Duka Budaya! Pelestari Wayang Kertas Legendaris Mbah Brambang Wafat
Mbah Brambang, pelestari wayang kertas asal Sukoharjo, meninggal dunia di usia 95 tahun. Dedikasi lebih dari 60 tahun untuk budaya.
Personel Tim Gegana Brimob Polda Jateng melakukan olah tempat kejadian perkara ledakan bahan petasan yang mengakibatkan empat remaja mengalami luka bakar di Desa Bulusari, Kecamatan Slogohimo, Wonogiri, Minggu (17/3/2024). /Istimewa-Humas Polres Wonogiri.
Harianjogja.com, WONOGIRI—Tiga dari empat remaja korban ledakan petasan di wilayah Desa Bulusari, Kecamatan Slogohimo, Wonogiri, Minggu (17/3/2024) terluka parah. Mereka harus menjalani perawatan di RSUD dr Moewardi Solo akibatluka bakar serius.
Adapun satu remaja lainnya juga sempat dibawa ke layanan kesehatan terdekat namun menjalani rawat jalan karena lukanya ringan. Keempat remaja itu, masing-masing berinisial AA,12, DA,14, GK, 15, dan NM, 14, terluka saat meracik bahan untuk membuat petasan namun bahan itu meledak saat dicampur dan ditumbuk.
BACA JUGA : Bawa Petasan Berukuran Setengah Meter, 2 Anak di Sewon Bantul Dikukut Polisi
Camat Slogohimo, Agus Pramono, mengatakan saat Bulan Puasa, warga Slogohimo memang kerap bermain petasan. Mereka membeli atau meracik sendiri petasan tersebut untuk diledakkan di tempat terbuka.
Setiap menjelang Ramadan, ia bersama pejabat Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Slogohimo selalu mengimbau warga untuk tidak bermain petasan apa pun alasannya. Meski sudah membudaya sejak dulu, hal itu perlu dihentikan karena memang membahayakan.
“Saya pikir dari saya kecil begitu [warga bermain petasan saat Ramadan]. Semoga kejadian kemarin bisa menjadi pelajaran buat warga lain biar tidak terulang lagi. Ini penting diketahui warga,” kata Agus, Senin (18/3/2024).
Peristiwa ledakan bahan petasan di Slogohimo, Wonogiri, membuat tim Gegana Brimob Polda Jateng turun tangan langsung untuk menyelidiki. Mereka mendatangi Toko Amel di Kecamatan Slogohimo yang menjadi lokasi empat remaja itu meracik petasan.
Kapolres Wonogiri AKBP Andi Muhammad Indra Waspada Amirullah melalui Kasi Humas AKP Anom Prabowo mengatakan bahan petasan di Slogohimo, Wonogiri, itu meledak pada Minggu sekitar pukul 13.30 WIB di Toko Amel.
“Diduga keempat remaja itu mau membuat petasan dengan meracik bahan sendiri. Namun bahan-bahan tersebut malah meledak,” kata Anom kepada wartawan, Senin (18/3/2024).
Anom menjelaskan kejadian itu berawal ketika empat remaja warga Desa Bulusari berkumpul di Toko Amel, Slogohimo, Wonogiri, untuk merakit petasan. Di tempat itu, AA dan DA mencampurkan bahan petasan berupa serbuk belerang, kalium nitrat, dan arang.
Ketiga bahan itu dicampur menjadi satu di cobek. Saat ketiga bahan itu ditumbuk, tiba-tiba timbul ledakan cukup besar hingga membuat keempat remaja itu mengalami luka bakar.
Anom menyampaikan berdasarkan keterangan korban, petasan yang diracik itu sedianya diledakkan di area persawahan Desa Bulusari, Slogohimo, Wonogiri. “Bahan-bahan untuk meracik petasan itu dibeli secara online oleh mereka,” ujar dia.
BACA JUGA : Polres Jogja Ingatkan Warga Tidak Main dan Jualan Petasan
Gegana Brimob Polda Jateng langsung turun tangan untuk menyelidiki penyebab ledakan. Dari proses olah tempat kejadian perkara, selain tiga bahan utama petasan, tim menyita lem perekat, pecahan keramik dan genting, sumbu ali, dan 12 kaleng susu.
“Belajar dari kejadian ini, kami mengimbau masyarakat untuk tidak bermain petasan apalagi membuat petasan karena hal tersebut sangat berbahaya dan bisa mencelakai diri serta orang lain,” ucapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Solopos
Mbah Brambang, pelestari wayang kertas asal Sukoharjo, meninggal dunia di usia 95 tahun. Dedikasi lebih dari 60 tahun untuk budaya.
KPK buru keterangan Heri Black usai rumahnya digeledah terkait kasus korupsi Bea Cukai. Sempat mangkir, perannya kini disorot.
Penemuan jasad Pariman terkubur di dapur rumah di Boyolali gegerkan warga. Polisi masih selidiki penyebab kematian.
Kulonprogo gabungkan OPD akibat kekurangan ASN. Sebanyak 345 PNS pensiun, rekrutmen minim, birokrasi dirampingkan.
Dosen UNISA Jogja jadi dosen tamu di UKM Malaysia, kupas kesehatan mental, otak, hingga isu bunuh diri lintas disiplin.
Indonesia jadi target baru sindikat judi online dan scam internasional. 320 WNA ditangkap di Jakarta, DPR minta pengawasan diperketat.