New York Dukung Jakarta Terbitkan Obligasi Rp5,6 Triliun
New York mendukung rencana Jakarta menerbitkan obligasi daerah Rp5,6 triliun pada 2027 untuk membiayai pembangunan infrastruktur.
Ilustrasi siswa sekolah/JIBI
Harianjogja.com, SEMARANG—Asosiasi Pelaku Pariwisata Indonesia (ASPPI) menolak larangan study tour yang diterbitkan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Jawa Tengah (Jateng). ASPPI menentang kebijakan tersebut karena dianggap merugikan pelaku biro perjalanan wisata.
Ketua ASPPI Jateng, Setyo Legowo secara tegas menolak terkait larangan study tour bagi SMA dan SMK negeri di Jateng itu. Di sisi lain asosiasi sama sekali tak pernah dilibatkan dalam musyawarah pengambilan keputusan.
“Saya sangat menyayangkan dengan kembali keluarnya larangan study tour. Saya pribadi juga menolak larangan itu. Padahal kan swasta saja boleh [study tour], kenapa negeri tidak boleh,” kata Setyo kepada JIBI/Solopos, Rabu (15/5/2024).
ASPPI Jateng memahami maksud dari kebijakan Disdikbud Jateng melarang penyelenggaraan study tour di kalangan pelajar SMA dan SMK. Hal itu dilakukan guna mencegah terjadinya peristiwa kecelakaan maut bus pariwisata yang melibatkan pelajar SMA atau SMK seperti yang terjadi di Subang, Jawa Barat (Jabar), beberapa hari lalu.
Disdikbud Jateng tidak lantas melarang seluruh kegiatan study tour. Menurutnya harus lebih bijak dengan menerapkan pengetatan dalam pemilihan armada bus bagi satuan pendidikan yang akan menggelar study tour. Setyo tak menampik bila masih ada satuan pendidikan maupun biro travel yang tak mengindahkan hal tersebut. Sebab, ada sejumlah pihak yang menginginkan harga murah sehingga tak memperhatikan faktor keselamatan.
“Maka di sini artinya baik biro maupun satuan pendidikan harus sama-sama aware [peduli], jangan hanya mengejar harga murah biar dapat banyak [pesanan],” ujarnya.
BACA JUGA : Cegah Kecelakaan, Ini Aturan Disdikpora Kota Jogja Terkait Operasional Bus Study Tour
Setyo juga menyampaikan, pelarangan bagi satuan pendidikan untuk study tour ini bakal mematikan salah satu pendapatan biro travel. Ia juga tak setuju bila study tour ini disebut-sebut tak memberi dampak pada pendapatan asli daerah (PAD) Jateng.
“Bagi pelaku wisata manfaatnya sangat besar, wisata sampai UMKM [usaha kecil, mikro dan menengah] kan berkesinambungan. Rumah makan pinggir jalan tempat wisata pasti ramai kalau musim study tour,” ucapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
New York mendukung rencana Jakarta menerbitkan obligasi daerah Rp5,6 triliun pada 2027 untuk membiayai pembangunan infrastruktur.
Fajar/Fikri gagal ke final Asian Games Aichi-Nagoya 2026 setelah kalah dari Liang/Wang. Leo/Daniel melaju ke partai puncak.
Ditjenpas memeriksa Ferdy Sambo dan 54 warga binaan lain usai temuan Ombudsman RI terkait fasilitas mewah di Lapas Cibinong.
Harga bahan bakar pesawat melonjak, AirAsia menaikkan tarif tiket baru 20%-25% atau lebih. Ini alasan tiket lama tak bisa dinaikkan.
Renault 8 Gordini Concept hadir sebagai coupe listrik 270 HP bergaya café racer. Ikon balap 1964 ini tidak diproduksi massal, simak detailnya.
Lansia belum punya akta kelahiran tetap bisa mengurus ke Disdukcapil. Gunakan SPTJM F-2.03 dan F-2.04 bila dokumen hilang.