Demo Besar di Eropa Meluas, Biaya Hidup hingga Perumahan Jadi Pemicu
Demonstrasi meluas di Eropa sejak September 2026. Krisis pendidikan, biaya hidup, perumahan, dan ketidakpuasan terhadap pemerintah memicu aksi di sejumlah negar
Empat orang debt collector ditangkap polisi karena dilaporkan membuat resah warga di Nusukan, Kecamatan Banjarsari, Solo, Sabtu (28/9/2024).
Harianjogja.com, SOLO— Empat orang debt collector (penagih) atau yang juga dikenal sebagai mata elang diringkus Tim Sparta Satuan Samapta Polresta Solo Jl Genie Pelajar, Nusukan, Kecamatan Banjarsari, Solo, Sabtu (28/9/2024) sekitar pukul 11.30 WIB.
Keempat orang itu ditangkap lantaran aktivitasnya dinilai meresahkan warga. Kapolresta Solo Kombes Pol Iwan Saktiadi melalui Kasat Samapta Kompol Arfian Riski Dwi menyatakan Tim Sparta yang dipimpin Danton 2 Dalmas, Aipda Sugiyanto, menangkap keempat debt collector saat mereka sedang mangkal di lokasi dan mengawasi targetnya.
"Identitas empat debt collector yang diamankan adalah NBP, 27, DA, 39, ETS, 24, dan RCD, 26. Mereka semua merupakan warga Nusukan, Kecamatan Banjarsari, Solo," kata Kompol Arfian.
Penangkapan bermula dari laporan yang masuk melalui call center perihal adanya aktivitas debt collector yang sedang menghentikan pengendara sepeda motor di sekitar Patung Keris, Nusukan.
Berdasarkan laporan tersebut, Tim Sparta segera menuju lokasi dan mendapati empat orang yang diduga sebagai debt collector. Setelah dilakukan pemeriksaan, mereka mengakui bekerja sebagai debt collector salah satu perusahaan di Solo.
Selain menangkap para pelaku, petugas juga menyita barang bukti berupa dua unit sepeda motor, empat unit ponsel yang berisi data sepeda motor target, serta empat kartu tanda anggota perusahaan tempat mereka bekerja.
“Selanjutnya, empat debt collector beserta barang bukti tersebut dibawa ke Mako Polresta Solo dan diserahkan ke Reskrim untuk proses lebih lanjut sesuai prosedur yang berlaku," kata Kasat Samapta, Kompol Arfian.
Penangkapan ini diharapkan dapat mengurangi keresahan warga terkait aktivitas debt collector di wilayah Solo, terutama di daerah Nusukan yang sebelumnya menjadi tempat mangkal para pelaku.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : espos.id
Demonstrasi meluas di Eropa sejak September 2026. Krisis pendidikan, biaya hidup, perumahan, dan ketidakpuasan terhadap pemerintah memicu aksi di sejumlah negar
Fenomena selebcat di tempat umum bisa meningkatkan kepedulian, tetapi interaksi berlebihan berisiko membuat kucing stres dan takut.
Harga kambing di Gunungkidul anjlok hingga Rp250.000 per ekor. Peternak mengeluhkan biaya pakan mahal dan keuntungan yang menipis.
Polisi menyelidiki kematian Ayudiah Rivana, atlet silat Semarang di Porprov Jateng 2026, setelah menjalani operasi patah jari tangan.
Disperindag Sleman menjajaki tenant kuliner dan pusat oleh-oleh di Pasar Prambanan untuk menarik anak muda mulai 2027.
Kelompok muda Jerman Gen Z Regelt menyiapkan demo 31 Oktober dan menuntut pendidikan, perlindungan iklim, serta penolakan wajib militer.