Jepang vs Brasil! Zion Suzuki Pede Hadapi Ujian Berat Piala Dunia
Jepang tanpa kalah di fase grup dan siap hadapi Brasil di 32 besar Piala Dunia 2026. Zion Suzuki tampil percaya diri.
Wali Kota Magelang Damar Prasetyono (kiri) berdialog dengan seorang siswa dalam acara "Sosialisasi Pencegahan Konflik Sosial Pelajar" digelar Badan Kesbangpol Kota Magelang di Aula Kantor Kecamatan Magelang Utara, di Magelang, Rabu (1/10/2025). ANTARA/HO-Bagian Prokompim Pemkot Magelang
Harianjogja.com, MAGELANG - Wali Kota Magelang Damar Prasetyono mengingatkan para pelajar untuk bijaksana memanfaatkan gawai dan media sosial, serta menjauhi perundungan dan tawuran untuk mencegah konflik sosial di kalangan mereka.
"Jangan pernah meremehkan teman. Kita semua manusia yang harus saling menghormati," katanya dalam rilis Bagian Prokompim Pemkot Magelang terkait dengan acara "Sosialisasi Pencegahan Konflik Sosial Pelajar" digelar Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Magelang di Aula Kantor Kecamatan Magelang Utara, di Magelang, Rabu.
Ia mengatakan bahwa pencegahan konflik pelajar membutuhkan peran bersama pemerintah, sekolah, keluarga, dan masyarakat.
Sosialisasi kewaspadaan dini akan terus digencarkan sebagai upaya mencegah tawuran dan penyalah gunaan
"Kita tidak bisa menutup mata, kenakalan remaja memang masih ada. Karena itu, kita perlu mitigasi dengan edukasi agar mereka sadar bahaya bagi diri sendiri dan orang lain," ujarnya.
BACA JUGA: Peras Junior, Dokter Anestesi Undip Hanya Divonis 9 Bulan
Ia mengharapkan tidak ada lagi kasus perundungan di sekolah, sedangkan jika ada kasus itu, siswa diminta segera melapor kepada wali kelas untuk diproses.
Ia juga mengingatkan pelajar memperkuat keterampilan, hormat kepada guru dan orang tua, giat belajar, berdoa, menjaga diri serta lingkungan sekolah, dan berbakti kepada orang tua.
"Raih cita-cita harus melalui proses panjang. Tidak bisa tiba-tiba langsung jadi polisi atau profesi lainnya tanpa usaha,” katanya.
Menurut dia, kunci sukses berupa bertemunya kemampuan dengan peluang.
“Kalau tidak punya kemampuan meski ada banyak peluang, tetap sulit berhasil. Begitu pula sebaliknya. Karena itu, siapkan diri mulai sekarang,” ujarnya.
Kepala Badan Kesbangpol Kota Magelang Agus Satiyo Hariyadi menjelaskan kegiatan ini diikuti siswa SMP Negeri 3, 4, dan 5 Kota Magelang. Kegiatan serupa juga digelar di Kecamatan Magelang Selatan dan Magelang Tengah.
Dia menjelaskan tujuan kegiatan meningkatkan kewaspadaan dan pencegahan dini konflik antarpelajar.
“Ini menjadi kesempatan untuk menumbuhkan rasa saling menghormati, kebersamaan, pembentukan karakter, sekaligus penguatan wawasan kebangsaan bagi para pelajar,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Jepang tanpa kalah di fase grup dan siap hadapi Brasil di 32 besar Piala Dunia 2026. Zion Suzuki tampil percaya diri.
Pajak nol persen impor suku cadang pesawat memasuki tahap harmonisasi. Kemenhub berharap kebijakan segera berlaku untuk menekan biaya maskapai.
Pasutri asal Candimulyo meraih dua penghargaan pada Bupati Award 2026 Kabupaten Magelang berkat inovasi gula semut dan pertanian modern.
PT Importa Jaya Abadi (Importa) meraih penghargaan dari Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) atas pencapaian penjualan 1 juta unit lemari pakaian besi
Kasus Ebola di Kongo meningkat. Dosen UMY mengingatkan Indonesia memperkuat kewaspadaan, deteksi dini, dan sistem kesehatan menghadapi ancaman penyakit menular.
Kemhan mengevaluasi total Latsarmil SPPI 2026 usai lima peserta meninggal, mencakup seleksi kesehatan, latihan fisik, dan metode pembelajaran.