OPINI: Bayi yang Tidak Diinginkan: Ujian Etika dan Kemanusiaan Kita
Seorang bayi tidak pernah memilih untuk dilahirkan. Ia tidak bersalah atas kondisi yang melatarbelakangi kehamilan.
Ilustrasi. /Freepik
Harianjogja.com, SUKOHARJO—Aksi kawanan pencuri menguras sebuah toko di Desa Tawang, Kecamatan Weru, Sukoharji terekam CCTV. Aparat kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap identitas kawanan pelaku kasus pencurian uang senilai Rp67 juta di selepan sekaligus toko beras UD Aji Jaya Tani tersebut,
Wajah pelaku saat mengambil segepok uang tunai di laci meja terekam jelas di kamera CCTV yang dipasang di ruang kantor toko beras. Dilansir Solopos, Sabtu (3/8/2024), petugas telah memeriksa sejumlah saksi yang berada di lokasi kejadian. Hal ini dilakukan untuk mengungkap identitas pelaku pencurian uang tunai puluhan juta rupiah di toko beras.
“Masih dalam proses penyelidikan. Beberapa saksi telah dimintai keterangan,” kata Kasatreskrim Polres Sukoharjo, AKP Dimas Bagus Pandoyo, mewakili Kapolres Sukoharjo, AKBP Sigit.
Selain itu, polisi juga memeriksa rekaman video CCTV yang dipasang di ruang kantor dan gerbang pintu toko beras. Rekaman video CCTV itu menjadi kunci dalam mengungkap kasus pencurian uang di toko beras. Wajah para pelaku saat melakukan aksi pencurian uang terlihat jelas di rekaman video CCTV. “Semoga kasus ini segera terungkap,” ujar dia.
Di sisi lain, rekaman video berdurasi satu menit 56 detik yang menunjukkan aksi kawanan pelaku menggasak uang tunai di toko beras viral di media sosial (medsos). Dalam rekaman video tersebut, kawanan pencuri mendatangi toko beras sekitar pukul 07. 52 WIB.
Mereka berbincang dengan pemilik toko beras di depan ruangan kantor. Sesekali, beberapa pelaku pencurian masuk ke dan kembali keluar ruang kantor.
Saat pemilik toko beras lengah, dua pelaku masuk ke ruang kantor. Satu pelaku duduk di pintu masuk ruang kantor. Sementara, satu pelaku lainnya langsung membuka laci meja. Dia mengambil segepok uang tunai yang dimasukkan di balik baju. Mereka langsung melarikan diri setelah menggasak uang senilai Rp67 juta.
Pemilik toko beras yang curiga dengan gerak-gerik para pelaku langsung bergegas ke ruangan kantor dan membuka laci meja. Sontak, pemilik toko beras kaget lantaran uang senilai Rp67 juta raib.
Pemilik toko beras lantas melaporkan kejadian itu ke Polsek Weru. “Lokasi toko beras UD Aji Jaya Tani tak jauh dari Balai Desa Tawang, Kecamatan Weru. Kejadiannya pagi hari,” kata Kepala Desa Tawang, Maryanto.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Solopos
Seorang bayi tidak pernah memilih untuk dilahirkan. Ia tidak bersalah atas kondisi yang melatarbelakangi kehamilan.
Kemeriahan Laki Code kemudian ditutup dengan special performance dari DJ Paws dan Los Pakualamos yang memukau dari panggung utama
UII mengecam penangkapan relawan dan jurnalis dalam misi Global Sumud Flotilla menuju Gaza, termasuk alumnus UII asal Indonesia.
Jadwal KA Bandara YIA menuju Stasiun Tugu Yogyakarta dan sebaliknya pada 20 Mei 2026, lengkap dari pagi hingga malam hari.
Lamine Yamal menargetkan rekor sebagai pemain Spanyol termuda yang mencetak hat-trick di Piala Dunia 2026 bersama La Roja.
Jadwal Bus KSPN Malioboro–Parangtritis Kamis (20/5/2026) menjadi solusi wisata hemat dengan tarif Rp12.000, memudahkan perjalanan dari pusat kota ke pantai.