Dua SPPG di Klaten Disuspend Akibat Kasus Keracunan MBG
Sebanyak 153 SPPG beroperasi di Klaten melayani 300.100 penerima MBG. Dua dapur disuspend imbas dugaan keracunan siswa.
Ilustrasi jalan tol. /JIBI-M. Ferri Setiawan
Harianjogja.com, KLATEN—Perubahan rencana pelebaran Jalan Ki Ageng Gribig sebagai penunjang akses keluar-masuk gerbang tol (GT) Klaten di Kecamatan Ngawen tak disepakati warga.
Pasalnya, pelebaran jalan dilakukan hanya di satu sisi dari rencana semula di kedua sisi jalan. Hal itu diungkapkan warga saat digelar sosialisasi pengadaan tanah untuk pembangunan Tol Solo-Jogja di kantor Kelurahan Gergunung, Selasa (14/1/2025).
Salah satu warga, Sofan, mengungkapkan sebelumnya sudah ada sosialisasi serupa. Sofan mengungkapkan warga terdampak secara langsung terkejut dengan perubahan rencana lahan terdampak pelebaran jalan. Ia pun mempertanyakan perubahan rencana lahan yang terdampak pelebaran jalan untuk mendukung akses keluar-masuk tol tersebut.
Sofan menjelaskan warga menghendaki pelebaran jalan tidak hanya sepenggal sisi. Dia meminta agar rencana pelebaran jalan dikembalikan seperti sosialisasi awal yakni di kedua sisi jalan. “Alasannya itu apa kok hanya sebelah saja? Apa negara tidak mampu? Saya yakin mampu. Sehingga saya minta dikembalikan pada sosialisasi awal yang sudah dilaksanakan. Kanan kiri harus sama,” kata Sofan yang usaha warungnya bakal terdampak rencana pelebaran jalan tersebut.
Warga Kelurahan Gergunung lainnya, Muslih, menjelaskan warga menginginkan pelebaran jalan dikembalikan ke rencana awal yakni ke sisi kiri dan kanan Jl. Ki Ageng Gribig. “Warga menginginkan yang kena di sisi kanan dan kiri agar kenanya tidak tidak terlalu banyak. Jadi dampaknya tidak terlalu besar ke salah satu sisi saja,” kata Muslih yang juga ketua RT di Kelurahan Gergunung.
BACA JUGA: Pedagang Mulai Pindah ke Teras Malioboro 2, Fasilitas Lengkap Jadi Harapan Baru
Ia juga meminta agar musyawarah benar-benar dilakukan secara musyawarah dan harga tidak langsung digetok. Warga menghendaki ada ruang memberikan masukan jika penilaian ganti rugi tidak sesuai. Dia juga meminta agar indikator penghitungan uang ganti rugi disampaikan kepada warga terdampak.
Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) tol Solo-Jogja, Widodo, mengungkapkan sosialisasi merupakan proses awal dari tahapan pengadaan tanah. Dia menjelaskan ada tahapan selanjutnya.
Soal sisi jalan yang bakal terdampak pelebaran jalan, Widodo menjelaskan pelebaran dilakukan di satu sisi sesuai pemaparan saat forum sosialisasi tersebut. Widodo menjelaskan pihaknya belum bisa menanggapi lebih lanjut ihwal keberatan warga pelebaran hanya di satu sisi. “Saat ini prosesnya masih proses awal,” kata Widodo.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Solopos
Sebanyak 153 SPPG beroperasi di Klaten melayani 300.100 penerima MBG. Dua dapur disuspend imbas dugaan keracunan siswa.
Warga huntap Merapi di Kepuharjo dan Umbulharjo menerima SHM. Sultan HB X meminta sertifikat dijaga dan tidak mudah dilepas.
Jadwal KRL Solo-Jogja Rabu 30 September 2026 tersedia 12 perjalanan. Cek jam berangkat dari Palur hingga tiba di Jogja.
Jadwal KSPN Jogja ke Gunungkidul Rabu 30 September 2026 tersedia untuk rute Obelix Sea View dan Pantai Drini. Cek tarif dan jamnya.
Erick Thohir meminta Timnas Indonesia tak meremehkan Bangladesh pada laga terakhir Grup A FIFA ASEAN Cup 2026 di SUGBK.
Mediasi tambang CV BKS dan warga Padukuhan Karang Kulon Progo menghasilkan titik temu. Pemda DIY menjelaskan legalitas perizinan.