Karhutla Sumsel Kian Parah, Bakar 300 Hektare Lahan per Hari
Karhutla Sumsel membakar 200–300 hektare lahan per hari. Keterbatasan air dan kapasitas pemadaman menjadi kendala petugas di lapangan.
Kondisi bodi mobil ringsek sesaat setelah kecelakaan beruntun di simpang empat Gembongan, Kartasura, Sukoharjo, Jumat (31/10/2025). (Istimewa/Relawan Kartasura)
Harianjogja.com, SUKOHARJO—Kecelakaan lalu lintas melibatkan satu bus dan tiga unit mobil terjadi di simpang empat Gembongan, Jalan Ahmad Yani, Kartasura, Sukoharjo, Jumat (31/10/2025).
Bus yang mengangkut rombongan santri asal Karanganyar itu diduga mengalami rem blong sehingga tidak bisa mengendalikan laju kendaraan saat sampai di bangjo Gembongan.
Informasi yang dihimpun Espos, Jumat, kecelakaan lalu lintas terjadi tepat di simpang empat Gembongan, Kartasura. Kendaraan bermotor yang terlibat yakni bus Putra Lawu dan tiga mobil yakni Honda City, Honda Freed, Toyota Avanza, dan satu sepeda motor Kawasaki Ninja.
Kondisi ruas jalan Ahmad Yani, terutama dari arah Solo sempat mengalami kemacetan sesaat setelah kejadian. Polisi lalu lintas yang tiba di lokasi kejadian langsung mendorong mobil ke pinggir jalan agar tak mengganggu arus lalu lintas. Kondisi bodi ketiga mobil penyok setelah tabrakan keras di lokasi kejadian.
Kanit Gakkum Satlantas Polres Sukoharjo, Iptu Ardian Herlinanda, mewakili Kasat Lantas Polres Sukoharjo, AKP Doohan Octa Prasetya, mengatakan tidak ada korban jiwa dalam kejadian itu. Sopir bus dan sopir tiga mobil tidak mengalami luka.
“Tidak ada korban jiwa. Hanya luka ringan dan lecet, yakni pengendara sepeda motor. Sementara bodi mobil Honda City penyok dan ringsek akibat benturan keras saat kecelakaan,” kata dia.
Saat kejadian, tiga mobil tengah berhenti di simpang empat Gembongan lantaran lampu lalu lintas menyala merah. Sopir mobil menunggu lampu menyala hijau. Dari arah belakang muncul bus Putra Lawu yang melaju dengan kecepatan tinggi.
Bus mengangkut rombongan santri asal Karanganyar yang hendak berwisata ke Umbul Pelem, Kecamatan Tulung, Kabupaten Klaten. "Bus Putra Lawu disewa untuk berwisata ke Umbul Pelem, Kecamatan Tulung, Klaten. Bus mengangkut santri asal Karanganyar," ujar dia.
Diduga akibat rem blong bus langsung menghantam tiga mobil dan satu sepeda motor yang berhenti di simpang empat Gembongan, Kartasura. “Sopir tak bisa menghentikan laju bus karena diduga rem blong. Laju kendaraan tak bisa dikendalikan sehingga menabrak mobil yang berhenti di lokasi kejadian,” urai dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Karhutla Sumsel membakar 200–300 hektare lahan per hari. Keterbatasan air dan kapasitas pemadaman menjadi kendala petugas di lapangan.
Mentan Amran menyiapkan 2 juta hektare rawa mineral untuk pangan. Tahap awal, pemerintah akan menggarap 500.000 hektare bersama TNI.
PJT II segera memulai proyek PLTS terapung 100 MW di Waduk Jatigede. Proyek Jatiluhur berkapasitas 80 MW masih dalam studi kelayakan.
BKPM mencabut IUP PT Kristalin Ekalestari di Papua setelah ditemukan pembukaan lahan tambang di kawasan hutan tanpa persetujuan kehutanan.
Pemkab Temanggung mengalokasikan Rp6,9 miliar untuk pembangunan jaringan irigasi air tanah di empat lokasi yang ditargetkan rampung akhir 2026.
Sultan HB X mengingatkan Karang Taruna agar mengutamakan dampak nyata bagi warga melalui inovasi sosial, pemberdayaan, dan kolaborasi.