Laba Pertamina Tembus Rp55,2 Triliun pada 2025, Ini Pendorongnya
Pertamina membukukan laba bersih Rp55,2 triliun sepanjang 2025. Kinerja ditopang sektor hulu, hilir, gas, hingga energi rendah karbon.
Ilustrasi uang palsu (Freepik)
Harianjogja.com, WONOGIRI—Sorang pria asal Kecamatan Jatisrono, Kabupaten Wonogiri, AP, 31, ditangkap aparat Satreskrim Polres Wonogiri menangkap lantaran diduga mengedarkan uang palsu. Aksinya terbongkar berkat kecurigaan agen tiket bus tempat AP sebelumnya membeli tiket.
Kapolres Wonogiri AKBP Jarot Sungkowo melalui Kasi Humas AKP Anom Prabowo mengungkapkan kasus ini berhasil terungkap berawal dari seorang pegawai agen tiket bus malam di Terminal Ngadirojo yang mencurigai uang palsu dari seorang pembeli tiket, belum lama ini.
Pegawai agen tiket bus itu kemudian membawa uang tersebut ke bank untuk dicek keasliannya. Dari hasil pengecekan diketahui uang tersebut palsu. Atas kejadian tersebut, pegawai agen tiket bus tersebut melaporkan ke Polsek Ngadirojo.
Mendapati laporan adanya uang palsu, petugas Polsek Ngadirojo lantas melakukan penyelidikan dan berhasil menangkap AP di rumahnya di Kecamatan Jatisrono, Wonogiri. Dari tangan AP, polisi menyita uang palsu senilai Rp6,1 juta. “Aparat menyita uang palsu senilai Rp6,1 juta dari tangan pelaku,” kata Anom kepada wartawan, Kamis (15/5/2025).
BACA JUGA: Pembacokan Tewaskan 1 Orang di Gedangan Sukoharjo, Diduga Pertengkaran Kelompok Pemuda
Saat ini pelaku dan barang bukti telah ditahan di Polres Wonogiri untuk proses penyidikan lebih lanjut. Polisi terus melakukan pengembangan guna mengungkap kemungkinan adanya jaringan yang lebih luas terkait peredaran uang palsu tersebut.
"Kami mengimbau masyarakat untuk mewaspadai peredaran uang palsu. Apabila mendapati adanya peredaran uang palsu segera informasikan kepada kami," ujarnya.
Pelaku dijerat Pasal 36 ayat (3) Jo Pasal 26 ayat (3) UU No 7/2011 tentang Mata Uang dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara dan denda Rp50 miliar.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : espos.id
Pertamina membukukan laba bersih Rp55,2 triliun sepanjang 2025. Kinerja ditopang sektor hulu, hilir, gas, hingga energi rendah karbon.
Jadwal KRL Solo-Jogja hari ini Minggu 28 Juni 2026 lengkap dari Palur hingga Yogyakarta. Tarif tetap Rp8.000 sekali perjalanan.
Alumni FHUI 1991 menggelar reuni di Bantul dengan menanam pohon bersama lansia dan ABK sebagai legacy bagi lingkungan dan masyarakat.
Polda DIY membangun sumur bor dan menyalurkan air bersih bagi sekitar 550 warga Gunungkidul dalam rangka Hari Bhayangkara ke-80.
Jadwal KRL Jogja-Solo hari ini Minggu 28 Juni 2026 lengkap dari Yogyakarta hingga Palur. Tarif tetap Rp8.000 sekali perjalanan.
Pertamina mempercepat distribusi BBM subsidi di Madura untuk mengurai antrean Pertalite dan Solar di sejumlah SPBU di empat kabupaten.