5 Calon Manajer Kopdes Meninggal, Ini Dalih Kemhan Gelar Latsarmil
Kemenhan menegaskan latsarmil SPPI bagi manajer Kopdes Merah Putih bertujuan membentuk karakter, disiplin, kepemimpinan, dan integritas.
Kapolres Klaten AKBP Warsono, saat ditemui di sela kegiatan Rakor Pilkada di Gedung Gradhika Semarang, Selasa (9/7/2024). - Solopos.com/Adhik Kurniawan
Harianjogja.com, SEMARANG—Kasus meninggalnya Ketua OSIS SMAN 1 Cawas, Klaten, Jawa Tengah yang diceburkan ke kolam saat ulang tahunnya, disebut Polres Klaten tidak bisa dinaikkan ke tingkat penyidikan.
Polisi menyebut pihak keluarga korban yang enggan memperpanjang kasus itu, atau tidak mau membuat laporan ke kepolisian.
Hal tersebut diungkapkan Kapolres Klaten, AKBP Warsono, kepada wartawaan di sela kegiatan Rakor Pilkada di Gedung Gradhika, Kota Semarang, Selasa (9/7/2024).
AKBP Warsono mengaku pihaknya sudah memeriksa para saksi terkait insiden itu, namun penyidikan dipastikan tidak bisa dilanjutkan karena keluarga korban tidak mau membuat laporan.
“Intinya kami sedang penyelidikan, namun pihak keluarga [korban] tidak mau membuat laporan. Bahkan, sudah bikin surat pernyataan yang menyatakan bahwa kejadian itu adalah sebuah musibah,” ujar AKBP Warsono.
Tak hanya enggan membuat laporan kasus kematian Ketua OSIS SMAN 1 Cawas Klaten yang berawal dari acara ulang tahun (ultah), keluarga korban juga menolak autopsi.
Oleh karena itu, Polres Klaten pun tak bisa menaikan kasus tersebut ke tahap penyidikan.
BACA JUGA: Makanan Viral Makin Banyak, Waspada Kesehatan Lambung
“Kami tetap lakukan serangkaian penyelidikan, tetapi belum naik ke penyidikan. Dasarnya apa? Karena pihak keluarga tidak mau melaporkan dan anggap ini sebagai musibah,” jelas Kapolres Klaten.
Sebelumnya, seorang siswa yang juga Ketua OSIS SMAN 1 Cawas, Klaten, Fajar Nugroho, meninggal dunia akibat tersetrum di kolam sekolah setempat, Senin (8/7/2024) sore.
Sebelum meninggal, korban mendapat kejutan dari rekan-rekannya karena berulang tahun. Ia dikejutkan dengan berbagai cara, salah satunya diceburkan ke kolam yang ada di sekolah setempat.
Diduga korban tak bisa berenang hingga berpegangan pada kabel yang ada di kolam itu dan mengalami sengatan listrik atau kesetrum hingga meninggal dunia.
Selain Fajar, ada dua korban lagi dalam peristiwa itu yang merupakan teman sekolah korban. Kedua korban itu mengalami luka-luka saat hendak menolong Ketua OSIS SMAN 1 Cawas.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Solopos
Kemenhan menegaskan latsarmil SPPI bagi manajer Kopdes Merah Putih bertujuan membentuk karakter, disiplin, kepemimpinan, dan integritas.
Inflasi DIY Juni 2026 naik 0,37% dipicu BBM. BI DIY pastikan tetap terkendali dalam target nasional 2,5±1%.
Jadwal KRL Solo–Jogja Kamis 2 Juli 2026 lengkap semua stasiun. Tarif Rp8.000, cek jam keberangkatan terbaru di sini.
Anggaran droping air Gunungkidul dipangkas jadi Rp346,5 juta. BPBD pastikan tetap aman dengan dukungan dana BTT.
Pria asal Sleman tewas tertemper KRL di Klaten. Polisi selidiki penyebab, KAI imbau warga jauhi jalur kereta.
Inflasi Juni 2026 capai 3,34%. Menkeu sebut dipicu BBM dan pangan, diprediksi segera mereda karena faktor musiman.