Investor Asing Belum Agresif Borong SBN, Ini Faktor Penghambatnya
Investor asing mulai kembali membeli SBN RI, tetapi arus modal masih terbatas. Pelemahan rupiah hingga kebijakan The Fed jadi penyebab.
Sejumlah kerabat Keraton Solo melaksanakan tumpengan sebagai tanda dimulainya Sekaten dalam rangka menyambut Maulud Nabi Muhammad SAW di kawasan Alun-Alun Utara (Lor) pada Minggu (2/8/2026). /Solopos-Dhima Wahyu Sejati.
Harianjogja.com, SOLO—Tradisi Sekaten untuk memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW di kawasan Alun-Alun Utara Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat atau Keraton Solo resmi dimulai pada Minggu (2/8/2026). Pembukaan tradisi budaya yang telah berlangsung turun-temurun tersebut ditandai dengan prosesi tumpengan di Bangsal Pagelaran Keraton Solo.
Kerabat Keraton Solo sekaligus pengelola kawasan Alun-Alun Utara, GKR Koes Moertiyah Wandansari atau Gusti Moeng, mengatakan masyarakat akan kembali disuguhi rangkaian prosesi adat yang menjadi bagian dari Sekaten 2026. Agenda tersebut meliputi Miyos Gangsa hingga Grebeg Maulud yang dapat diikuti masyarakat.
"Mulai tanggal 18 [Agustus 2026] nanti adalah Miyos Gangsa, di mana gamelan pusaka akan dikeluarkan dan mulai ditabuh. Kemudian untuk puncak Grebeg Maulud, insyaallah akan dilaksanakan pada Selasa, tanggal 25 [Agustus 2026]," katanya saat memberikan sambutan, Minggu.
Gusti Moeng berharap suasana Sekaten di Alun-Alun Utara kembali semarak seperti sebelum kawasan tersebut direvitalisasi. Menurutnya, Sekaten merupakan tradisi yang telah diwariskan selama ratusan tahun dan menjadi bagian penting dari kehidupan masyarakat Solo.
Ia menjelaskan Alun-Alun Utara sejak awal memang dipersiapkan sebagai lokasi penyelenggaraan tradisi Keraton, khususnya peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW. Namun kini kawasan tersebut juga dimanfaatkan untuk berbagai kegiatan pelestarian budaya, termasuk Festival Keroncong dan festival balon udara.
Pasar Malam Lebih Dulu Dibuka
Sementara itu, rangkaian Sekaten di kawasan Alun-Alun Selatan telah dimulai lebih awal. Kerabat Keraton Solo sekaligus pengelola Sekaten Alun-Alun Selatan, GKR Timoer Rumbai Dewayani, mengatakan pasar malam telah dibuka sejak Sabtu (25/7/2026) dan dijadwalkan berlangsung hingga 5 September 2026.
Menurut Gusti Timoer, prosesi adat Sekaten akan diawali dengan Miyos Gangsa pada 19 Agustus 2026.
"Rangkaian upacara Sekatennya sendiri akan dimulai seminggu sebelum [keluarnya] gunungan. Nanti akan ada jamasan terlebih dahulu, kemudian gamelan akan diarak dan dikeluarkan menuju Masjid Agung," paparnya.
Setelah itu, gamelan pusaka Keraton akan ditabuh selama sepekan sebagai bagian dari tradisi Sekaten. Rangkaian peringatan kemudian dilanjutkan dengan prosesi Grebeg Maulud yang dijadwalkan berlangsung pada 26 Agustus 2026.
Dalam prosesi tersebut, Keraton akan mengeluarkan gunungan hasil bumi yang diperebutkan masyarakat sebagai simbol rasa syukur sekaligus harapan memperoleh berkah.
Gusti Timoer menjelaskan tradisi Sekaten sejak dahulu menjadi media syiar Islam yang berkembang pada masa Sultan Agung. Saat itu, bunyi gamelan di Masjid Agung digunakan untuk menarik masyarakat berkumpul sebelum diperkenalkan dengan ajaran Islam.
"Jadi, kami sebagai pewaris atau keturunan dari para sesepuh leluhur inilah yang wajib melestarikan hal itu. Ini memang upacara adat kami sejak dulu yang wajib dijaga kelestariannya," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Investor asing mulai kembali membeli SBN RI, tetapi arus modal masih terbatas. Pelemahan rupiah hingga kebijakan The Fed jadi penyebab.
Sekaten Solo 2026 resmi dimulai. Simak jadwal Miyos Gangsa, Grebeg Maulud, hingga pasar malam di Alun-Alun Keraton Solo.
Jadwal KRL Solo-Jogja Senin 3 Agustus 2026 lengkap dari Palur hingga Jogja. Simak jam keberangkatan dan tarif terbaru Rp8.000.
Kebakaran KMP Mutiara Sentosa 2 di perairan utara Sumenep menewaskan lima orang. Sebanyak 232 korban berhasil dievakuasi.
Jadwal KRL Jogja-Solo Senin 3 Agustus 2026 lengkap dari Stasiun Yogyakarta hingga Palur. Tarif Commuter Line tetap Rp8.000.
Oknum anggota Polres Tanjab Timur, Bripka SO, dipatsus usai video dirinya berada di arena judi sabung ayam viral. Kasus masih didalami Propam.