Adu Banteng Dua Truk di Sragen, Tiga Orang Terluka
Dua truk adu banteng di Sragen Wetan, tiga awak luka dan dirawat di RSUD. Diduga akibat pengemudi kurang konsentrasi.
Anggota Polres Klaten mengunjungi salah satu warga yang terdampak kasus keracunan di salah satu rumah sakit, Selasa (15/4/2025). (Istimewa/Humas Polres Klaten)
Harianjogja.com, KLATEN—Jumlah warga yang mengalai gejala keracunan massal di Desa Karangturi, Kecamatan Gantiwarno, Klatenterus bertambah menjadi 137 orang.
Namun demikian, kondisi sebagian korban lainnya yang lebih dulu ditangani berangsur membaik. Salah satu gejala yang mereka rasakan yakni diare hingga durasi buang air besar sebanyak 10 kali dalam sehari.
Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan (Dinkes) Klaten, Hanung Sasmito Wibowo, mengungkapkan jumlah total warga yang mengalami gejala keracunan mencapai 137 orang hingga Selasa (14/4/2025) malam.
Dari jumlah itu, 48 orang masih menjalani rawat inap di sejumlah rumah sakit serta Puskesmas Gantiwarno. Selain itu, ada satu orang meninggal dunia yang belakangan diketahui memiliki komorbid.
Hanung menjelaskan sejumlah warga yang dirawat di rumah sakit kondisinya membaik. Beberapa juga sudah diperbolehkan pulang.
“Jadi, mereka walaupun masih gejala-gejala sisa, artinya sisa itu sudah membaik mereka. Tapi kebanyakan masih mual, muntah dan diarenya sudah berangsur-angsur berkurang frekuensinya. Jadi, yang semula lebih dari 10 kali frekuensinya tapi sekarang hanya tinggal tiga kali, empat kali. Beberapa juga sudah ada yang pulang dari rumah sakit,” kata Hanung saat ditemui di Gedung Sunan Pandanaran Klaten, Rabu (16/4/2025).
Hanung menjelaskan sampel makanan yang disajikan saat acara pentas wayang kulit sudah diambil pada Senin (14/4/2025). Sampel kemudian dikirim ke laboratorium di Semarang, Selasa (15/4/2025) pagi. Paling cepat, sampel keluar dalam rentang lima hari atau Sabtu (19/4/2025).
Diberitakan sebelumnya, seratusan warga diduga mengalami keracunan seusai menyantap makanan yang disajikan saat pentas wayang kulit di Dukuh Bendungan, Desa Karangturi, Kecamatan Gantiwarno, Sabtu (13/4/2025) malam. Warga mulai mengalami gejala mual, demam hingga diare mulai Minggu (13/4/2025).
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Solopos.com
Dua truk adu banteng di Sragen Wetan, tiga awak luka dan dirawat di RSUD. Diduga akibat pengemudi kurang konsentrasi.
Veda Ega Pratama tetap berada di posisi lima besar klasemen Moto3 2026 usai finis kedelapan pada seri Catalunya di Spanyol.
Kemenag menetapkan 1 Zulhijah 1447 H jatuh pada 18 Mei 2026 sehingga Idul Adha 2026 dirayakan Rabu, 27 Mei 2026.
Keraton Jogja gelar konser YRO di Jakarta bertajuk Gregah Nusa. Angkat semangat kebangkitan budaya dan identitas bangsa.
Pemkot Jogja bedah rumah warga dengan genting daur ulang. Ramah lingkungan, tahan lama, dan bantu kurangi sampah kota.
Kasus penyakit kronis kini banyak menyerang usia muda akibat gaya hidup. Simak penyebab dan upaya pencegahannya.