73 Kuota Jalur Mandiri Unsoed Disetting, Calon Maba Dimintai Uang
KPK menemukan dugaan pengaturan 73 dari 245 kuota PMB jalur mandiri Unsoed. Penyidik juga mengungkap tiga klaster perkara
Foto ilustrasi penemuan mayat/jenazah. - Foto dibuat menggunakan Artificial Intelligence ChatGPT
Harianjogja.com, SRAGEN—Keluarga Fahrico Putra Ruci Pamungkas, pelajar SMK di Sragen yang meninggal dunia seusia latihan silat, tak ingin jenazah remaja itu diautopsi. Pihak keluarga menyatakan telah ikhlas dan menerima dengan meninggalnya Rico.
Pihak kepolisian tetap melakukan pendalaman terhadap kasus meninggalnya Rico setelah mengikuti latihan silat. Dilansir Espos, Ayah Rico, Jumadi menyatakan sangat merasa kehilangan anak laki-lakinya. Dia menambahkan istrinya pun tak kuat dengan musibah yang menimpa anak mereka sehingga tidak sanggup menemaninya di RS.
Kendati demikian, Jumadi mengungkapkan tidak ingin jenazah anaknya diautopsi. Dia mencukupkan perkara tersebut selesai.
"Kami sekeluarga sudah ikhlas lahir dan batin. Kalau ada kesalahan yang dilakukan anak saya, maka saya memohonkan maaf kepada semua dan minta doanya. Selesai sampai di sini. Saya sudah mengonfirmasi semua pihak," ujar Jumadi di RSU Islam Yakssi Gemolong, Sragen, Selasa (7/10/2025).
Dia menginginkan jenazah anaknya segera dimakamkan. Pada Selasa sekitar pukul 10.30 WIB, jenazah diantar ke rumah duka dengan menggunakan ambulans RSU Islam Yakssi Sragen.
Sebelumnya, seorang pelajar SMK swasta di Sragen, Fahrico Putra Ruci Pamungkas, meninggal dunia di RSU Islam Yakssi Gemolong, Sragen, setelah mengikuti latihan pencak silat di kampungnya di wilayah Kalijambe Sragen, Senin (6/10/2025) malam. Remaja pria itu sempat dibawa ke klinik terdekat sebelum dibawa ke rumah sakit (RS). Rico merupakan pelajar Kelas X SMK swasta di Gemolong, Sragen.
Menurut Jumadi, putra sulungnya pamit untuk latihan pencak silat pada Senin malan sekitar pukul 20.00 WIB. Jumadi menyebut lokasi latihan di kebun kosong yang berjarak sekitar 200 meter dari rumahnya. Malam itu, Jumadi ikut kegiatan rutin lingkungan Rukun Tetangga (RT) atau arisan RT.
"Sekitar pukul 21.30 WIB, saya dihubungi kalau anak saya sakit saat latihan. Saya kira hanya masuk angin biasa. Anak saya dibawa ke klinik dan kemudian dibawa ke RS. Nah, saat di RSU Islam Yakssi, anak saya menghembukan napas terakhir. Anak saya meninggal diperkirakan pukul 22.00 WIB," ujar Jumadi.
Kapolres Sragen AKBP Dewiana Syamsu Indyasari melalui Kapolsek Kalijambe Sragen Iptu Joko Margo Utomo saat ditemui Espos di RSU Islam Yakssi Sragen, Selasa, mengungkapkan kejadian meninggalnya Rico dilaporkan warga ke Polsek Kalijambe pada Selasa, pukul 00.30 WIB.
Ia mengatakan perkara itu masih dalam pendalaman aparat Polsek Kalijambe dan Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Sragen.
"Kami langsung menindaklanjuti laporan warga. Indikasi awal memang korban mengikuti latihan pencak silat bersama keempat temannya. Kami sudah melakukan olah tempat kejadian perkara dan meminta keterangan enam orang saksi, termasuk pelatih. Untuk hasil pemeriksaan masih dalam penyelidikan," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
KPK menemukan dugaan pengaturan 73 dari 245 kuota PMB jalur mandiri Unsoed. Penyidik juga mengungkap tiga klaster perkara
Biaya perpanjangan izin tinggal di Jepang naik drastis mulai Oktober 2026. Izin tinggal tetap melonjak 1.900% jadi 200.000 yen. Simak daftar lengkapnya.
Belanja Pemkot Jogja dalam APBD Perubahan 2026 naik Rp205,12 miliar menjadi Rp2,11 triliun. Pemkot menyebut fiskal tetap terjaga.
Apple dikabarkan luncurkan iPhone lipat pertama pada 9 September 2026. Ini acara pertama CEO baru John Ternus. Harga diprediksi tembus Rp35 juta. Simak bocorann
Ariel Tatum resmi mengganti nama legal menjadi Ariel Dewinta Ayu Sekarini setelah permohonannya dikabulkan PN Jakarta Selatan. Ini alasan di baliknya.
Bayar pakai QRIS kena biaya admin? Bank Indonesia melarang surcharge kepada konsumen dan mengatur MDR sebagai tanggung jawab merchant.