Korupsi Migas, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Divonis 6 Tahun
Eks Dirut Pertamina Patra Niaga divonis 6 tahun penjara dalam kasus korupsi migas Rp25 triliun. Simak fakta lengkapnya di sini.
Arsip-Gunung Slamet terlihat dari arah Desa Pamijen, Kecamatan Baturraden, Kabupaten Banyumas, Sabtu (12/8/2023). Antara/Sumarwoto
Harianjogja.com, BANUMAS - Gunung Slamet yang berada di wilayah Banyumas, Purbalingga, Pemalang, Tegal, dan Brebes, Jawa Tengah, masih berstatus Level II atau Waspada. Hal itu diungkapkan oleh Pelaksana Tugas Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Banyumas Andi Risdianto
"Kepastian status Gunung Slamet tersebut diketahui berdasarkan hasil evaluasi aktivitas periode 16-30 September 2025 yang dilakukan oleh Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM)," kata Andi, Jumat lalu.
Ia mengatakan dalam laporan evaluasi bernomor 1348.Lap/GL.03/BGL/2025 yang diterbitkan 7 Oktober 2025 dan ditandatangani Kepala Badan Geologi Muhammad Wafid AN disebutkan aktivitas gunung api tertinggi di Jawa Tengah itu masih menunjukkan tekanan di bawah tubuh gunung yang berpotensi memicu munculnya gempa-gempa dangkal dan meningkatkan kemungkinan erupsi.
“Berdasarkan data pemantauan visual dan instrumental yang dilakukan PVMBG disebutkan bahwa tingkat aktivitas Gunung Slamet masih berada pada Level II atau Waspada," katanya menegaskan.
Ia mengatakan dalam laporan juga disebutkan bahwa selama periode pengamatan, Gunung Slamet teramati mengeluarkan asap kawah berwarna putih dengan intensitas tipis hingga tebal setinggi 50-200 meter dari puncak.
Selain itu, cuaca di sekitar Gunung Slamet tercatat bervariasi dari cerah hingga hujan dengan arah angin ke utara, timur, selatan, dan barat.
Secara instrumental, terekam satu kali gempa low frequency, 12 kali gempa tektonik jauh, serta tremor menerus dengan amplitudo 0,5-1 milimeter. Aktivitas kegempaan tersebut menunjukkan adanya pergerakan fluida di sekitar permukaan gunung.
Pemantauan deformasi menggunakan Electronic Distance Measurement (EDM) menunjukkan perubahan jarak relatif kecil dan cenderung stabil. Sementara itu, hasil pengamatan tiltmeter di Stasiun Cilik juga memperlihatkan kemiringan yang stabil sejak awal 2025 setelah sempat menunjukkan tekanan internal dan pergerakan magma pada tahun sebelumnya.
"Badan Geologi merekomendasikan masyarakat, pengunjung, dan wisatawan tidak beraktivitas dalam radius 2 kilometer dari kawah puncak," kata Andi.
Menurut dia, pemantauan intensif terhadap aktivitas Gunung Slamet akan terus dilakukan oleh PVMBG.
Terkait dengan hal itu, dia mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak terpancing isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan, serta mengikuti arahan dari BPBD.
"Pemerintah daerah dan BPBD Kabupaten Banyumas senantiasa berkoordinasi dengan PVMBG Badan Geologi di Bandung maupun Pos Pengamatan Gunung Slamet di Desa Gambuhan, Kecamatan Pulosari, Kabupaten Pemalang," katanya.
PVMBG Badan Geologi menaikkan status Gunung Slamet dari Level I atau Normal menjadi Level II atau Waspada sejak tanggal 19 Oktober 2023 karena adanya peningkatan aktivitas vulkanik.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Eks Dirut Pertamina Patra Niaga divonis 6 tahun penjara dalam kasus korupsi migas Rp25 triliun. Simak fakta lengkapnya di sini.
Penelitian AAA mengungkap cuaca panas dan dingin ekstrem dapat memangkas jarak tempuh mobil listrik dan hybrid.
Info lengkap SPMB DIY 2026. Simak syarat masuk TK, SD, SMP, SMA/SMK negeri, jadwal aktivasi PIN, hingga prosedur pendaftaran online bagi warga Yogyakarta.
Demi Moore menegaskan AI tidak akan pernah menggantikan jiwa seni dalam konferensi pers Cannes Film Festival 2026.
Timnas Indonesia akan menghadapi Oman dan Mozambik pada FIFA Matchday Juni 2026 untuk mendongkrak ranking FIFA.
Blunder Bento pada menit 90+8 membuat Al Nassr gagal mengunci gelar Saudi Pro League usai ditahan imbang Al Hilal 1-1.