Pengumuman SNBP Dibuka, Ribuan Orang Berebut Kursi di Untidar
Hasil SNBP 2026 diumumkan, Untidar diserbu peminat. Persaingan ketat dengan ribuan pendaftar dan kursi terbatas.
Bupati Magelang terpilih Grengseng Pamuji./ Ist
Harianjogja.com, JAKARTA—Menjelang pelantikan kepala daerah terpilih pada pilkada serentak. Bupati Magelang terpilih saat ini sudah berada di Jakarta untuk mengikuti rangkaian pelantikan yang rencananya akan dilakukan pada 20 Februari 2025 mendatang.
Meski harus mengikuti pembekalan yang akan dilangsungkan di Komplek Akademi Militer hingga tanggal 28 Februari 2025, pihaknya tetap terbuka bagi warga masyarakat yang ingin turut serta "Mangayubagyo".
"Ya monggo saja kalau mau mengirimkan ucapan, cuma kalau bisa karangan bunga yang biasanya dilakukan lebih baik diganti dengan tanaman hidup," Jelas Bupati Magelang terpilih Grengseng Pamuji melalui sambungan telepon.
Menurutnya, dengan tanaman hidup lebih banyak manfaatnya karena nantinya bisa digunakan untuk penghijauan kembali serta ditanam disekitar lingkungan.
"Efek jangka panjangnya penghijauan, tapi perlu diingat di Magelang ini petani pembuat bibit tanaman cukup banyak, dari tanaman buah, tanaman kayu keras, tanaman hias sehingga mereka juga bisa memanfaatkan dampak secara langsung," imbuhnya.
Grengseng juga meminta doa restu supaya pelaksanaan pelantikan berjalan dengan lancar. "Alhamdulillah semua proses sudah berjalan sudah cek kesehatan juga hasilnya bagus sehingga tidak ada masalah sejauh ini, mohon doa nya semoga berjalan dengan lancar," tutupnya.
Menanggapi usulan tersebut, sejumlah pelaku petani bibit kegirangan. Menurut mereka, rangkaian ucapan tersebut dapat menghidupi petani bibit di Magelang.
"Wah mantep itu mas, pertama dengan tanaman hidup bisa mengurangi global warming, yang kedua petani bibit tanaman di Kabupaten Magelang ini kan banyak mulai dari tanaman buah, tanaman kayu keras, hingga saya yang punya bibit tanaman anggrek," Ujar Ikhsan Nur Wicaksono (31) pemilik kebun Anggrek, Sidomulyo Orchid, di Desa Sidomulyo, Kecamatan Candimulyo, Kabupaten Magelang.
Ketua Asosiasi Petani Cabai Champion, Sudarno (40) mengapresiasi adanya gagasan rangkaian ucapan tersebut diisi dengan tanaman hidup karena semua element petani bisa merasakan dampak secara langsung.
"Tentunya, wacana tersebut membawa kabar baik bagi semua petani bibit di Magelang, karena bisa jadi mendongkrak penjualan bibit," Jelas Darno.
Hal serupa juga diungkapkan oleh petani bibit buah, Arif Setyadi warga Brengkel, Desa Salaman, Kecamatan Salaman yang mengaku sangat setuju ada wacana penggunaan tanaman hidup sebagai ucapan selamat tersebut.
"Tentunya sangat berdampak bagi pemberdayaan, baik dari sisi petani bibit maupun penerimanya, serta program penghijauan bisa jalan," pungkasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Hasil SNBP 2026 diumumkan, Untidar diserbu peminat. Persaingan ketat dengan ribuan pendaftar dan kursi terbatas.
Contraflow diberlakukan di Tol Jakarta-Cikampek KM 55–65 arah Cikampek akibat lonjakan kendaraan saat libur panjang Kenaikan Yesus Kristus.
Hasil tangkapan ikan di Gunungkidul turun drastis hingga 47% pada 2025. Cuaca ekstrem dan peralihan nelayan ke benur jadi penyebab utama.
Harga pangan nasional hari ini menunjukkan cabai rawit merah Rp78.500/kg, telur Rp33.950/kg. Simak daftar lengkap harga terbaru dari PIHPS.
Momen haru terjadi usai sidang tuntutan Nadiem Makarim. Ia merangkul sopir ojol yang datang memberi dukungan di Pengadilan Tipikor.
Satpol PP Bantul menertibkan puluhan spanduk dan rontek liar yang dipasang melintang di jalan dan dekat lampu lalu lintas.