Laba Pertamina Tembus Rp55,2 Triliun pada 2025, Ini Pendorongnya
Pertamina membukukan laba bersih Rp55,2 triliun sepanjang 2025. Kinerja ditopang sektor hulu, hilir, gas, hingga energi rendah karbon.
Tangkapan layar sapi mengamuk di Pasar Hewan Ambarawa atau Pasar Pon, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah (Jateng). (Istimewa)
Harianjogja.com, UNGARAN – Seekor sapi di Pasar Hewan Ambarawa atau Pasar Pon, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah (Jateng), tengah mengamuk terekam video dan viral di media sosial.
Dalam video viral tersebut, sapi hitam tampak mengejar seorang pengendara sepeda motor dan memorak-porandakan tiga warung yang ada di pasar tersebut.
Kepala UPTD, Puskeswan, dan RPH Kabupaten Semarang Muhammad Hidayat mengatakan peristiwa sapi yang mengamuk itu terjadi pada Rabu (3/9/2025) lalu. Kejadian itu bermula saat sapi tersebut diturunkan dari truk dan hendak masuk ke area lapak penjualan sapi.
BACA JUGA: Indonesia Mengimpor 25.097 Sapi Indukan untuk Meningkatkan Produksi Susu dan Daging
Pada saat bersamaan ada seorang pengendara sepeda motor lewat. “Pas sapi mau masuk lokasi, bersamaan ada motor mau keluar dan kebetulan pengendaranya pakai jaket merah. Jadi sapi berbelok seolah mengejar motor tersebut trus menabrak beberapa warung,” ungkap Hidayat saat dihubungi Espos, Sabtu (6/9/2025).
Pihaknya memastikan tidak ada korban yang mengalami luka-luka dalam peristiwa tersebut. Hanya saja, setidaknya tiga warung yang mengalami kerusakan dan sepeda motor yang rusak karena terjatuh.
Seusai kejadian pihaknya memfasilitasi perdamaian antara pemilik sapi dengan korban. “Di hari itu juga pemilik sapi sudah menyelesaikan secara kekeluargaan terhadap semua kerugian. Kerusakan hanya bangku, meja, dan bolo pecah. Kalau dagangan makanannya masih aman. Sedangkan untuk motor yang rusak, langsung diperbaiki oleh pemilik sapi ke bengkel,” terang Hidayat.
Dia mengakui sebetulnya kejadian sapi mengamuk itu sering terjadi di Pasar Hewan Ambarawa. Namun kalau sampai yang menabrak warung, selama dirinya bertugas baru kali pertama ini terjadi.
“Sebetulnya sapi yang mengamuk kemarin itu bukan sapi kategori nakal. Karena yang beredar di medsos rata-rata hanya pas nabrak saja. Kejadian juga berlangsung cepat, hanya sekitar satu menitan. Kemudian sapi berhasil dikendalikan dan ditali di tempat yang semestinya,” tandas Hidayat.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : espos.id
Pertamina membukukan laba bersih Rp55,2 triliun sepanjang 2025. Kinerja ditopang sektor hulu, hilir, gas, hingga energi rendah karbon.
Gempa DIY membuat perjalanan kereta sempat dihentikan sementara. KAI Daop 6 memastikan seluruh operasional kereta kini kembali normal dan aman.
Jadwal KRL Solo-Jogja hari ini Minggu 28 Juni 2026 lengkap dari Palur hingga Yogyakarta. Tarif tetap Rp8.000 sekali perjalanan.
Alumni FHUI 1991 menggelar reuni di Bantul dengan menanam pohon bersama lansia dan ABK sebagai legacy bagi lingkungan dan masyarakat.
Polda DIY membangun sumur bor dan menyalurkan air bersih bagi sekitar 550 warga Gunungkidul dalam rangka Hari Bhayangkara ke-80.
Jadwal KRL Jogja-Solo hari ini Minggu 28 Juni 2026 lengkap dari Yogyakarta hingga Palur. Tarif tetap Rp8.000 sekali perjalanan.