Wonogiri Putar Haluan Ekonomi, Pariwisata dan Ekraf Jadi Andalan Baru
Wonogiri mulai tinggalkan ketergantungan sektor pertanian, kini fokus kembangkan pariwisata dan ekonomi kreatif untuk dongkrak ekonomi daerah.
Kawasan wisata Deles Indah Klaten. - Solopos
Harianjogja.com, KLATEN—Puluhan ribu wisatawan memadati berbagai objek wisata di Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, pada libur Lebaran 2025. Diperkirakan, lonjakan kunjungan wisatawan terjadi hingga akhir pekan ini.
Berdasarkan data yang dihimpun dari Dinas Kebudayaan Kepemudaan Olahraga dan Pariwisata (Disbudporapar) Klaten, kunjungan wisatawan ke 51 objek wisata di Klaten pada hari Lebaran atau Senin (31/3/2025) sebanyak 15.631 orang. Beberapa destinasi wisata saat hari Lebaran memilih libur atau tutup.
Pada Selasa (1/4/2025), jumlah pengunjung wisata meningkat menjadi 40.361 orang. Rabu (2/4/2025), pengunjung wisata sebanyak 72.759 orang. Kunjungan itu dari wisatawan nusantara maupun mancanegara. Puluhan destinasi wisata itu terdiri atas wisatawan candi yakni Candi Prambanan, Candi Prambanan, Plaosan serta Sojiwan.
BACA JUGA: Kunjungan Wisata 2024, Klaten Didatangi 6,8 Juta Orang
Wisata air meliputi Umbul Siblarak, Ponggok, Jolotundo, Pluneng, Susuhan, Brintik, Kemanten, Sigedang-Kapilaler, Brondong, Tirtanirmolo, Jantipark, Candramaya hingga Pelem.
Wisata alam meliputi Bukit Sidoguro, Batu Putih, Deles Indah, hingga Girpasang. Selain itu, berbagai wisata kuliner yang dipadukan dengan alam serta air yang ada di Kabupaten Bersinar.
Candi Prambanan menjadi destinasi wisata yang paling ramai dikunjungi. Pengunjung taman wisata Candi Prambanan yang berada di perbatasan Jateng-DIY itu mencapai 18.651 wisatawan nusantara dan 178 wisatawan mancanegara pada Rabu (3/4/2025).
Kepala Disbudporapar Klaten, Sri Nugroho, mengungkapkan kunjungan wisatawan pada H+2 Lebaran menunjukkan tren peningkatan dibandingkan tahun sebelumnya.
“Kalau disandingkan H+2 Lebaran tahun 2024 sebanyak 70.390 pengunjung, ada peningkatan dibandingkan periode yang sama pada 2025 sebanyak 72.759 pengunjung,” jelas Nugroho saat dihubungi Espos, Kamis (3/4/2025).
Disinggung puncak kunjungan wisata pada libur Lebaran tahun ini, Nugroho memperkirakan terjadi pada Sabtu (5/4/2025). Kapolres Klaten, AKBP Nur Cahyo Ari Prasetyo, menjelaskan dari hasil pantauan kunjungan wisata ke Candi Prambanan, ada tren peningkatan.
Pada hari raya Idul Fitri mencapai 11.000 orang. Pada Rabu, jumlah pengunjung taman wisata Candi Prambanan mencapai 18.000 pengunjung. Sementara, jumlah pengunjung pada Kamis hingga pukul 12.00 WIB mencapai sekitar 13.000 pengunjung. Meski ada peningkatan jumlah kunjungan wisatawan, Polisi memastikan kondisi arus lalu lintas masih terkendali.
BACA JUGA: Wisata Baru Klaten, Deles Indah Dibuka Pekan Depan
Kepala Desa (Kades) Wunut, Kecamatan Tulung, Iwan Sulistiya Setiawan, mengungkapkan ada tren peningkatan jumlah pengunjung Umbul Pelem sejak Hari Raya Idulfitri hingga H+3 Lebaran.
“Jumlah pengunjung pada Senin sebanyak 1.403 orang, Selasa 3.819 orang dan Rabu 6.897 orang. Pengunjung [Kamis (3/4/2025] luar biasa dan sejak pukul 10.00 WIB, kami menerapkan buka-tutup pintu gerbang,” kata Iwan.
Iwan memperkirakan puncak kunjungan terjadi pada akhir pekan ini atau Sabtu-Minggu (3-4/4/2025) seiring akan berakhirnya cuti bersama libur Lebaran. “Untuk jam buka tetap sama dan tiket juga sama untuk libur Lebaran ini sama dengan harga tiket weekend Rp10.000 per orang,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Wonogiri mulai tinggalkan ketergantungan sektor pertanian, kini fokus kembangkan pariwisata dan ekonomi kreatif untuk dongkrak ekonomi daerah.
Daftar mobil listrik murah 2026 di Jogja mulai Rp100 jutaan, cocok untuk mobilitas harian dan hemat biaya BBM
Lima pendaki tersambar petir di puncak Gunung Monrolo, Maros. Satu orang meninggal dunia dan empat lainnya selamat.
Pemkab Sleman bekerja sama dengan 34 perguruan tinggi DIY untuk memperluas akses pendidikan melalui Beasiswa Sleman Pintar 2026.
Harga cabai rawit merah nasional mencapai Rp81.300 per kg berdasarkan data PIHPS Bank Indonesia, Senin (25/5/2026)
Kemenkes mencatat 1.443 kasus pemasungan penderita skizofrenia hingga triwulan I 2026 dan mendorong penguatan layanan jiwa