Menahan Yen di 160 per Dolar: Akankah Intervensi ASJepang Efektif?
Intervensi Jepang untuk menghentikan pelemahan yen bukan hal baru. Namun, tindakan pada tanggal 30-31 Juli 2026 ini berbeda karena Amerika Serikat tidak lagi ha
Ilustrasi penemuan jenazah. Freepik
Harianjogja.com, KARANGANYAR—Seorang pria bernama Andreas Avellinus Aditya Listyawan, 43, yang ditemukan meninggal dengan sebab tidak wajar di rumahnya pada Sabtu (20/9/2025) siang. Tim Inafis dari Polres Karanganyar sudah mendatangi TKP.
Andreas meninggal dengan luka dan darah di rumahnya wilayah Munggur Lor RT 003/RW 014, Kelurahan Bejen, Kecamatan/Kabupaten Karanganyar. Ceceran darah itu tidak hanya ditemukan di ruang tamu tempat jasad Andreas ditemukan dengan posisi tengkurap, melainkan juga di bantal di kamar tidur.
BACA JUGA: Seorang Penumpang Travel Jatuh dan Meninggal Dunia di Terminal Sragen
Saat ditemukan di ruang tamu rumahnya, kondisi jasad Andreas mengeluarkan darah di bagian kepala. Ditemukan pula bekas muntahan serta celana yang dikenakan Andreas dalam kondisi basah.
Tim Inafis dari Polres Karanganyar sudah datang ke lokasi untuk melakukan identifikasi dan olah tempat kejadian perkara (TKP). Namun kepolisian belum memberikan keterangan resmi mengenai kejadian tersebut hingga Sabtu malam.
Sebelumnya, seorang saksi mata sekaligus tetangga korban, Susilo, 28, mengatakan jasad Andreas kali pertama ditemukan anaknya sepulang membeli makanan. Saat kejadian, korban diketahui tengah sendirian di dalam rumah.
Menurut Susilo, si anak sempat menangis ketika mendapati ayahnya sudah meninggal dunia. “Saya datang, posisi jenazah sudah tengkurap. Di kepala ada darah. Saya tidak berani mendekat, lalu minta bantuan dua orang lain untuk membalikkan tubuhnya. Waktu dibalik, katanya badannya sudah dingin,” ujar Susilo saat ditemui Espos di lokasi.
Susilo pun langsung melapor ke ketua RT dan RW setempat kemudian diteruskan ke Polsek Karanganyar. Tak lama kemudian, tim Inafis dari Polres Karanganyar tiba di lokasi dan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).
BACA JUGA: Mahasiswa Asal Surabaya Meninggal dalam Kecelakaan di Bantul
Berdasarkan temuan ceceran darah di kamar dan ruang tamu, Susilo menduga korban sempat berpindah tempat meninggal dunia di ruang tamu. Susilo mengatakan korban dikenal cukup tertutup. Susilo mengatakan belum diketahui ada atau tidaknya barang yang hilang dari rumah korban.
Sehari-hari korban bekerja sebagai sales minyak wangi dan tinggal bersama dua anaknya. Sebelum ditemukan meninggal, korban sempat bertemu salah satu anaknya sekitar pukul 10.00 WIB untuk menyerahkan kunci rumah.
Setelah itu, anak korban sempat keluar sebentar untuk membeli makanan, dan saat kembali, korban sudah ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa. Selanjutnya, jenazah korban rencananya dimakamkan pada Minggu (21/9/2025) pukul 11.00 WIB di permakaman Astana Laya, Munggur, Bejen, Karanganyar.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : espos.id
Intervensi Jepang untuk menghentikan pelemahan yen bukan hal baru. Namun, tindakan pada tanggal 30-31 Juli 2026 ini berbeda karena Amerika Serikat tidak lagi ha
Tren Manhattan, Brooklyn, Queens, The Bronx, dan Staten Island versi Jogja viral di TikTok. Simak asal-usul lima borough New York dan pemetaannya di DIY.
India resmi mundur dari FIFA ASEAN Cup 2026 demi hadapi Brasil. Timnas Indonesia kehilangan lawan di Grup A. India terancam denda Rp439 juta dan cari dua laga u
PSG mengalahkan Aston Villa 2-1 dan menjadi klub ketiga dalam sejarah yang menjuarai Piala Super Eropa dua musim beruntun
Rekomendasi 8 HP flagship bekas terbaik 2026 dengan harga turun drastis. Dari Samsung Galaxy S23 Rp6 jutaan hingga iPhone 13 Pro Rp9,5 jutaan. Cek tips membelin
Xavi Hernandez resmi jadi pelatih Timnas Belanda dengan kontrak hingga Piala Dunia 2030. Ia sebut dirinya "anak sepak bola Belanda" dan ingin bawa filosofi meny