanjut masyarakat yang tinggal di daerah rawan diminta untuk mengungsi terlebih dahulu.

"Untuk tingkat kerawanan yang sangat tinggi agar mengungsi terlebih dahulu ke saudara atau ke tempat lain yang aman," katanya.

Ia mengatakan hingga saat ini masih terus menyisir mana saja keluarga yang terdampak akibat kejadian tersebut.

BACA JUGA: Tujuh Kecamatan di Sragen Terendam Banjir, Ratusan Keluarga Terdampak

"Dari daerah yang kami sisir sudah dilakukan assessment. Baru setelah itu, kita bisa ambil tindakan apa saja yang harus dilakukan untuk membantu mereka yang terdampak," katanya.

Sementara itu, berdasarkan laporan kepolisian, longsor terjadi pada pukul 18.30 WIB. Sebelum longsor, di daerah tersebut terjadi hujan ringan sejak pukul 14.00 WIB. Selanjutnya hujan lebat mulai terjadi pada pukul 17.30 WIB hingga berakibat pada longsor.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : Antara

Share

Ujang Hasanudin
Ujang Hasanudin Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online