7 Siswa SMK Ngawi Sakit Usai Santap MBG, Ini Penjelasan Polisi
Tujuh siswa SMK Pamardi Siwi 2 Ngrambe, Ngawi, mengalami mual, muntah dan pusing setelah makan MBG. Sampel makanan diuji di laboratorium.
Tim reaksi cepat (TRC) BPBD Kabupaten Ponorogo saat melakukan pembersihan longsoran batu di area Telaga Ngebel, (Sabtu/21/6/2025) malam. / Solopos-Imam Mustajab)
Harianjogja.com, PONOROGO—Bebatuan besar di kawasan wisata Telaga Ngebel, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur jatuh dari tebing setinggi sekitar 10 meter dan menyebabkan dua wisatawan terluka parah, Sabtu (21/6/2025) sore.
Data yang dihimpun dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Ponorogo, kedua wisatawan tersebut bernama Sundari, 45, dan Naufal, 15, warga Kecamatan Jenangan. Saat kejadian, kondisi cuaca di area Telaga Ngebel sedang hujan ringan dan kedua korban tengah mengendarai sepeda motor.
Petugas Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Ponorogo, Hadi Susanto menyampaikan saat ini pihaknya terus melakukan upaya pembersihan material longsoran karena sejak Sabtu sore kemarin melumpuhkan sebagian akses jalur lingkar Telaga Ngebel.
BACA JUGA: Tempat Parkir Terdekat di Kawasan Malioboro Jogja
“Ini kami terus lakukan pembersihan dengan alat yang ada, kedua korban oleh warga dan aparat langsung dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. Harjono Ponorogo karena mendapat luka serius di bagian kepala dan patah kaki,” ujarnya Minggu (22/6/2025).
Hadi menceritakan, kronologi jatuhnya korban akibat bencana alam tersebut bermula saat kedua korban tengah melintas di sekitar lokasi kejadian. Saat hujan mulai turun, kedua korban tidak menyadari bahwa bebatuan kecil mulai rontok dari tebing dan terus melanjutkan perjalanan.
Nahas, sesampainya di lokasi kejadian sejumlah batu besar langsung terjun dari tebing dan menimpa korban serta sepeda mereka. Diketahui, sepeda motor tersebut mengalami kerusakan berat hingga sudah tidak bisa dinaiki kembali.
“Hasil assessment awal, struktur tanahnya tidak kuat menopang beban batu-batu besar itu, hingga akhirnya longsor dan menimpa korban yang kebetulan sedang melintas,” jelasnya.
Sementara itu, salah satu warga setempat, Suwandi menyebut kejadian ini adalah longsor pertama yang membuat jatuh korban di kawasan Telaga Ngebel. Dia menambahkan, sebelum kejadian warga sempat melihat beberapa batu kecil mulai berjatuhan dari tebing, namun tidak menyangka akan terjadi longsor besar.
“Baru kali ini kejadian seperti ini, biasanya aman. Kemarin sempat lihat batu-batu kecil jatuh, tapi enggak nyangka bakal longsor sebesar ini,” ujar Suwandi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Solopos
Tujuh siswa SMK Pamardi Siwi 2 Ngrambe, Ngawi, mengalami mual, muntah dan pusing setelah makan MBG. Sampel makanan diuji di laboratorium.
13 Agustus 2026 diperingati sebagai HUT Mahkamah Konstitusi RI ke-23 dan Hari Pengguna Tangan Kiri Internasional. Simak sejarah dan makna kedua peringatan ini
Cek rute Trans Jogja aktif dan tarif terbaru 2026. Pembayaran bisa memakai QRIS, GoPay, kartu elektronik, hingga kartu pelajar.
Ramalan zodiak 13 Agustus 2026 untuk asmara, karier, dan keuangan. Ada 5 zodiak yang rentan bosan dengan pasangan. Simak prediksi lengkapnya di sini
Dengan cakupan rute yang menjangkau wilayah Sleman hingga kawasan barat Kota Jogja, operasional Bus DAMRI Jogja–YIA diharapkan dapat mendukung mobilitas penumpa
Jadwal lengkap KA Prameks Jogja–Kutoarjo dan berdasarkan data resmi KAI Access.