ATSI: Penerapan MNP di Indonesia Bisa Butuh Waktu 34 Tahun
ATSI memperkirakan penerapan MNP di Indonesia membutuhkan waktu 3–4 tahun karena tantangan teknis, regulasi, dan biaya.
Tenggelam - Ilustrasi/Freepik
Harianjogja.com, TEMANGGUNG—Seorang anak bernama Syafi Ali, 9, meninggal dunia saat mandi kemudian terbawa arus di Desa Pengilon, Bulu, Kabupaten Temanggung.
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Temanggung Totok Nursetyanto di Temanggung, Rabu, menyampaikan korban terbawa banjir arus sungai hingga sekitar 2,4 kilometer.
Ia menyampaikan, bermula lima anak bermain air dengan berenang di area Sungai Bulu.
"Seketika banjir datang dari hulu sungai yang kemudian anak-anak tersebut berlari ke pinggir sungai," katanya.
Namun korban Syafi Ali terbawa arus banjir dan sempat dipegang tangannya oleh teman korban bernama Agam.
"Tetapi Agam tidak kuat menahan tangan korban sehingga korban hanyut terbawa aliran sungai," katanya.
"Sekitar pukul 16.00 WIB korban berhasil ditemukan oleh para relawan di aliran Sungai Bulu di Dusun Menayu, Desa Bulu Kecamatan Bulu dengan jarak kurang lebih 2,4 kilometer dari titik hanyut. Selanjutnya korban dibawa ke rumah duka untuk disemayamkan," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
ATSI memperkirakan penerapan MNP di Indonesia membutuhkan waktu 3–4 tahun karena tantangan teknis, regulasi, dan biaya.
Pegadaian meraih empat KESGI Award 2026 atas kinerja ESG di sektor inklusi keuangan, meliputi pilar lingkungan, sosial, dan tata kelola.
Maarten Paes disorot media Vietnam setelah Indonesia menahan Malaysia 0-0. Paes dinilai berperan penting saat Garuda bermain 10 pemain.
Cara cek BPJS Kesehatan nunggak atau tidak bisa dilakukan lewat Mobile JKN, PANDAWA, dan Care Center 165. Simak langkah lengkapnya.
SUV boxy makin populer di pasar global. Desainer Chery menilai desain mengotak bukan sekadar tren dan punya alasan fungsional.
Amri/Nita meraih medali perak Asian Games 2026 setelah kalah 19-21, 8-21 dari Jiang Zhen Bang/Wei Ya Xin di final.