Jelang DCF XVI, Harga Homestay Dieng Diminta Wajar
Jelang DCF 2026, pengelola homestay Dieng diminta tak menaikkan harga berlebihan demi menjaga citra wisata.
Kondisi bangunan ambruk di Ponpes Al Khoziny Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur. /Antara.
Harianjogja.com, TEMANGGUNG—Santri Pondok Pesantren Tahfidz Al Musthofa Tebuireng 16 Temanggung menggelar shalat gaib untuk korban mushola ambruk di Ponpes Al Khoziny Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur.
Pengasuh Ponpes Al Musthofa Tebuireng 16 KH Agus Ahmad Yani di Temanggung, Minggu, menyampaikan kegiatan ini dilakukan sebagai bentuk solidaritas dan keprihatinan mendalam atas musibah ambruknya mushola di Ponpes Al Khoziny di Sidoarjo. Musibah tersebut menyebabkan sejumlah santri meninggal dunia dan mengalami luka-luka.
Suasana haru dan khidmad menyelimuti pelaksanaan doa bersama tersebut. Para santri tampak larut dalam lantunan tahlil dan doa, menegaskan eratnya ikatan persaudaraan dan kepedulian antarpondok pesantren di seluruh Indonesia.
Dalam doanya, Kiai Agus memohon agar para santri yang meninggal dunia dapat memperoleh husnul khotimah dan syahid karena wafat saat menuntut ilmu dan beribadah.
"Musibah ini adalah duka kita bersama, duka seluruh keluarga besar pesantren. Melalui Shalat Ghaib dan tahlil ini, kita mendoakan saudara-saudara kita di Sidoarjo," katanya.
Ia juga menyampaikan doa khusus bagi korban selamat, tim evakuasi, dan keluarga yang ditinggalkan.
"Kami berharap, semoga santri yang mengalami luka-luka segera diberikan kesembuhan total. Kepada keluarga yang ditinggalkan, semoga tetap tabah dan sabar menerima takdir Allah SWT. Kami juga mendoakan tim SAR dan relawan agar diberi keselamatan dan kelancaran dalam proses evakuasi," katanya.
Ia yang juga seorang sarjana teknik sipil, tidak hanya memimpin doa, tetapi turut menyoroti pentingnya aspek teknis dalam pembangunan fasilitas pesantren.
"Kejadian ini harus menjadi pelajaran berharga bagi semua pihak, saya mengingatkan konstruksi bangunan harus benar-benar sesuai dengan spesifikasi dan standarisasi teknik sipil yang berlaku," katanya.
Dia menekankan, perencanaan matang, pemilihan material yang berkualitas, dan pengawasan pembangunan yang ketat adalah kunci untuk menciptakan rasa aman dan nyaman bagi santri saat menempati gedung.
"Fungsi bangunan, terutama yang dipakai ratusan santri, harus aman. Perhitungan struktur tidak boleh diabaikan. Keselamatan adalah prioritas utama," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Jelang DCF 2026, pengelola homestay Dieng diminta tak menaikkan harga berlebihan demi menjaga citra wisata.
Jadwal KRL Solo-Jogja hari ini Minggu 28 Juni 2026 lengkap dari Palur hingga Yogyakarta. Tarif tetap Rp8.000 sekali perjalanan.
Alumni FHUI 1991 menggelar reuni di Bantul dengan menanam pohon bersama lansia dan ABK sebagai legacy bagi lingkungan dan masyarakat.
Polda DIY membangun sumur bor dan menyalurkan air bersih bagi sekitar 550 warga Gunungkidul dalam rangka Hari Bhayangkara ke-80.
Jadwal KRL Jogja-Solo hari ini Minggu 28 Juni 2026 lengkap dari Yogyakarta hingga Palur. Tarif tetap Rp8.000 sekali perjalanan.
Pertamina mempercepat distribusi BBM subsidi di Madura untuk mengurai antrean Pertalite dan Solar di sejumlah SPBU di empat kabupaten.