KPK Dalami Aliran Uang ke Bupati Tulungagung Nonaktif
KPK mendalami dugaan aliran uang kepada Bupati Tulungagung nonaktif Gatut Sunu Wibowo lewat pemeriksaan sembilan saksi.
Salah satu rumah warga di Temanggung yang tanahnya longsor./ Ist
Harianjogja.com, TEMANGGUNG—Hujan lebat di Kabupaten Temanggung menyebabkan gerakan tanah atau tanah longsor dan merusak tiga rumah warga Dusun Mandang, Desa Sucen, Kecamatan Gemawang.
Intensitas hujan yang tinggi memicu musibah tanah longsor dan merusak tiga rumah milik warga di Dusun Mandang, Desa Sucen, Gemawang, Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah.
Pranata Pencarian dan Pertolongan Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Temanggung Irham Safi'i di Temanggung, Minggu, mengatakan tidak ada korban jiwa maupun luka dalam musibah ini, namun kerugian material diperkirakan mencapai ratusan juga rupiah.
"Sewaktu kejadian itu pemilik rumah berada di luar, karena memang sebelumnya sudah terjadi tanah amblas, jadi mereka sudah menghindar ke tempat yang aman," katanya.
Hingga Minggu siang ini petugas dari BPBD dan warga berupaya membersihkan material longsor, serta menebang pohon besar karena dikhawatirkan dapat roboh dan menimpa rumah warga.
"Karena selain merusak rumah, material longsor juga menutup akses jalan. Jadi untuk akses jalan kampung sampai saat ini masih ditutup, mungkin untuk penanganan kita usahakan bisa sampai terbuka untuk kendaraan dulu," katanya.
BACA JUGA: Sambut Pemudik, Pemkab Temanggung Menambal Jalan Berlubang
BPBD Temanggung mengimbau kepada warga yang tinggal di daerah rawan bencana longsor untuk meningkatkan kewaspadaan.
"Bagi masyarakat harus meningkatkan kewaspadaan. Jika terjadi hujan dengan intensitas tinggi dan berdurasi lama segera menghindar ke tempat aman," ujarnya.
Salah satu pemilik rumah Wahman mengatakan musibah tanah longsor pada Sabtu (15/3) sore terjadi setelah daerah tersebut diguyur hujan deras.
"Sebelum terjadi longsor ini, kemarin tanah di belakang rumah saya itu sudah amblas setengah meter pada hujan sebelumnya, terus hujan selanjutnya ini baru amblas seperti ini, baru longsor itu," katanya.
Ia mengatakan yang terkena ada tiga rumah, yang satu hancur itu milik Timbul , rumah lainnya rusak pada bagian ruang tamu itu milik Hariyanto, dan rumahnya terkena di bagian dapur.
Baca juga: Bupati Temanggung tinjau longsor yang sempat putus akses jalan desa
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
KPK mendalami dugaan aliran uang kepada Bupati Tulungagung nonaktif Gatut Sunu Wibowo lewat pemeriksaan sembilan saksi.
Prediksi Bournemouth vs Man City Liga Inggris 2026, laga penentu gelar. The Citizens wajib menang demi menjaga peluang juara.
SPMB Jateng 2026 resmi diluncurkan. Daya tampung SMA/SMK negeri hanya 40 persen, gubernur tegaskan tak ada titip-menitip.
UGM dan KAGAMA berupaya manfaatkan rumah Prof Sardjito untuk kegiatan akademik di tengah isu penjualan aset bersejarah.
Kasus penembakan pemuda di Candisari Semarang terungkap. Polisi beberkan kronologi, motif pelaku, hingga peluang restorative justice.
Polda Jabar bongkar penipuan titik dapur MBG, 13 korban rugi Rp1,9 miliar. Pelaku jual akses palsu program pemerintah.