Berkat Beasiswa Pemprov Jateng, Santri Ini Bisa Kuliah Kedokteran Gigi
Program beasiswa santri dan pengasuh pondok pesantren tahun 2026 yang digulirkan oleh Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, membuka peluang dan harapan
Ketua DPRD, Sakir menandatangani persetujuan Raperda disaksikan oleh Bupati Magelang, Grengseng Pamuji (kiri) pada Rapat Paripurna, di Gedung DPRD, Kamis (10/7/2025). - Istimewa
MAGELANG–DPRD Kabupaten Magelang menyepakati Rancangan Peraturan Daerah tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Magelang Tahun Anggaran 2025-2029.
Visi daerah yang mengusung tema Aman, Nyaman, Religius, Unggul dan Sejahtera dengan tagline Anyar Gress telah secara umum selaras dengan visi nasional Indonesia Emas 2045.
Hanya saja, diperlukan penajaman lebih lanjut dalam bentuk peta jalan (road map) sektoral yang dapat menjembatani program-program pusat seperti transformasi ekonomi hijau, hilirisasi industri, dan digitalisasi layanan publik ke dalam konteks lokal Kabupaten Magelang.
"Penyusunan dokumen turunan seperti Renstra Perangkat Daerah harus dipastikan mengadopsi indikator RPJMN dan RPJPN secara sistemik," kata Ketua DPRD, Sakir, dalam laporannya yang dibacakan Juru Bicara, Mulyono pada Rapat Paripurna, di Gedung DPRD, Kamis (10/7/2025).
Dia mengatakan perlunya ada penguatan pengelolaan data pembangunan yang bersumber dari single data system agar pengambilan keputusan, perencanaan program, dan evaluasi kebijakan dapat berjalan akurat dan adaptif.
Penguatan kapasitas fiskal daerah menjadi elemen krusial dalam mengurangi ketergantungan pada dana transfer dari Pusat.
Untuk itu, Kabupaten Magelang perlu mendorong reformasi perpajakan daerah, serta digitalisasi sistem retribusi dan pelayanan publik. Peningkatan kualitas BUMD, serta optimalisasi potensi kerja sama dengan pihak ketiga melalui skema Public Private Partnership (PPP) dan blended finance.
Selain itu, sektor unggulan daerah seperti pertanian, pariwisata, dan UMKM harus dikembangkan dalam satu ekosistem terintegrasi yang mendukung agenda transformasi ekonomi nasional. “Penguatan tata kelola pemerintahan yang adaptif, transparan, dan digital menjadi prasyarat utama dalam mencapai efektivitas pelaksanaan RPJMD,” tulis Sakir.
Guna mendorong penguatan perlindungan sosial dan daya tahan masyarakat, perlu harmonisasi program Pusat dan daerah secara lebih intensif. Program-program Pusat seperti PKH, BPNT, JKN, dan bantuan subsidi lainnya perlu dikolaborasikan dengan program lokal agar tidak tumpang tindih dan lebih tepat sasaran.
Arah Pembangunan
Sementara itu, Bupati Magelang, Grengseng Pamuji mengatakan RPJMD akan menjadi pedoman arah pembangunan di Kabupaten Magelang yang harus diwujudkan dalam lima tahun ke depan guna memberikan kemanfaatan bagi masyarakat.
"RPJMD tetap akan memiliki kelenturan yang tetap pada koridor kesepakatan, regulasi dan arah yang telah ditetapkan. Kelenturan akan diaktualisasikan dalam beberapa inovasi, akselerasi dan kolaborasi yang mengedepankan kerja sama dan gotong royong dalam membangun ekosistem sense of belonging Kabupaten Magelang,” kata Bupati.
“Salah satu upaya adalah dengan mempresentasikan modal masyarakat menjadi kekuatan ekonomi dengan dukungan seluruh stakeholder, yang pada ujungnya nanti akan menghadirkan kemandirian masyarakat.” (***)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Program beasiswa santri dan pengasuh pondok pesantren tahun 2026 yang digulirkan oleh Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, membuka peluang dan harapan
KPK belum menahan Yuddy Renaldi dalam kasus dugaan korupsi iklan Bank BJB karena mempertimbangkan kondisi kesehatannya.
Jadwal KRL Jogja-Solo Jumat 14 Agustus 2026 tersedia 15 perjalanan. Simak jadwal lengkap tiap stasiun dan tarif Rp8.000.
Karhutla Gunung Bromo di kawasan TNBTS berhasil dipadamkan. Luas area terbakar mencapai 1.120 hektare di empat kabupaten.
Purbaya menyebut penerimaan bea keluar emas nyaris nol. Dari target Rp3 triliun 2026, realisasi hingga Semester I baru 0,03%.
RSUD Panembahan Senopati Bantul meluncurkan Si Banter untuk mempermudah pembayaran tagihan rumah sakit melalui digitalisasi dan QRIS.