Gempa M7,4 Telan Ratusan Nyawa, Kolombia Tetapkan Bencana Nasional
Gempa M7,4 mengguncang Kolombia dan menewaskan 111 orang. Enam bandara rusak dan ditutup sementara demi keselamatan penerbangan.
Wali Kota Magelang Muchamad Nur Aziz (tengah) meninjau salah satu gerai acara Magelang Tempo Doeloe di alun-alun setempat, Jumat (19/7/2024) malam. – Antara/ist-Bagian Prokompim Pemkot Magelang
Harianjogja.com, MAGELANG—Pameran Magelang Tempo Doeloe dimanfaatkan Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Kota Magelang untuk menarik wisatawan datang ke daerah itu.
"Untuk menghadirkan suasana tempo dulu yang dikemas dalam bentuk unik dan menarik agar dapat mendatangkan wisatawan ke Kota Magelang, kemudian mendorong industri pariwisata lokal, serta menjadi wadah apresiasi bagi para pelaku seni dan budaya lokal dan luar Kota Magelang," kata Kepala Disporapar Kota Magelang Sarwo Imam Santosa dalam rilis Bagian Prokompim Pemkot Magelang di Magelang, Senin, (22/7/2024).
Pada acara dengan tema Centrum Van Industrie di Alun-Alun Kota Magelang selama 19-21 Juli 2024 itu, disajikan melalui berbagai gerai, antara lain berbagai ornamen serta produk masa lampau dan kuliner tradisional, sedangkan di panggung utama digelar beberapa pementasan kesenian.
Ia menyebut persiapan kegiatan itu sejak sekitar dua bulan terakhir bekerja sama dengan beberapa komunitas.
Selama acara, masyarakat berasal dari berbagai tempat di daerah itu dan luar kota mengunjungi berbagai gerai dan menonton pementasan kesenian.
Wali Kota Magelang Muchamad Nur Aziz memberikan apresiasi kepada semua pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan acara tersebut.
Ia mengharapkan Magelang Tempo Doeloe menjadi agenda rutin sehingga menambah daya tarik masyarakat, khususnya dari luar daerah, untuk berwisata ke Kota Magelang.
BACA JUGA: Penambangan Ilegal di DIY 32 Titik, Pemda DIY Segera Terapkan Aturan Baru Lebih Ketat
"Harapannya akan menjadi agenda tahunan yang bisa dilakukan secara rutin dengan tema berbeda," kata dia.
Ketua Panitia Penyelenggara Magelang Tempo Doeloe Tahun 2024 Andritopo menjelaskan kegiatan tersebut berlangsung sejak 2006 dirintis komunitas Sepeda Tua VOC Kota Magelang.
Seiring berjalan waktu, katanya, banyak komunitas lainnya di daerah setempat terlibat untuk menyemarakkan dan menyukseskan.
“Magelang Tempo Doeloe adalah sajian sejarah yang dikemas secara artistik, tema kali ini artinya Magelang sebagai pusat industri," ucapnya.
Pada acara Magelang Tempo Doeloe tahun ini, terdapat 14 komunitas tergabung, beberapa di antaranya Jelajah Sepeda Toea dan Kota Toea, Bincang Sejarah, Djadjanan Rakyat, dan Bursa Lawasan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Gempa M7,4 mengguncang Kolombia dan menewaskan 111 orang. Enam bandara rusak dan ditutup sementara demi keselamatan penerbangan.
Jadwal KRL Jogja-Solo Rabu 12 Agustus 2026 tersedia 15 perjalanan. Kereta pertama berangkat 05.05 WIB, tarif tetap Rp8.000.
PSEL Piyungan ditargetkan groundbreaking Desember 2026. Proyek senilai Rp2,5 triliun-Rp3 triliun ini mulai dibangun Januari 2027.
Polisi menyiagakan puluhan personel setelah massa membakar sejumlah kantor pemerintah di Ilaga, Puncak, Papua Tengah.
Jadwal KRL Solo-Jogja Rabu 12 Agustus 2026 tersedia 12 perjalanan dari Palur ke Yogyakarta. Tarif tetap Rp8.000.
Airlangga Hartarto memastikan pasokan Pertalite dan biodiesel Indonesia aman hingga akhir 2026 meski konflik global memengaruhi harga energi.