PKB Kumpulkan 250 Pesantren, Bahas Kasus Kekerasan Seksual
PKB gelar Temu Nasional Pesantren 2026 bahas kasus kekerasan seksual. Libatkan pemerintah dan 250 pesantren untuk solusi bersama.
Pembukaan program pelatihan bertajuk Generasi Terkoneksi (GenSi): Solo Digital Talent di Pura Mangkunegaran Surakarta, Jawa Tengah, Selasa (19/11/2024). ANTARA/Aris Wasita
Harianjogja.com, SOLO—Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) menggandeng perusahaan penyedia jasa telekomunikasi swasta untuk memperkuat ekosistem digital di dalam negeri melalui program pelatihan bertajuk Generasi Terkoneksi (GenSi): Solo Digital Talent.
Wakil Menteri Komunikasi dan Digital Angga Raka Prabowo di sela kegiatan Solo Digital Talent di Pura Mangkunegaran Solo, Jawa Tengah, Selasa mengatakan pemerintah menyambut baik acara tersebut.
"Harapannya ini bisa menghadapi tantangan zaman, harapannya anak muda bisa menghadapi perkembangan teknologi," katanya.
Ia mengatakan kegiatan tersebut menjadi langkah awal agar program-program serupa dapat terus dikembangkan ke depan.
"Kita memiliki gap kebutuhan talenta digital sekitar 3 juta untuk memenuhi sampai 2030. Kami berharap program seperti ini dapat dikolaborasikan terus dengan banyak institusi," kata Angga.
Ia juga berharap ke depan kolaborasi dengan perguruan tinggi dapat terus terbuka.
Sebagai tindak lanjut, diharapkan talenta muda yang sudah dibekali dan diberikan pendidikan digital dapat terserap di dunia kerja.
BACA JUGA: Jumlah Tersangka Kasus Judi Online Kemenkomdigi Bertambah, 1 Orang Ditangkap di Sleman
"Mereka diharapkan tidak hanya bekerja di tempat-tempat yang dibutuhkan tapi juga ketika sudah dibekali seperti hari ini, salah satunya modul tentang cyber security atau tentang keamanan digital, selain mereka bisa mampu memperkaya diri dan mempersiapkan diri dalam pengetahuan tentang cyber security, mereka juga bisa di lingkungannya mengajarkan kembali tentang pentingnya bagaimana menghadapi serangan-serangan digital ini," ujar Wamenkomdigi.
Untuk menghadapi serangan digital, menurut dia harus disiapkan sumber daya manusia (SDM) yang mumpuni di bidang teknologi.
"Dalam hal ini kami mempunyai tugas untuk mempersiapkan infrastruktur digital yang kuat dan sumber daya manusia yang mumpuni," tambahnya.
Pada kesempatan yang sama, Pengageng Pura Mangkunegaran KGPAA Mangkunegara X mendukung penuh kegiatan tersebut.
"Ini merupakan perwujudan dari visi kami di Mangkunegaran yaitu bagaimana Mangkunegaran sebagai rumah budaya tidak hanya bicara masa lalu, tidak hanya bicara apa yang sudah dilalui, tapi juga bicara apa yang bisa kita lakukan untuk menjawab tantangan maupun kesempatan yang ada di era hari ini," kata Mangkunegara X.
Ia mengatakan Pura Mangkunegaran selalu membawa prinsip modernitas dan inovatif.
"Kami terus melanjutkan DNA ini hingga hari ini. Khususnya hari ini kita ada Solo Digital Talent," tekad dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
PKB gelar Temu Nasional Pesantren 2026 bahas kasus kekerasan seksual. Libatkan pemerintah dan 250 pesantren untuk solusi bersama.
Perdagangan hewan kurban di Bantul naik jelang Iduladha 2026. Kambing paling diminati, omzet pedagang diprediksi melonjak.
Indomobil eMotor hadirkan 4 motor listrik di Jogja. Adora, Tyranno, Sprinto tawarkan fitur modern mulai Rp25 jutaan.
Arema FC hajar PSBS Biak 5-2 di Bantul. Joel Vinicius dan Dalberto cetak brace, trio Brasil jadi kunci kemenangan.
Kasus daycare Jogja, 32 anak mulai divisum. Dugaan kekerasan fisik dan psikis, korban diperkirakan capai 130 anak.
Dua ASN Kementerian PU dipanggil dari luar negeri karena dugaan suap dan pelanggaran etik. Menteri PU tegaskan disiplin.