Jejak Romusha Pekanbaru Dikenang, Keluarga Korban dari Belanda Datang
Keluarga korban romusha asal Belanda mengunjungi Monumen Kereta Api Pekanbaru untuk mengenang tragedi kerja paksa era Perang Dunia II.
Warga Desa Kledung, Kabupaten Temanggung, menggelar Sedekah Bumi. Antara/Heru Suyitno
Harianjogja.com, TEMANGGUNG—Dimulai dengan melakukan kirab gunungan hasil bumi dan tumpeng, masyarakat di Desa Kledung, Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah, menggelar tradisi Sedekah Bumi.
Kepala Desa Kledung Samali di Temanggung, mengatakan, selain sebagai ucapan rasa syukur, tradisi sedekah bumi sebagai bentuk kebersamaan kepada sesama dengan memberikan sedekah berupa makanan.
"Selain sebagai rasa syukur kepada Sang Pencipta, sedekah bumi ini juga merupakan wujud dalam pelestarian budaya yang sudah dilakukan turun-temurun, dengan harapan menjauhkan musibah bagi desa dan masyarakatnya," katanya, Jumat (11/10/2024).
Di sisi lain, ia mengharapkan, dengan melestarikan tradisi ini dapat mendukung sektor pariwisata di desa tersebut.
Mengingat, Desa Kledung adalah salah satu desa wisata yang menyuguhkan keindahan alam di Temanggung.
BACA JUGA: Duel Empat Siswa SMP, Satu Meninggal Dunia
"Untuk desa itu mudah-mudahan akan semakin maju dan banyak dikunjungi wisatawan dari luar Temanggung, karena di sini sudah ada wisata alam, seperti ada Embung Kledung, base camp, dan nanti akan dimulai wisata Cawang," katanya.
Sesepuh Desa Kledung Ansori mengatakan masing- masing pedukuhan membuat satu gunungan hasil panen, seperti tomat, cabai, kentang, terong, sayur mayur dan buah-buahan.
"Kami sebagai warga merasa bangga karena yang pertama untuk sedekah bumi ini ungkapan terima kasih kepada Allah SWT, atas apa yang diberikan, seperti rezeki, kita habis panen dalam satu tahun diberikan panen yang melimpah dan harga jual bagus," katanya.
Menurut dia, sedekah desa atau sedekah bumi itu adalah tradisi kearifan lokal. Kegiatan ini juga upaya Pemerintah Desa Kledung menjaga budaya Jawa agar kelak bisa dinikmati anak cucu.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Keluarga korban romusha asal Belanda mengunjungi Monumen Kereta Api Pekanbaru untuk mengenang tragedi kerja paksa era Perang Dunia II.
Cek jadwal lengkap KRL Solo–Jogja 16 Mei 2026 dari Palur hingga Jogja. Tarif Rp8.000, berangkat pagi hingga malam.
Libur panjang akhir pekan dorong wisata Sleman naik. Merapi, Kaliurang hingga Prambanan diprediksi jadi tujuan favorit.
Honda mencatat rugi pertama sejak IPO akibat EV. Kerugian capai Rp45,9 triliun, proyek Kanada ditunda, target EV diubah.
Gempa M6,3 guncang Jepang timur laut. Shinkansen dihentikan, Miyagi terdampak, namun PLTN Fukushima dilaporkan aman.
Perdagangan hewan kurban di Bantul naik jelang Iduladha 2026. Kambing paling diminati, omzet pedagang diprediksi melonjak.