Mengenal Tiga Karakter Utama Anak Muda Indonesia di Era Digital
Simak tiga tipologi utama anak muda Indonesia di era digital hasil riset Alvara. Dari tipe Si Digital hingga Si Santuy, mana karakter Anda. Cek di sini.
Pj Bupati Magelang Sepyo Achanto bersama Dandim 0705/Magelang Letkol Inf Jarot Susanto saat meninjau program makanan bergizi gratis di wilayah Kabupaten Magelang, Senin (6/1/2025). /Istimewa.
Harianjogja,com, MAGELANG—Sebanyak 2.629 siswa di Kota dan Kabupaten Magelang mendapatkan makanan bergizi gratis pada hari pertama penerapan program Pemerintah Pusat melalui Badan Gizi Nasional (BGN).
Penjabat (Pj) Bupati Magelang Sepyo Achanto bersama Dandim 0705/Magelang Letkol Inf Jarot Susanto meninjau sekaligus memonitor proses pendistribusian program makanan bergizi gratis di sejumlah lokasi di Kabupaten Magelang, Senin (6/1/2025).
Sepyo Achanto mengatakan program makanan bergizi gratis telah dilaksanakan perdana di wilayah Kabupaten Magelang. Ada beberapa titik lokasi (sekolah) yang telah menerima program tersebut, di antaranya TK, PAUD, SD, MI, MTs, dan SMK di wilayah Kota dan Kabupaten Magelang.
BACA JUGA : Badan Gizi Segera Lakukan Evaluasi MBG di Hari Pertama
"Target untuk hari ini ada 2629 siswa di Kota dan Kabupaten Magelang yang menerima program tersebut. Mudah-mudahan program ini bisa berjalan dengan baik dan lancar," kata Sepyo di sela meninjau distribusi program makan siang gratis di SDN 2 Banyurojo, Mertoyudan, Senin (6/1/2025).
Menurutnya, program ini dalam rangka untuk memberikan tambahan gizi kepada anak-anak dengan harapan bisa menjadi anak-anak yang sehat, cerdas, kuat dan menjadi generasi emas di masa yang akan datang.
Dandim 0705/Magelang, Letkol Inf Jarot Susanto menjelaskan pada hari tersebut merupakan perdana pelaksanaan pemberian program makanan bergizi gratis, sebagai program Pemerintah melalui BGN.
"Kami dari Kodim Magelang membantu untuk pendistribusian termasuk pengawasan, dan hari ini kita akan mendistribusikan sebanyak 2.629 paket, di antaranya terdiri dari 16 sekolah yang tersebar baik di Kota maupun Kabupaten Magelang," jelas Jarot Susanto.
Adapun beberapa sekolah yang akan menerima distribusi pemberian makanan bergizi gratis di antaranya, TK Pertiwi, TK Jurangombo, TK Pertiwi Banyurojo. Kemudian SD dan MI diantaranya, SD Banyurojo, SD Jurangombo 1, SD Jurangombo 2, SD Jurangombo 4, SD Jurangombo 5 dan SD Kartika. "Kemudian untuk MTs yaitu MTs 2 Kota Magelang dan SMK Ma'arif," papar Jarot.
Jarot berharap, program makanan bergizi gratis ini bisa terus berjalan makin hari makin baik dengan pengawasan dan evaluasi dari BGN.
Menurut Jarot, nilai gizi yang terkandung dalam makanan yang diberikan dalam program makanan bergizi gratis ini sudah memenuhi standar dari BGN. "Menu hari ini ada nasi, ayam, sayur tumis sawi, buah dan susu," papar Jarot.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Simak tiga tipologi utama anak muda Indonesia di era digital hasil riset Alvara. Dari tipe Si Digital hingga Si Santuy, mana karakter Anda. Cek di sini.
Sebanyak 3.000 pohon ditanam di lereng rawan longsor di Padukuhan Jono, Kalurahan Tancep, Kapanewon Ngawen, Senin (18/5).
Sebanyak 63 ribu anak di Gunungkidul masuk kriteria calon siswa Sekolah Rakyat 2026 untuk keluarga miskin dan anak putus sekolah.
Kenali perbedaan BEV, HEV, PHEV, dan REEV pada mobil listrik dan hybrid sebelum memilih kendaraan elektrifikasi di Indonesia.
Jose Mourinho dikabarkan telah mencapai kesepakatan lisan untuk kembali melatih Real Madrid dengan kontrak dua tahun.
Pengumuman UTBK-SNBT 2026 dibuka 25 Mei pukul 15.00 WIB. Simak link resmi, cara cek hasil, dan jadwal unduh sertifikat UTBK.