Kisah Darmo, Tukang Salon Sapi yang Bertahan Puluhan Tahun
Jelang Iduladha, jasa salon sapi di Boyolali jadi strategi pedagang tingkatkan harga jual. Kisah Darmo bertahan sejak 1980-an.
Petugas Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Solo memakamkan jenazah penderita obesitas seberat 208 kg di Kelurahan Banyuanyar, Kecamatan Banjarsari, Solo, Kamis (31/7/2025). (Istimewa)
Harianjogja.com, SOLO -- Seorang perempuan warga Jagalan, Kecamatan Jebres, Solo, Heni DA, yang berbobot 208 kilogram (kg) atau 2,8 kwintal meninggal dunia pada Kamis (31/7/2025) karena sakit. Proses pemakaman warga yang mengalami obesitas tersebut dibantu petugas Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Solo.
Dinas Damkar mengerahkan lebih kurang 10 personel untuk membantu pemakaman tersebut. Plt Kepala Damkar Solo Didik Anggono diwakili Kasi Pemadaman dan Penyelamatan Dinas Damkar Solo, Suratman, menjelaskan Damkar Solo sebelumnya telah dimintai tolong untuk melakukan evakuasi warga Jagalan itu saat hendak dibawa ke rumah sakit dari rumahnya pada Selasa-Rabu (29-30/7/2025).
“Itu obesitas sekitar 200 kg posisi di lantai II, ada sesak napas lalu melapor, kondisi sesak napas diturunkan ke bawah pakai tandu,” kata Suratman kepada Espos, Jumat (1/8/2025) siang.
Dia mengatakan warga tersebut lalu diantarkan oleh petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Solo menuju rumah sakit menggunakan ambulans.
Kemudian, kata Suratman, salah satu petugas Damkar Solo mendapatkan kabar Heni meninggal dunia dan dimakamkan di tempat permakaman umum di daerah asalnya, Kelurahan Banyuanyar, Kecamatan Banjarsari, Solo, Kamis (31/7/2025) siang.
Menurut dia, petugas Damkar Solo itu kemudian meminta bantuan teman-temannya yang bertugas di Damkar Solo. Tidak ada laporan warga secara resmi ke Damkar Solo. Para petugas berinisiatif membantu proses pemakaman di Banyuanyar. “Proses pemakaman atau menurunkan jenazah menggunakan alat tripod,” ungkap dia.
Terpisah, Lurah Banyuanyar Legiyanto membenarkan ada pemakaman warga yang dibantu petugas damkar di Banyuanyar, Kamis pukul 13.00 WIB. Banyuanyar merupakan tempat tinggal orang tua Heni.
“Itu pindah rumah kemungkinan ikut suaminya. Dia obesitas, versi teman-teman kelurahan yang memantau, sebelum pindah kartu keluarga sudah obesitas tetapi dulu masih bisa beraktivitas,” ungkap dia.
Menurut dia, ada dua tempat pemakaman di Kelurahan Banyuanyar, Solo, yakni Tempel dan Gondang. Heni dimakamkan di Tempel, Kamis siang kemarin.
Berdasarkan video yang diterima Espos, ada lebih kurang 10 personel Damkar Solo yang memakamkan jenazah Heni. Damkar Solo menggunakan tripod untuk menurunkan jenazah ke liang lahat.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : espos.id
Jelang Iduladha, jasa salon sapi di Boyolali jadi strategi pedagang tingkatkan harga jual. Kisah Darmo bertahan sejak 1980-an.
Komnas HAM mendorong pengusutan tuntas kasus kekerasan anak di Daycare Little Aresha Jogja. Polisi buka peluang tersangka bertambah.
Kemkomdigi memblokir 3,45 juta situs judi online sejak Oktober 2024. Perputaran dana judol 2025 tercatat Rp286 triliun.
Pratama Arhan memperkenalkan Inka Andestha sebagai kekasih barunya lewat unggahan romantis di Instagram usai resmi bercerai dari Azizah Salsha.
Sony resmi membawa PS5 Pro ke Indonesia mulai 20 Mei 2026 dengan harga Rp15,499 juta. Ini spesifikasi, fitur AI, dan peningkatannya.
Libur panjang mendongkrak wisata Bantul. Sebanyak 35.011 wisatawan berkunjung dengan retribusi mencapai Rp506,3 juta.