KPK Dalami Aliran Rp106,3 Miliar yang Diduga ke Nusron Wahid
KPK menelusuri aliran dana Rp106,3 miliar dalam kasus ATR/BPN yang diduga mengalir ke Nusron Wahid dan terkait layanan pertanahan.
Tangkapan layar sapi mengamuk di Pasar Hewan Ambarawa atau Pasar Pon, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah (Jateng). (Istimewa)
Harianjogja.com, UNGARAN – Seekor sapi di Pasar Hewan Ambarawa atau Pasar Pon, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah (Jateng), tengah mengamuk terekam video dan viral di media sosial.
Dalam video viral tersebut, sapi hitam tampak mengejar seorang pengendara sepeda motor dan memorak-porandakan tiga warung yang ada di pasar tersebut.
Kepala UPTD, Puskeswan, dan RPH Kabupaten Semarang Muhammad Hidayat mengatakan peristiwa sapi yang mengamuk itu terjadi pada Rabu (3/9/2025) lalu. Kejadian itu bermula saat sapi tersebut diturunkan dari truk dan hendak masuk ke area lapak penjualan sapi.
BACA JUGA: Indonesia Mengimpor 25.097 Sapi Indukan untuk Meningkatkan Produksi Susu dan Daging
Pada saat bersamaan ada seorang pengendara sepeda motor lewat. “Pas sapi mau masuk lokasi, bersamaan ada motor mau keluar dan kebetulan pengendaranya pakai jaket merah. Jadi sapi berbelok seolah mengejar motor tersebut trus menabrak beberapa warung,” ungkap Hidayat saat dihubungi Espos, Sabtu (6/9/2025).
Pihaknya memastikan tidak ada korban yang mengalami luka-luka dalam peristiwa tersebut. Hanya saja, setidaknya tiga warung yang mengalami kerusakan dan sepeda motor yang rusak karena terjatuh.
Seusai kejadian pihaknya memfasilitasi perdamaian antara pemilik sapi dengan korban. “Di hari itu juga pemilik sapi sudah menyelesaikan secara kekeluargaan terhadap semua kerugian. Kerusakan hanya bangku, meja, dan bolo pecah. Kalau dagangan makanannya masih aman. Sedangkan untuk motor yang rusak, langsung diperbaiki oleh pemilik sapi ke bengkel,” terang Hidayat.
Dia mengakui sebetulnya kejadian sapi mengamuk itu sering terjadi di Pasar Hewan Ambarawa. Namun kalau sampai yang menabrak warung, selama dirinya bertugas baru kali pertama ini terjadi.
“Sebetulnya sapi yang mengamuk kemarin itu bukan sapi kategori nakal. Karena yang beredar di medsos rata-rata hanya pas nabrak saja. Kejadian juga berlangsung cepat, hanya sekitar satu menitan. Kemudian sapi berhasil dikendalikan dan ditali di tempat yang semestinya,” tandas Hidayat.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : espos.id
KPK menelusuri aliran dana Rp106,3 miliar dalam kasus ATR/BPN yang diduga mengalir ke Nusron Wahid dan terkait layanan pertanahan.
KNMP Poncosari Bantul didorong menjadi pusat kegiatan nelayan dan pengembangan hasil perikanan dengan fasilitas cold storage dan pabrik es.
BCA memeriksa mata lebih dari 3.500 pelajar di Jakarta Utara dan Kepulauan Seribu melalui program Mata Cemerlang, Prestasi Gemilang.
Dishub Sleman menata parkir Lapangan Beran Tridadi dengan tarif Rp2.000 untuk motor dan Rp5.000 bagi mobil saat non-event.
Daftar pemenang MTV VMAs 2026 lengkap. Madonna meraih tujuh piala, sedangkan Taylor Swift mencetak rekor baru dalam sejarah VMA.
Kemenimipas mengungkap hasil investigasi temuan Ombudsman di Lapas Cibinong. Lima pejabat struktural dinonaktifkan terkait peristiwa tersebut.