Resmi Rilis, ASUS Vivobook S14 Tawarkan Performa AI dan Baterai Tahan Seharian
ASUS resmi memperkenalkan laptop terbarunya, Vivobook S14 (S5452MA), di Indonesia, Senin (28/9/2026).
Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menggelar acara Festival Dolanan (Doland Festival) di halaman Taman Wisata Candi Borobudur, Kabupaten Magelang pada Sabtu (12/7/2025). Ist
MAGELANG – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menggelar acara Festival Dolanan (Doland Festival) di halaman Taman Wisata Candi Borobudur, Kabupaten Magelang pada Sabtu (12/7/2025).
Festival yang menjadi ruang bermain, berekspresi, dan menyuarakan aspirasi anak-anak ini bagian dari peringatan Hari Anak Nasional (HAN) 2025.
Acara tersebut dihadiri oleh Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Arifatul Choiri Fauzi, Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Tengah Sumarno, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Keluarga Berencana (DP3AKB) Jateng Ema Rachmawati, dan Bupati Magelang Grengseng Pamuji.
BACA JUGA: Jateng Siap Jadi Tuan Rumah MTQ 2026, Taj Yasin Temui Menteri Agama
Menteri PPPA, Arifatul Choiri Fauzi mengatakan, penyelenggaraan Hari Anak Nasional tahun ini berbeda dari tahun-tahun sebelumnya. Jika biasanya dipusatkan di Jakarta, kali ini perayaannya dilakukan secara serentak di seluruh Indonesia, termasuk melalui festival permainan tradisional di tingkat daerah.
“Festival Dolanan atau Doland Festival ini adalah upaya mengenalkan kembali permainan tradisional yang merupakan kekayaan budaya bangsa. Tujuannya agar anak-anak bisa terlepas dari ketergantungan pada gawai dan kembali aktif berinteraksi secara sosial,” kata Arifatul.
Ia menyebutkan, fokus peringatan HAN 2025 terdiri dari sejumlah aktivitas utama: bermain permainan tradisional, menyanyikan lagu daerah dan nasional, serta mendengarkan dongeng pahlawan lokal.
Tema yang diangkat adalah “Anak Indonesia Bersaudara”, sebagai pengingat bahwa semua anak adalah bagian dari keluarga besar bangsa Indonesia.
Sementara itu, Sekda Provinsi Jateng, Sumarno menegaskan, peringatan Hari Anak bukan sekadar seremoni, tetapi pengingat tanggung jawab bersama untuk membahagiakan dan melindungi anak-anak.
“Anak-anak kita adalah masa depan bangsa. Pemerintah bersama masyarakat memiliki tanggung jawab untuk memastikan hak mereka terpenuhi dan mereka tumbuh dalam lingkungan yang aman,” ujarnya.
Sumarno menambahkan, Pemprov Jateng berkomitmen terus melibatkan suara anak dalam perencanaan pembangunan.
“Kami mendengarkan anak-anak, termasuk dalam forum-forum seperti ini. Suara mereka akan menjadi pertimbangan kami dalam kebijakan, agar pembangunan yang dilakukan ramah anak dan sesuai kebutuhan kelompok rentan,” tegasnya.
Pada kesempatan tersebut, anak-anak dari berbagai sekolah dan forum anak juga membacakan 7 poin Suara Anak Jawa Tengah. Suara anak itu berdasarkan hasil diskusi yang mencerminkan harapan mereka terhadap pendidikan, perlindungan, ruang aman bermain, dan keterlibatan dalam pembangunan.
Ketua Forum Anak Jateng, Prajna berharap, suara anak yang disampaikan dapat menjadi bagian nyata dari proses pembangunan.
“Kami ingin suara anak tidak berhenti hanya saat dibacakan, tapi benar-benar dipertimbangkan dalam pembangunan di provinsi ini,” ujarnya. (***)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
ASUS resmi memperkenalkan laptop terbarunya, Vivobook S14 (S5452MA), di Indonesia, Senin (28/9/2026).
Jadwal KRL Solo-Jogja Rabu 30 September 2026 tersedia 12 perjalanan. Cek jam berangkat dari Palur hingga tiba di Jogja.
Jadwal KSPN Jogja ke Gunungkidul Rabu 30 September 2026 tersedia untuk rute Obelix Sea View dan Pantai Drini. Cek tarif dan jamnya.
Erick Thohir meminta Timnas Indonesia tak meremehkan Bangladesh pada laga terakhir Grup A FIFA ASEAN Cup 2026 di SUGBK.
Mediasi tambang CV BKS dan warga Padukuhan Karang Kulon Progo menghasilkan titik temu. Pemda DIY menjelaskan legalitas perizinan.
Jadwal SIM Keliling Kulonprogo hari ini 30 September 2026, lengkap dengan lokasi, jam pelayanan, syarat, dan ketentuan perpanjangan SIM.