Siswa SD Meninggal Seusai Tertimpa Patung di Museum Ronggowarsita
Siswa kelas II SD meninggal dunia usai tertimpa patung di Museum Ronggowarsita Semarang saat mengikuti wisata rombongan sekolah.
Tiang listrik milik PLN di jalan Dagen-Tasikmadu Karanganyar roboh setelah diguyur hujan deras dan angin kencang pada Kamis (2/10/2025) sore. (Solopos/Indah Septiyaning Wardani)
Harianjogja.com, KARANGANYAR – Bencana angin kencang melanda wilayah Kabupaten Karanganyar pada Kamis (2/10/2025) sore menyebabkan delapan rumah warga mengalami kerusakan dan 11 tiang listrik roboh.
Kepala Pelaksana Harian (Kalakhar) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Karanganyar, Hendro Prayitno mengatakan, angin kencang menerjang dua kecamatan yakni Kecamatan Jaten dan Kecamatan Gondangrejo. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian yang terjadi sekitar pukul 16.15 WIB tersebut.
Selain merusak atap rumah warga, angin juga mengakibatkan delapan pohon tumbang yang sempat menghalangi akses jalan. Tim BPBD bersama unsur TNI, Polri, aparat kecamatan, perangkat desa, relawan, serta masyarakat langsung bergerak cepat menangani dampak kejadian tersebut.
“Kami sudah melakukan pendataan, memberikan arahan keselamatan kepada warga, serta menyalurkan bantuan logistik kepada korban terdampak,” jelas Hendro, Jumat (3/10/2025) pagi.
Kerusakan akibat Angin Kencang Bervariasi
Hendro menyebut beberapa rumah yang rusak berada di wilayah Dusun Songgorunggi, Desa Dagen, Kecamatan Jaten. Pemilik rumah terdampak di antaranya Slamet Triyatno, Cahyo Adi Nugroho, Agus Sularto, dan Mulyanti. Sementara satu rumah lainnya berada di Perumahan Wonorejo Cempaka III, Desa Wonorejo, Kecamatan Gondangrejo milik Retno Hastuti.
Jenis kerusakan yang terjadi bervariasi, mulai dari atap rumah dan teras yang lepas hingga bangunan tembok permanen roboh. Salah satu rumah mengalami kerusakan cukup parah dengan ukuran atap 22 meter x 6 meter rusak akibat hempasan angin. Sementara itu, angin kencang juga menyebabkan 11 tiang listrik roboh.
Robohnya tiang listrik di sejumlah titik sempat mengganggu pasokan listrik di beberapa wilayah terdampak seperti di wilayah Dagen. "Untuk rumah rusak akan kami tindak lanjuti untuk diajukan bantuan, sedangkan untuk tiang listrik, PLN sudah melakukan pengecekan dan penggantian di beberapa titik,” imbuh Hendro.
BPBD Karanganyar memastikan bahwa seluruh data kerusakan sudah dicatat sebagai dasar untuk pengajuan bantuan melalui Belanja Tidak Terduga (BTT), sesuai klasifikasi kerusakan ringan, sedang, maupun berat.
BPBD juga mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem yang masih berpotensi terjadi dalam beberapa hari ke depan, mengingat intensitas hujan yang cukup tinggi disertai angin kencang di wilayah Karanganyar dan sekitarnya.
Sementara itu Kadus Songgorunggi, Ismail Soleh mengatakan terdapat tiga rumah rusak berat dan sekitar 20 rumah mengalami kerusakan ringan akibat terjangan angin ribut.
“Data kerusakan sudah kami kirimkan ke Pemkab Karanganyar melalui BPBD. Warga yang rumahnya rusak berat untuk sementara mengungsi di rumah saudara,” terang Ismail.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : espos.id
Siswa kelas II SD meninggal dunia usai tertimpa patung di Museum Ronggowarsita Semarang saat mengikuti wisata rombongan sekolah.
Persija Jakarta menang 3-1 atas Persik Kediri di Stadion Brawijaya lewat dua gol Gustavo Almeida pada pekan ke-33 Super League.
Tabrakan kereta barang dan bus di Bangkok, Thailand, menewaskan delapan orang dan melukai 32 korban di dekat Stasiun Makkasan.
Komnas HAM meminta kampus, pesantren, dan ormas segera membentuk Satgas TPKS untuk memperkuat perlindungan korban kekerasan seksual.
KDMP Tamanmartani masih menunggu izin operasional Klinik Pratama dari Dinkes Sleman usai proses visitasi dan evaluasi lapangan.
Muhammadiyah Games 2026 resmi dibuka di UAD, jadi ajang pembinaan atlet dan kompetisi olahraga lintas jenjang pendidikan.