Tolak Pabrik Semen, Warga Pracimantoro Ajukan 13 Tuntutan
Warga Pracimantoro ajukan 13 tuntutan, desak revisi RTRW Wonogiri dan tolak pabrik semen demi kelestarian karst.
Wali Kota Solo Respati Ardi. - Solopos
Harianjogja.com, SOLO -- Wali Kota Solo Respati Ardi meminta maaf kepada warga, khususnya jemaat Gereja Katolik Paroki Santo Antonius Padua, Purbayan, yang merasa terganggu dengan pengeras suara dari acara di Balai Kota Solo, akhir pekan lalu.
“Saya sudah terjadwal Rabu [27/8/2025] pagi akan sowan ke Romo [pemimpin Gereja Purbayan] dan saya mohon maaf sebesar-besarnya bagi yang terganggu. Kami akan berkoordinasi,” jelas dia kepada wartawan di Balai Kota Solo, Senin (25/8/2025) siang.
Wali Kota Solo mengatakan acara yang berlangsung di Balai Kota Solo yang mengganggu jemaat Kristiani akan menjadi koreki bagi Pemkot Solo. Koordinasi akan dilakukan supaya acara yang berlangsung di Balai Kota Solo tidak bersamaan dengan jam ibadah gereja di sebelah Balai Kota Solo itu.
Sebelumnya, konten mengenai pengeras suara dari acara di Balai Kota Solo yang masuk ke Gereja Katolik Paroki Santo Antonius Padua, Purbayan, saat ibadah mingguan viral di media sosial. Pengeras suara dari luar gereja mengganggu jemaat.
Konten itu antara lain diunggah oleh pengguna Instagram @mlampahsolo dan @solobagiansambat, pengguna Thread @kuthosoloku, dan pengguna TikTok @Cyrilus Sudaryanto.
Konten video itu menampilkan aktivitas jemaat yang sedang beribadah di dalam Gereja Katolik Paroki Santo Antonius Padua, Purbayan. Gereja Purbayan bersebelahan dengan Balai Kota Solo.
Saat jemaat beribadah dan berdoa, terdengar lagu Gambang Suling dari pengeras suara dari Balai Kota Solo. Konten itu mendapatkan beragam komentar dari warganet, seperti pengguna akun Thread @littlejavacraft yang berkomentar kondisi tersebut jangan dinormalisasi.
BACA JUGA: Umat Kristiani Keluhkan Suara Event di Balai Kota Solo karena Ganggu Ibadah
Semua pihak seharusnya bisa diajak bicara baik-baik dengan memberitahukan jadwal misa mingguan. “Satu jam saja mestinya bisa. Jika tidak bisa ya artinya tidak mau berkompromi. Perlu ditengahi pihak berwajib jika dilaporkan dengan mengganggu kepentingan umum. Pihak Wali Kota Solo mestinya mampu mengatur hal ini. Enggak mudah menghadapi orang bebal. Tetapi jangan ikut bebal. Lawan dengan cara kelas,” ungkap dia.
Pengguna akun Thread lainnya @idha_kunti menulis komentar, solusinya adalah suara dari pengeras suara dihentikan pada jam-jam misa di gereja. Atau penyelenggara menyesuaikan acara dengan jadwal misa mingguan.
Gereja Purbayan memiliki rangkaian kegiatan ibadah mingguan, yakni Sabtu dua kali ibadah mulai pukul 16.30 WIB sampai pukul 18.00 WIB. Kemudian Minggu lima jadwal ibadah mulai pukul 05.30 WIB, 07.00 WIB, 08.30 WIB, 16.30 WIB, dan pukul 18.00 WIB.
Sementara itu, Balai Kota Solo digunakan untuk acara Voice of Resonance Gamelan Ethnic Music Festival, Jumat-Sabtu (22-23/8/2025). Wakil Wali Kota Solo Astrid Widayani membuka mambuka acara itu di halaman Balai Kota Solo, Jumat sore.
Para penampil berasal dari penjuru negeri mulai Banyuwangi, Surabaya, Solo, Yogyakarta, Madura, hingga Flores. Kemudian Wali Kota Solo Respati Ardi menutup acara itu pada Sabtu malam. Ia sempat menyanyikan lagu pada malam itu.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : espos.id
Warga Pracimantoro ajukan 13 tuntutan, desak revisi RTRW Wonogiri dan tolak pabrik semen demi kelestarian karst.
Disdikpora Bantul menegaskan siswa baru boleh memakai seragam bekas kakak. Sekolah juga dilarang menjual atau mewajibkan pembelian seragam.
Kata plenger viral di TikTok dan Instagram. Simak arti sebenarnya, asal-usul, serta alasan istilah gaul ini ramai digunakan warganet.
Belgia menghadapi ujian berat melawan Senegal di babak 32 besar Piala Dunia 2026. Duel De Bruyne dan Sadio Mane diprediksi jadi sorotan.
Fenomena bediding membuat suhu Gunungkidul turun hingga 19,3 derajat Celsius. Warga diminta waspada terhadap batuk, pilek, dan penurunan daya tahan tubuh.
Pakar mengingatkan terlalu sering memantau data kesehatan melalui smartwatch dapat memicu kecemasan dan berdampak pada kesehatan mental.