FAD DIY Siapkan Suara Anak Daerah 2026
Forum Anak Daerah (FAD) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) sukses menggelar hari pertama dari rangkaian kegiatan "Temu Hati #17" di Ruang Nyi Ageng Serang
Ilustrasi Hanyut- Ilustrasi/Freepik
Harianjogja.com KLATEN—Seorang bocah perempuan asal Desa Basin, Kecamatan Kebonarum, Klaten, meninggal dunia setelah tercebur ke saluran air dan terjebak di gorong-gorong saat bermain bersama teman-temannya, Minggu (25/5/2025) siang.
Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 14.00 WIB. Saat itu, bocah tersebut sedang bermain dengan sejumlah teman-temannya di tepi saluran di jalan kampung. Diduga, bocah berinisial AI, 6, itu terpeleset hingga tercebur ke saluran yang arusnya sedang deras dan terjebak di dalam gorong-gorong.
Kepala Desa (Kades) Basin, Kustiyah, membenarkan adanya kejadian itu. Proses evakuasi dilakukan warga dengan membongkar gorong-gorong. Sekitar 30 menit setelah terjatuh, bocah tersebut berhasil dievakuasi dari dalam gorong-gorong dengan sudah meninggal dunia.
Kustiyah menjelaskan sebelumnya wilayah Basin dan sekitarnya diguyur hujan. Kondisi itu membuat arus air di saluran meningkat. “Rencana pemakaman malam ini,” kata Kustiyah saat dihubungi Espos, Minggu.
Kapolsek Kebonarum, AKP Ibnu Suryatno, menjelaskan kondisi saluran kecil dengan kedalaman sekitar 70 sentimeter. Namun, saat kejadian arus air di saluran cukup deras hingga membuat bocah tersebut terseret arus dan masuk ke gorong-gorong.
BACA JUGA: Tragis! Diajak Terjun ke Sumur oleh Ibunya, Anak 3 Tahun di Wedi Klaten Meninggal Dunia
Saat itu, bocah perempuan tersebut bermain dengan temannya di lokasi. Temannya yang melihat kejadian itu kemudian berteriak memberi tahu warga. Gorong-gorong kemudian dibongkar warga untuk mengevakuasi AI.
“Sekitar 30 menit kemudian korban berhasil dievakuasi dan langsung dilarikan ke RSUP dr Soeradji Tirtonegoro Klaten. Korban dinyatakan meninggal dunia,” kata Ibnu.
Ibnu menjelaskan keluarga korban menerima kejadian tersebut sebagai musibah dan menolak untuk dilakukan autopsi. Jenazah kemudian dibawa ke rumah duka untuk dimakamkan.
“Kami tetap mengimbau kepada orang tua agar tetap waspada dan mengawasi kegiatan anak-anak terlebih ketika bermain dekat dengan saluran air. Kondisi cuaca saat ini juga tidak menentu. Sewaktu-waktu debit air pada saluran air bisa meningkat,” kata Ibnu.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Forum Anak Daerah (FAD) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) sukses menggelar hari pertama dari rangkaian kegiatan "Temu Hati #17" di Ruang Nyi Ageng Serang
Jadwal KRL Jogja–Solo terbaru 2026 lengkap dari Tugu ke Palur. Tarif Rp8.000, perjalanan cepat, praktis, dan hemat.
DPRD Bantul dukung penataan guru honorer jadi PPPK. Pemkab setop rekrutmen honorer baru hingga 2026.
Jadwal KRL Solo–Jogja terbaru 2026 lengkap dari Palur ke Tugu. Tarif Rp8.000, perjalanan cepat dan efisien.
3 pelaku pembacokan pelajar di SMAN 3 Jogja ditangkap di Cilacap. Polisi masih memburu 3 pelaku lain terkait konflik geng.
Dua kakak beradik tewas dalam kecelakaan melibatkan dua truk di Ngawi. Polisi masih selidiki identitas kendaraan.