Harga BBM Pertamina Hari Ini 19 Agustus 2026, Cek Daftarnya
Harga BBM Pertamina hari ini, Rabu 19 Agustus 2026. Simak harga Pertamax, Pertalite, Pertamax Turbo, Dexlite hingga Pertamina Dex.
Logo PKS/Istimewa
Harianjogja.com, SOLO–Penolakan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) untuk gabung ke koalisi pemerintahan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka bukan hanya dari partai gelora, namun juga dari kadernya sendiri, seperti yang terjadi di Solo.
DPD PKS Kota Solo menolak opsi bergabung ke koalisi pemerintahan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka.
Mereka mengusulkan agar DPP PKS mengambil posisi oposisi lima tahun ke depan. “Wah kalau PKS gabung ke koalisi pemerintahan, kami susah dong di daerah,” ungkap Ketua DPD PKS Solo, Daryono, Kamis (2/5/2024) pagi.
Dia menjelaskan banyak kader dan simpatisan PKS Solo yang lebih memilih menjadi oposisi, ketimbang bergabung koalisi pemerintahan. Dia meyakini kondisi yang sama terjadi di daerah-daerah lain, dan secara nasional.
“Jadi kami menolak opsi bergabung koalisi pemerintah,” tegas dia. Daryono meyakini dengan konsisten menjadi oposisi pemerintah, PKS bakal semakin besar. Dia mencontohkan perkembangan PKS Solo di Pemilu 2019 dan 2024.
Terjadi pertambahan suara secara signifikan untuk PKS saat itu. “Pemilu 2020 suara kami naik signifikan. Pada Pemilu 2024 pun suara PKS Solo kembali meningkat. Perolehan kursi DPRD Solo PKS naik dari lima menjadi tujuh,” terang dia.
BACA JUGA: PKS Berharap Prabowo-Gibran Ajak Gabung Koalisi Pemerintah Seperti PKB dan NasDem
Daryono meyakini banyak simpatisan dan kader PKS yang akan kecewa bila DPP memutuskan bergabung dengan koalisi pemerintah. Lebih parah lagi mereka berpotensi meninggalkan PKS, berganti ke parpol lainnya.
“Dengan pertimbangan kebesaran partai dan sesuai aspirasi teman-teman, kami ingin PKS tetap berada di jalur oposisi,” tandas dia.
Terpisah, Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka, tersenyum, saat ditanya peluang bergabungnya PKS. Dia seolah sudah tahu apakah PKS akan bergabung koalisi pemerintahan atau tidak. Namun dia tak mau memberikan pernyataan.
“Itu nanti yang menjawab Pak Presiden terpilih saja,” tutur Gibran, Selasa (30/4/2024) siang.
Isu akan bergabungnya PKS di koalisi pemerintahan Prabowo-Gibran belakangan santer beredar. Isu tersebut banyak disorot karena PKS berada di koalisi yang berbeda pada Pilpres 2024. Saat itu PKS mengusung pasangan Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Solopos.com
Harga BBM Pertamina hari ini, Rabu 19 Agustus 2026. Simak harga Pertamax, Pertalite, Pertamax Turbo, Dexlite hingga Pertamina Dex.
Bupati Sleman Harda Kiswaya mengajak masyarakat meramaikan pasar tradisional melalui Gempar di Pasar Godean.
Softex bersama Indomaret menghadirkan program Posyandu Remaja Softex dan Indomaret, sebuah inisiatif CSR yang akan menjangkau lebih dari 2.000 remaja putri
Jet tempur Sukhoi TNI AU tergelincir di Bandara Sultan Hasanuddin. Simak sejarah pembelian 11 unit Sukhoi SU-35 dari Rusia.
Pemerintah menyiapkan pemulihan Desa Adat Sade setelah kebakaran menghanguskan 167 bangunan dan benda warisan budaya Suku Sasak.
Film Laut Bercerita melibatkan dua fotografer khusus untuk menghidupkan detail visual tragedi penghilangan aktivis 1998.