Harga Gas Industri Melonjak, Bahlil Sebut Produksi Sumur Jabar Menurun
Bahlil mengungkap harga gas industri naik akibat penurunan produksi sumur gas di Jawa Barat. Pemerintah mencari solusi untuk mencegah PHK massal.
Ilustrasi. /Freepik
Harianjogja.com, SRAGEN--Seorang petani di Desa Kedungupit, Kecamatan Sragen Kota, ditemukan meninggal dunia di pinggir sawah lantaran diduga tersetrum jebakan tikus, Kamis (8/5/2025).
Petani bernama SYD, 60, tersebut merupakan korban jebakan tikus yang dipasangnya sendiri di sawah garapannya di persawahan Dukuh Ngeluk, Desa Kedungupit, Sragen Kota.
Berdasarkan data yang dihimpun Espos.id, korban tersetrum jebakan tikus di Kedungupit ini merupakan korban ke-27 terhitung sejak 2020-2025. Korban sebelumnya terjadi di Dukuh Buduran, Desa Kalikobok, Kecamatan Tanon, Sragen, pada 4 Desember 2024 lalu.
Seorang petani tetangga korban, Pardi, 65, bercerita awalnya korban sempat ngobrol dengannya di warung dekat sawah. Setelah itu, ujar dia, korban kembali ke sawahnya denga tujuan hendak menyemprot tanaman padi.
"Saat saya ke sawah, saya lihat korban sudah tergeletak. Kemudian colokan listriknya saya cabut. Kemudian saya memberitahu keluarganya dan memberitahukan tetangga lainnya," jelas Pardi saat ditemui Espos.id di rumah duka.
Kemudian warga dan petani lainnya berdatangan melihat kondisi korban yang sudah meninggal dunia. Jalan Tangkil-Kedungpit menjadi ramai karena banyak motor warga di pinggir jalan itu. Mobil ambulans dari PSC 119 Sukowati dan ambulans PMI Sragen datang. Tim PSC 119 Sukowati mengevakuasi korban dan langsung di bawa ke rumah duka yang jaraknya sekitar 1 km.
Tim Identifikasi Polres Sragen dan aparat Polsek Sragen serta petugas Puskesmas Sragen Kota melakukan pemeriksaan luar terhadap tubuh korban. Dari hasil pemeriksaan, korban mengalami luka bakar ringan pada telapak tangan kanan. Korban juga mengeluarkan cairan dari alat kelaminnya.
Kadus Prayunan Kedungupit, Nur Rahmad Salim, menyampaikan jebakan tikus dengan listrik itu dipasang di sawahnya sendiri. Dia membenarkan bila korban tergeletak di pematang sawah dekat saluran irigasi sekitar pukul 10.00 WIB. Saat datang ke lokasi, jelas dia, sudah banyak orang di lokasi kejadian.
"Itu sawah garapan korban. Ya, korban meninggal dunia di sawah yang diduga karena kesetrum jebakan tikus. Sebenarnya
Pemerintah Desa, Pemkab dan kepolisian sudah melarang adanya jebakaj tikus yang menggunakan listrik. Tapi yang namamya orang banyak ya tetap ada yang nekat pasang jebakan tikus," kata dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : espos.id
Bahlil mengungkap harga gas industri naik akibat penurunan produksi sumur gas di Jawa Barat. Pemerintah mencari solusi untuk mencegah PHK massal.
Australia memperketat larangan media sosial bagi anak di bawah 16 tahun dengan menaikkan denda hingga Rp1,1 triliun dan memperluas pengawasan.
Simak lima fakta menarik Tanjung Verde, debutan Piala Dunia 2026 yang sukses lolos ke babak 32 besar dan akan menghadapi Argentina.
BPKH membuka rekrutmen pegawai 2026 untuk delapan posisi Asisten Manajer. Simak syarat, daftar formasi, dan jadwal penutupan pendaftaran.
Gelombang panas Inggris memecahkan rekor suhu Juni selama tiga hari berturut-turut. Met Office memperpanjang peringatan cuaca hingga Minggu.
Iran mengecam serangan Amerika Serikat dan menyebutnya melanggar Piagam PBB serta kesepakatan damai yang baru berlaku pada Juni 2026.