Pengumuman SNBP Dibuka, Ribuan Orang Berebut Kursi di Untidar
Hasil SNBP 2026 diumumkan, Untidar diserbu peminat. Persaingan ketat dengan ribuan pendaftar dan kursi terbatas.
Pj Bupati Magelang Sepyo Achanto bersama Dandim 0705/Magelang Letkol Inf Jarot Susanto saat meninjau program makanan bergizi gratis di wilayah Kabupaten Magelang, Senin (6/1/2025). /Istimewa.
Harianjogja,com, MAGELANG—Sebanyak 2.629 siswa di Kota dan Kabupaten Magelang mendapatkan makanan bergizi gratis pada hari pertama penerapan program Pemerintah Pusat melalui Badan Gizi Nasional (BGN).
Penjabat (Pj) Bupati Magelang Sepyo Achanto bersama Dandim 0705/Magelang Letkol Inf Jarot Susanto meninjau sekaligus memonitor proses pendistribusian program makanan bergizi gratis di sejumlah lokasi di Kabupaten Magelang, Senin (6/1/2025).
Sepyo Achanto mengatakan program makanan bergizi gratis telah dilaksanakan perdana di wilayah Kabupaten Magelang. Ada beberapa titik lokasi (sekolah) yang telah menerima program tersebut, di antaranya TK, PAUD, SD, MI, MTs, dan SMK di wilayah Kota dan Kabupaten Magelang.
BACA JUGA : Badan Gizi Segera Lakukan Evaluasi MBG di Hari Pertama
"Target untuk hari ini ada 2629 siswa di Kota dan Kabupaten Magelang yang menerima program tersebut. Mudah-mudahan program ini bisa berjalan dengan baik dan lancar," kata Sepyo di sela meninjau distribusi program makan siang gratis di SDN 2 Banyurojo, Mertoyudan, Senin (6/1/2025).
Menurutnya, program ini dalam rangka untuk memberikan tambahan gizi kepada anak-anak dengan harapan bisa menjadi anak-anak yang sehat, cerdas, kuat dan menjadi generasi emas di masa yang akan datang.
Dandim 0705/Magelang, Letkol Inf Jarot Susanto menjelaskan pada hari tersebut merupakan perdana pelaksanaan pemberian program makanan bergizi gratis, sebagai program Pemerintah melalui BGN.
"Kami dari Kodim Magelang membantu untuk pendistribusian termasuk pengawasan, dan hari ini kita akan mendistribusikan sebanyak 2.629 paket, di antaranya terdiri dari 16 sekolah yang tersebar baik di Kota maupun Kabupaten Magelang," jelas Jarot Susanto.
Adapun beberapa sekolah yang akan menerima distribusi pemberian makanan bergizi gratis di antaranya, TK Pertiwi, TK Jurangombo, TK Pertiwi Banyurojo. Kemudian SD dan MI diantaranya, SD Banyurojo, SD Jurangombo 1, SD Jurangombo 2, SD Jurangombo 4, SD Jurangombo 5 dan SD Kartika. "Kemudian untuk MTs yaitu MTs 2 Kota Magelang dan SMK Ma'arif," papar Jarot.
Jarot berharap, program makanan bergizi gratis ini bisa terus berjalan makin hari makin baik dengan pengawasan dan evaluasi dari BGN.
Menurut Jarot, nilai gizi yang terkandung dalam makanan yang diberikan dalam program makanan bergizi gratis ini sudah memenuhi standar dari BGN. "Menu hari ini ada nasi, ayam, sayur tumis sawi, buah dan susu," papar Jarot.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Hasil SNBP 2026 diumumkan, Untidar diserbu peminat. Persaingan ketat dengan ribuan pendaftar dan kursi terbatas.
China menolak ikut kampanye sanksi AS terhadap Iran. Beijing memilih mempertahankan hubungan dengan Teheran karena kepentingan energi dan strategis.
Perda Kota Layak Anak Jogja segera disahkan. DPRD mendorong perlindungan anak lintas sektor, data terintegrasi, dan fasilitas ramah anak.
Pidato Prabowo di Senayan menyoroti capaian ekonomi, investasi, MBG, kemiskinan, hingga pemerataan pembangunan setelah 21 bulan pemerintahan.
Sebanyak 17 pengurus PSI Gunungkidul pindah ke NasDem. Mereka mengaku kecewa setelah tak lagi masuk dalam kepengurusan baru PSI.
KPPS menawarkan kredit hingga Rp15 juta tanpa agunan dengan bunga flat 8 persen per tahun. Simak syarat dan skema penerimanya.