Panas Bumi Ungaran Dikembangkan, PLN Siapkan PLTP 55 MW
PLN mendapat penugasan mengembangkan WKP Ungaran hingga 55 MW. Proyek masih dalam tahap studi dengan kajian lingkungan dan sosial.
Laptop. /Espos.
Harianjogja.com, SRAGEN—Kejaksaan Negeri (Kejari) Sragen telah meminta keterangan dua pejabat Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Sragen periode 2021-2022 sebagai saksi terkait dengan pengadaan laptop Chromebook dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) Agustus 2025 lalu.
Pemeriksaan itu dilakukan untuk melengkapi data penyidikan yang ditangani Kejaksaan Agung (Kejagung). Perkembangan terkini, Kejagung pada 4 September 2025 menetapkan mantan Mendikbudristek Nadiem Anwar Makarim sebagai tersangka kasus dugaan korupsi pengadaan laptop Chromebook.
BACA JUGA: Polisi Buru Sopir Bus ALS yang Mengalami Kecelakaan di Tol Padang
Kasi Intel Kejari Sragen Mujib Syaris mengaku sudah meminta keterangan dua saksi dari Disdikbud Sragen terkait dengan pengadaan laptop Chromebook. Dia mengatakan dua saksi itu merupakan pejabat pembuat komitmen (PPK) pada 2020-2022.
"Ya, kami sudah meminta keterangan dua orang itu pada Senin (11/8/2025) lalu. Mereka hanya sebatas saksi. Kami harus membuat berita acara pemeriksaan karena ada Surat Perintah Penyidikan dari Kejagung. Kami di Kejari hanya melengkapi data-data dan saksi-saksi di daerah. Datanya terpusat," ujar dia.
Laptop Chromebook dalam penggunaannya harus terhubung dengan Internet dan aplikasinya berbasis Google. Menurut Mujib, aplikasi di laptop tersebut tidak familiar sehingga sering tidak terpakai.
Sekretaris Disdikbud Sragen, Sukisno, yang kala itu menjadi pejabat pembuat komitmen pengadaan laptop Chromebook mengaku sudah dipanggil Kejari Sragen untuk dimintai keterangan berkaitan dengan pengadaan laptop tersebut.
Mantan Kepala Disdikbud Sragen kala itu juga dimintai keterangan di Kejari. Dia sekolah penerima laptop Chromebook meliputi sekolah dasar (SD) dan sekolah menengah pertama (SMP).
"Untuk jumlah SD penerima laptop tidak hafal. Kalau yang SMP, tahap pertama ada lima sekolah dan tahap kedua ada empat sekolah," katanya.
BACA JUGA: Bus Pariwisata ALS Alami Kecelakaan di Tol Padang, 2 Penumpang Tewas
Saat dipanggil Kejari dirinya ditanya seputar bagaimana pelaksanaan bantuan laptop Chromebook itu. Dia melanjutkan alasan harus laptop Chromebook karena dalam peraturan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi menerangkan yang dibeli harus Chromebook.
"Intinya begitu. Cromebook itu bisa digunakan. Sampai saat ini bisa digunakan. Untuk ANBK dan pembelajaran juga bisa. Syaratnya harus online, harus ada Internet. Basisnya pembelajaran anak-anak, tidak bisa untuk yang lainnya," ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
PLN mendapat penugasan mengembangkan WKP Ungaran hingga 55 MW. Proyek masih dalam tahap studi dengan kajian lingkungan dan sosial.
Mario Aji menempati posisi ke-26 FP2 Moto2 Jepang 2026. Izan Guevara tercepat dengan waktu 1 menit 46,950 detik.
Harga emas Pegadaian hari ini 3 Oktober 2026 masih stabil. Cek harga Antam, UBS, Galeri 24 dan buyback semua ukuran.
Jadwal Asian Games 2026 hari ini, Indonesia tampil di final sepak takraw dan padel serta masih punya peluang medali dari panjat tebing.
Kenali 6 tanda ban kendaraan harus diganti, mulai TWI, retakan, benjolan, tekanan angin hingga getaran saat berkendara.
ChatGPT kini punya fitur virtual try-on untuk melihat pakaian pada foto pengguna. Simak cara pakai dan batasannya sebelum membeli.