Harga Biodiesel dan Bioetanol Naik September 2026
ESDM menetapkan HIP biodiesel Rp15.025 dan bioetanol Rp11.814 per liter pada September 2026, keduanya naik dari bulan sebelumnya.
Bangunan joglo di Randusari, Desa Wonosari, Kecamatan Gondangrejo, Karanganyar, ambruk pada Sabtu (18/10/2025) malam, mengakibatkan 14 orang santri terluka. (Solopos/Indah Septiyaning Wardani)
Harianjogja.com, KARANGANYAR— Sebuah bangunan joglo semi permanen yang digunakan santri TPQ Fathul Ilmi di Dusun Randusari, Desa Wonosari, Kecamatan Gondangrejo, Karanganyar, ambruk akibat diterjang hujan deras disertai angin kencang pada Sabtu (18/10/2025) malam.
Saat ambruk, bangunan itu sedang dipakai untuk kegiatan TPQ Fathul Ilmi. Akibatnya, 14 orang santri yang sedang mengaji di TPQ tersebut mengalami luka-luka. "Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 18.40 WIB, bersamaan dengan turunnya hujan deras disertai angin kencang," kata Camat Gondangrejo, Karanganyar, Sriono Budi Santoso alias Edo, Minggu (19/10/2025).
"Korban 14 orang. Lima orang dibawa ke RS dr Oen, dua ke klinik sekitar dan sisanya pulang sudah rawat jalan,” tambah Edo kepada Espos.
Edo mengatakan bangunan joglo yang digunakan untuk kegiatan TPA itu berstruktur semi permanen dan terbuka di semua sisi. Bangunan tersebut merupakan bagian dari rencana pendirian pondok pesantren yang masih dalam tahap awal.
Berdasarkan keterangan dari warga, ambruknya joglo itu tidak menyebabkan kerusakan parah karena ada bagian bangunan, seperti tiang kayu, yang menahan reruntuhan sehingga tidak seluruh atap menimpa para santri.
“Ada bagian yang menahan ambruknya joglo, semacam tiang atau kayu yang menyangga. Sehingga sebagian bangunan tidak langsung roboh total. Itu yang membuat banyak santri selamat,” ungkapnya.
16 Korban
Sementara berdasarkan informasi terbaru, Kepala Pelaksana Harian BPBD Karanganyar, Hendro Prayitno, menyampaikan total korban dalam peristiwa ambruknya joglo di Gondangrejo itu mencapai 16 orang. Mereka adalah santri dan warga yang berada di lokasi kejadian.
Dari jumlah tersebut, tujuh orang mengalami luka cukup serius sehingga perlu mendapatkan perawatan lanjutan di RS dr Oen Solo. Sebagian korban mengalami luka di kepala karena tertimpa material joglo. Sementara sebagian lainnya luka lecet dan nyeri akibat benturan.
"Para korban mayoritas adalah anak-anak usia SD yang sedang mengikuti kegiatan TPQ di joglo itu. Lalu saat hujan deras disertai angin kencang joglo ambruk dan menimpa mereka. Beberapa di antaranya langsung dievakuasi warga menuju fasilitas medis terdekat," kata dia, Sabtu (18/10/2025) malam.
Hendro mengatakan kondisi korban masih dalam penanganan medis. Beberapa korban masih mengeluhkan pusing dan akan menjalani scan kepala untuk memastikan tidak ada luka dalam.
Selain tujuh korban yang dirawat, Hendro menambahkan sisa lainnya menjalani rawat jalan dan sudah dipulangkan. Hendro mengatakan telah berkoordinasi dengan pihak rumah sakit terkait pembiayaan perawatan korban.
“Tadi sudah dicek, sebagian besar korban memiliki BPJS aktif. Harapannya semua biaya bisa tertanggung oleh BPJS. Kalau ada kendala, kami siap fasilitasi,” katanya.
Dalam insiden tersebut, seorang ustaz pengajar sempat shock dan pingsan. Namun kini ustaz tersebut telah sadar dan tidak memerlukan perawatan lebih lanjut.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : espos.id
ESDM menetapkan HIP biodiesel Rp15.025 dan bioetanol Rp11.814 per liter pada September 2026, keduanya naik dari bulan sebelumnya.
Discord mulai menerapkan verifikasi usia global. Lebih dari 90% pengguna tak perlu unggah ID, tetapi sejumlah fitur akan dibatasi.
Italia menang 4-1 atas Turki di UEFA Nations League. Pio Esposito mencetak gol sekaligus mengukir catatan sejarah bersama Azzurri.
29 September 2026 diperingati sebagai Hari Sarjana Nasional, Hari Jantung Sedunia, hingga Save the Koala Day. Simak enam momen pentingnya.
Prakiraan cuaca DIY Selasa, 29 September 2026: mayoritas cerah berawan, suhu 22–34°C, kelembapan 44–98 persen. Cek rincian per kecamatan.
Pemkab Kulonprogo merotasi sejumlah pejabat dan mengisi jabatan kosong dengan mengoptimalkan manajemen talent pool ASN.