IHSG Melemah 0,12 Persen, Sektor Energi Jadi Penopang Penguatan Bursa
IHSG ditutup melemah 0,12% ke level 6.343,71. Di tengah koreksi bursa, saham sektor energi dipimpin CUAN, DSSA, dan PTRO justru menguat.
Proses evakuasi jasad warga Karangpandan, Kabupaten Karanganyar, Mulyono, 69, yang ditemukan meninggal dunia di kebun yang tak jauh dari rumahnya pada Selasa (1/7/2025) malam.(Istimewa)
Harianjogja.com, KARANGANYAR - Warga Sawahan, Desa/Kecamatan Karangpandan, Kabupaten Karanganyar, Mulyono, 69, yang dilaporkan hilang sejak tanggal 27 Juni 2025 lalu ditemukan meninggal dunia di kebun tak jauh dari rumahnya, Selasa (1/7/2025) malam.
Polisi menyebut penyebab korban meninggal dunia karena kelelasan saat mencari rumput. bBukan korban pembunuhan.
Kapolsek Karangpandan AKP Gatot Gondo Hartoyo mengatakan hal itu diperkuat hasil pemeriksaan tim medis RSUD Karanganyar, tidak ditemukan tanda-tanda bekas penganiayaan pada tubuh korban.
"Korban meninggal karena dimungkinkan sudah berumur dan kelelahan saat mencari rumput. Karena lokasinya juga bukit yang sangat menanjak," kata Kapolsek kepada Espos, Rabu (2/7/2025).
Kapolsek mengatakan keluarga telah menerima kematian korban. Jenazah korban kemudian diserahkan ke pihak keluarga untuk dimakamkan.
BACA JUGA: Mahasiswi UNS Solo yang Loncat dari Jembatan Jurug Ditemukan, Saat Ini dalam Evakuasi
Sebagaimana diberitakan sebelumnya, warga Dukuh Sawahan RT006 RW003 Desa/Kecamatan Karangpandan, Kabupaten Karanganyar, Mulyono, 69, ditemukan meninggal dunia di kebun yang tak jauh dari rumahnya pada Selasa (1/7/2025) malam.
Korban ditemukan dengan posisi telentang, dan muka sudah membengkak. Selain itu juga sudah menimbulkan bau tidak sedap.
Penemuan jasad korban ini sontak menggemparkan warga setempat. Kepala Pelaksana Harian (Kalakhar) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Karanganyar, Hendro Prayitno mengatakan tim BPBD membantu proses evakuasi jasad korban pada Selasa malam.
"Jasad korban ditemukan sekitar pukul 18.45 WIB," kata dia kepada Espos, Selasa malam.
Hendro mengatakan berdasarkan keterangan warga, korban masih terlihat di rumahnya pada Jumat (27/6/2025) pagi. Namun keesokan harinya, saat saksi mengecek kamarnya, korban sudah tidak ada ditempat.
Saksi bersama warga saat itu sudah mencari keberadaan korban, akan tetapi tidak ditemukan. Hingga pencarian dilakukan kembali pada Selasa petang.
"Pencarian dilakukan di bukit belakang rumah. Dari pencarian itu, korban ditemukan sudah meninggal dunia di kebun milik Bapak Sunarno," kata Hendro.
Korban ditemukan di kebun yang berjarak 30-an meter dari rumahnya. Selanjutnya warga melaporkan ke Polsek Karangpandan dan BPBD Karanganyar. Tim BPBD yang tiba di lokasi ikut membantu proses evakuasi. Kondisi korban saat ditemukan posisi telentang, dan muka sudah membengkak.
Hendro mengatakan jasad korban dibawa ke RSUD Karanganyar untuk dilakukan pemeriksaan tim medis setempat.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : espos.id
IHSG ditutup melemah 0,12% ke level 6.343,71. Di tengah koreksi bursa, saham sektor energi dipimpin CUAN, DSSA, dan PTRO justru menguat.
MK cabut larangan penggunaan lambang Garuda Pancasila di luar ketentuan UU. Masyarakat kini bebas memakai Garuda di kaus, topi, hingga atribut lainnya tanpa san
Marselino Ferdinan sukses jalani operasi lutut di Spanyol usai cedera saat TC Timnas di Bali. Pemain 21 tahun itu harus absen 2 bulan. Ini pesannya untuk Erick
Desa Sejahtera Astra Bugisan memiliki daya pikat tersendiri setelah berhasil mengembangkan potensi budaya dan wisatanya.
Geely Xingyuan menjadi mobil terlaris di China sepanjang Februari-Juli 2026, mengungguli Tesla Model Y dan BYD. Dominasi kendaraan listrik semakin kuat dengan p
Malaysia menjadi negara paling banyak dikunjungi wisatawan di Asia Tenggara pada 2025 dengan 42,2 juta kunjungan. Indonesia berada di posisi kelima dengan 15,4