Terlibat Narkoba, Kasatnarkoba Polres Tangsel Ditangkap
Bareskrim Polri menangkap AKP Pardiman dan lima anggota Polres Tangsel terkait dugaan narkoba. Polri menegaskan tidak ada impunitas.
Wali Kota Magelang M. Nur Aziz memberikan kartu BPJS secara simbolis kepada peserta padat karya. - Antara /ist-Pemerintah Kota Magelang
Harianjogja.com, MAGELANG—Pemerintah Kota (Pemkot) Magelang, Jawa Tengah kembali menggelar program padat karya. Kali ini diselenggarakan serentak di 17 kelurahan dengan melibatkan 1.733 warga dari rentang usia 30-60 tahun.
Kepala Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Magelang Wawan Setiadi, di Magelang, Kamis, menyampaikan padat karya ini dimaksudkan untuk menyediakan lapangan kerja sementara serta mengurangi tingkat pengangguran terbuka dan kemiskinan di wilayah ini.
"Tujuan program ini adalah untuk memberikan pekerjaan sementara kepada warga. Ini salah satu tugas kami untuk mengurangi angka pengangguran terbuka," katanya, Kamis (8/8/2024).
Pekerja padat karya, katanya, dilindungi oleh BPJS Ketenagakerjaan berupa jaminan kecelakaan kerja dan jaminan kematian. Lalu ada makan siang, upah Rp60.000 per orang per hari. Upah dihitung berdasarkan kehadiran.
"Jaminan itu agar tidak ada kecemasan atau was-was saat bekerja. Tapi kalau bisa jangan sampai dipakai, berarti sehat semua. Tapi tetap pakai alatnya lebih hati-hati," katanya.
BACA JUGA: Veddriq Kalahkan Atlet China, Medali Emas Pertama Indonesia Didapat dari Panjat Tebing
Sasaran lokasi padat karya antara lain fasilitas umum, mata marka jalan utama, dan penataan kampung menjelang peringatan HUT ke-79 RI. Pihaknya menggandeng Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) dan Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim) Kota Magelang.
Pada kesempatan tersebut Wali Kota Magelang M. Nur Aziz memberikan kartu BPJS Ketenagakerjaan secara simbolis kepada peserta padat karya. Ia menyampaikan kegiatan padat karya ini sebagai upaya untuk mengentaskan kemiskinan di wilayah tersebut.
"Walaupun belum nyata. Kalau nyata, bekerja terus dia, ini hanya 10 hari. Ke depan akan kita dorong lagi, namanya relawan bekerja," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Bareskrim Polri menangkap AKP Pardiman dan lima anggota Polres Tangsel terkait dugaan narkoba. Polri menegaskan tidak ada impunitas.
Polres Bantul menyita 307 botol miras berbagai merek dari 14 lokasi dalam operasi KRYD untuk menekan peredaran minuman keras ilegal.
Donald Trump masih memiliki opsi memerintahkan serangan ke Iran meski operasi militer ditunda dan upaya diplomasi di Timur Tengah terus berlangsung.
Veddriq Leonardo optimistis meraih medali emas Asian Games 2026 di Jepang. Persiapan difokuskan pada teknik, fisik, dan mental.
Polisi mengekshumasi jasad korban pengeroyokan di Tabanan untuk memastikan penyebab kematian. Lima warga telah ditetapkan sebagai tersangka.
Pelatih PSIM Jogja Jean-Paul Van Gastel antusias menyambut Derbi DIY melawan PSS Sleman di Super League 2026/2027 dan fokus membawa Laskar Mataram bertahan.