7 Siswa SMK Ngawi Sakit Usai Santap MBG, Ini Penjelasan Polisi
Tujuh siswa SMK Pamardi Siwi 2 Ngrambe, Ngawi, mengalami mual, muntah dan pusing setelah makan MBG. Sampel makanan diuji di laboratorium.
Tangkapan layar sapi mengamuk di Pasar Hewan Ambarawa atau Pasar Pon, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah (Jateng). (Istimewa)
Harianjogja.com, UNGARAN – Seekor sapi di Pasar Hewan Ambarawa atau Pasar Pon, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah (Jateng), tengah mengamuk terekam video dan viral di media sosial.
Dalam video viral tersebut, sapi hitam tampak mengejar seorang pengendara sepeda motor dan memorak-porandakan tiga warung yang ada di pasar tersebut.
Kepala UPTD, Puskeswan, dan RPH Kabupaten Semarang Muhammad Hidayat mengatakan peristiwa sapi yang mengamuk itu terjadi pada Rabu (3/9/2025) lalu. Kejadian itu bermula saat sapi tersebut diturunkan dari truk dan hendak masuk ke area lapak penjualan sapi.
BACA JUGA: Indonesia Mengimpor 25.097 Sapi Indukan untuk Meningkatkan Produksi Susu dan Daging
Pada saat bersamaan ada seorang pengendara sepeda motor lewat. “Pas sapi mau masuk lokasi, bersamaan ada motor mau keluar dan kebetulan pengendaranya pakai jaket merah. Jadi sapi berbelok seolah mengejar motor tersebut trus menabrak beberapa warung,” ungkap Hidayat saat dihubungi Espos, Sabtu (6/9/2025).
Pihaknya memastikan tidak ada korban yang mengalami luka-luka dalam peristiwa tersebut. Hanya saja, setidaknya tiga warung yang mengalami kerusakan dan sepeda motor yang rusak karena terjatuh.
Seusai kejadian pihaknya memfasilitasi perdamaian antara pemilik sapi dengan korban. “Di hari itu juga pemilik sapi sudah menyelesaikan secara kekeluargaan terhadap semua kerugian. Kerusakan hanya bangku, meja, dan bolo pecah. Kalau dagangan makanannya masih aman. Sedangkan untuk motor yang rusak, langsung diperbaiki oleh pemilik sapi ke bengkel,” terang Hidayat.
Dia mengakui sebetulnya kejadian sapi mengamuk itu sering terjadi di Pasar Hewan Ambarawa. Namun kalau sampai yang menabrak warung, selama dirinya bertugas baru kali pertama ini terjadi.
“Sebetulnya sapi yang mengamuk kemarin itu bukan sapi kategori nakal. Karena yang beredar di medsos rata-rata hanya pas nabrak saja. Kejadian juga berlangsung cepat, hanya sekitar satu menitan. Kemudian sapi berhasil dikendalikan dan ditali di tempat yang semestinya,” tandas Hidayat.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : espos.id
Tujuh siswa SMK Pamardi Siwi 2 Ngrambe, Ngawi, mengalami mual, muntah dan pusing setelah makan MBG. Sampel makanan diuji di laboratorium.
India resmi mundur dari FIFA ASEAN Cup 2026 demi hadapi Brasil. Timnas Indonesia kehilangan lawan di Grup A. India terancam denda Rp439 juta dan cari dua laga u
PSG mengalahkan Aston Villa 2-1 dan menjadi klub ketiga dalam sejarah yang menjuarai Piala Super Eropa dua musim beruntun
Rekomendasi 8 HP flagship bekas terbaik 2026 dengan harga turun drastis. Dari Samsung Galaxy S23 Rp6 jutaan hingga iPhone 13 Pro Rp9,5 jutaan. Cek tips membelin
Xavi Hernandez resmi jadi pelatih Timnas Belanda dengan kontrak hingga Piala Dunia 2030. Ia sebut dirinya "anak sepak bola Belanda" dan ingin bawa filosofi meny
Klaim asuransi mobil tidak cukup hanya melapor kecelakaan atau kehilangan kendaraan. Simak dokumen, prosedur, hingga penyebab klaim ditolak agar proses berjalan