Gus Palsu Tipu Warga Boyolali Rp105,3 Juta, Uang Dipakai Judi Online
Residivis WAG alias Gus W menipu warga Boyolali Rp105,3 juta dengan modus ritual spiritual. Uang hasil kejahatan dipakai untuk judi online.
Praktik prostitusi - ilustrasi Freepik
Harianjogja.com, KLATEN—Petugas gabungan yang menggelar razia prostitusi di Kabupaten Klaten, Jawa Tengah menjaring pula seorang lelaki berusia 78 tahun di salah satu kamar hotel kelas melati, Senin (24/2/2025). Dia didapati sedang berduaan dengan seorang perempuan muda.
Sebanyak enam pasangan tak resmi terjaring operasi yang digelar petugas gabungan ke belasan hotel di Kabupaten Klaten. Operasi digelar tim gabungan Satpol PP dan Damkar, Dissos P3APPKB, Polres serta Kodim 0723/Klaten. Dari belasan orang yang ditangkap, sebanyak tiga orang di antaranya kabur.
Sementara itu, dari enam pasangan tersebut ada seorang kakek berumur 78 tahun berinisial HW. Kakek yang kondisinya kesulitan berjalan tersebut terjaring razia bersama seorang perempuan, SW, berumur 25 tahun.
Menurut Kepala Satpol PP dan Damkar Klaten, Joko Hendrawan, melalui Kabid Penegakan Perda dan Perbup Satpol PP dan Damkar Klaten, Sulamto, mengungkapkan sasaran pada operasi kali ini hotel kelas melati serta panti pijat yang diduga digunakan untuk praktik pelacuran dan asusila.
Dia menjelaskan operasi penyakit masyarakat itu digelar menindaklanjuti laporan masyarakat. Diungkapkan Joko, operasi menyasar ke sekitar 15 hotel.
Sulamto mengungkapkan razia digelar sebagai upaya cipta kondisi jelang Ramadan. “Ditemukan enam pasangan tak resmi yang terjaring. Rentang usia dari rata-rata 30 tahun hingga 78 tahun. Dari enam pasangan itu, tiga orang dari pasangan tersebut melarikan diri,” kata Sulamto saat dijumpai seusai operasi.
BACA JUGA: Viral Ajakan Tarik Massal Dana Bank Himbara Terkait Danantara, Begini Respons BI DIY
Sulamto mengungkapkan para pelanggar dikenai sanksi wajib lapor ke kantor Satpol PP dan Damkar Klaten sebanyak 20 kali mulai pekan depan. Sanksi juga berlaku bagi seorang kakek yang terjaring razia.
“Melihat kondisinya seperti itu [kesulitan berjalan], kami juga punya prinsip kemanusiaan. Kami serahkan ke kepala desa [tempat kakek tersebut tinggal] untuk melakukan pembinaan secara intensif di rumahnya. Kebetulan beralamat masih di Klaten,” kata Sulamto.
Sementara HW mengaku bertemu dengan SW di sawah. Saat itu HW membawa sepeda kayuh dan SW membawa sepeda motor.
HW menjelaskan diajak oleh SW untuk berkencan. Dia pun mengiyakan ajakan itu dan menuju ke salah satu hotel. “Saya malu dengan anak dan cucu saya,” kata HW menyesal.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Solopos
Residivis WAG alias Gus W menipu warga Boyolali Rp105,3 juta dengan modus ritual spiritual. Uang hasil kejahatan dipakai untuk judi online.
Peluang Gianni Infantino lengser dari kursi Presiden FIFA turun menjadi 21% setelah mendapat dukungan dari Donald Trump dan sejumlah federasi sepak bola.
Pemkab Manggarai Barat memastikan Labuan Bajo tetap aman dikunjungi pascagempa M 7,7 di NTT. Sebanyak 986 wisatawan berhasil dievakuasi dengan selamat.
Seruan boikot Spider-Man: Brand New Day muncul di sejumlah negara Arab akibat sikap politik produser Avi Arad yang dinilai mendukung Israel.
Andrea Dovizioso menilai Marc Marquez belum tampil segarang musim-musim sebelumnya karena masih beradaptasi usai cedera di MotoGP 2026.
Kemensos menyalurkan bantuan Rp4,52 miliar untuk korban gempa M 7,7 di NTT. Sebanyak 38 orang meninggal dan sekitar 2.000 warga terdampak.