Minat Investor China Melejit, Target Panda Bond RI Naik
Target Panda Bond Indonesia berpotensi naik di atas USD 1 miliar seiring tingginya minat investor China.
Beasiswa pendidikan - ilustrasi/Freepik
Harianjogja.com, MAGELANG - Pemerintah Kota Magelang menyalurkan beasiswa kepada 200 mahasiswa berprestasi dari daerah setempat yang kuliah di sembilan perguruan tinggi, dengan masing-masing menerima tiga juta rupiah secara tranfer ke kampus penerima, untuk membayar uang kuliah tunggal (UKT).
"Kalian adalah garda terdepan untuk kemajuan Kota Magelang di masa mendatang. Ayo kita bersama wujudkan cita-cita besar Kota Magelang ke depan," kata Wali Kota Magelang Damar Prasetyono dalam rilis Bagian Prokompim Pemkot Magelang di Magelang, Jumat.
Ia mengatakan hal itu dalam penyerahan secara simbolis beasiswa itu di Pendopo Pengabdian, Kompleks Rumah Dinas Wali Kota Magelang, antara lain hadir Wakil Wali Kota Sri Harso, sejumlah pejabat pemkot, dan para pimpinan perguruan tinggi yang menjadi mitra Pemkot Magelang.
Ia menjelaskan pentingnya beasiswa ini sebagai dukungan untuk generasi muda dalam meraih pendidikan tinggi, sekaligus mendorong keterlibatan aktif mereka dalam pembangunan Kota Magelang.
Pada kesempatan itu, ia juga menyatakan komitmen melaksanakan pendidikan karakter sejak usia dini di tingkat satuan pendidikan paling awal, yaitu PAUD dan TK.
"Pendidikan karakter harus kuat di usia dini. Ini fondasi kemajuan Kota Magelang ke depan," ucap Damar.
BACA JUGA: Bursa Kerja 2025 Kota Magelang, Tersedia 4.203 Lowongan Pekerjaan
Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata Kota Magelang Sarwo Imam Santoso menjelaskan pemberian beasiswa ini sebagai tahun kedua pelaksanaan program setelah pada 2024 dengan sasaran 100 mahasiswa.
Jumlah penerima beasiswa tersebut pada tahun ini bertambah menjadi 200 orang. Mereka menjalani kuliah di sejumlah kampus yang telah menjalin kerja sama dengan Pemkot, seperti UGM, Undip, Untidar, Unimma, serta beberapa akademi kesehatan dan teknik.
Ia mengatakan tentang kriteria penerima beasiswa, yakni mahasiswa berasal dari Kota Magelang, minimal D3, dan berprestasi.
Selain itu, prestasi yang mereka raih tidak hanya akademik, akan tetapi juga non-akademik, seperti olahraga dengan bukti piagam.
Ia menyampaikan apresiasi kepada tim tim seleksi beasiswa yang berdedikasi selama proses seleksi pelaksanaan program tersebut yang objektif.
"Termasuk kepada perguruan tinggi yang telah menjalin kerja sama dengan Pemkot Magelang," ujarnya.
Sebagai bagian dari dampak sosial program ini, ujarnya, para mahasiswa juga dilibatkan dalam 10 proyek pengabdian masyarakat yang berfokus pada isu-isu lokal, antara lain program kesehatan, bincang pemberdayaan pemuda, keluarga cerdas, sehat dan cakap digital, transformasi wisata sejarah, budaya dan kuliner, Magelang on Frame, dan optimalisais potensi Magelang.
Selain itu, program kampung organik, edukasi lingkungan dan legalitas dan jenama UMKM, peningkatan minat belajar serta sekolah dasar terkreditasi C.
"Program ini dirancang untuk membantu menjawab permasalahan riil di Kota Magelang serta dapat mencetak mahasiswa unggul secara akademik dan juga agen perubahan yang aktif dalam pembangunan Kota Magelang," demikian Imam.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Target Panda Bond Indonesia berpotensi naik di atas USD 1 miliar seiring tingginya minat investor China.
Disdikpora Kulonprogo gelar pelatihan dan lomba bisnis untuk pelajar dan pemuda, dorong lahirnya wirausahawan muda.
UGM kembangkan Smart Compost Vessel di Sleman, ubah sampah organik jadi pupuk cair untuk ketahanan pangan keluarga.
Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 5 Sleman menggelar peringatan Milad ke-29 yang dirangkaikan dengan peresmian Sasana Krida Wiyata pada Jumat (26/6/2026).
Gempa kembar Venezuela tewaskan 920 orang dan ribuan luka. Kerusakan parah terjadi di La Guaira
Kemenko PM meresmikan pilot project 1001 Kawasan Pemberdayaan Masyarakat di Banyumas berbasis ekspor gula kelapa dan pemberdayaan perempuan.