Makam Kyai Langgeng Direvitalisasi, Magelang Kembangkan Wisata Religi
Pemkot Magelang memulai revitalisasi Makam Kyai Langgeng untuk melestarikan sejarah sekaligus mengembangkan wisata religi di Kota Magelang.
Wali Kota Magelang Damar Prasetyono melantik Larsita sebagai Penjabat Sekda Kota Magelang, Senin (10/11/2025), di Pendopo Pengabdian. Acara turut dihadiri jajaran OPD dan pejabat daerah. - ist
Harianjogja.com, MAGELANG—Penjabat (Pj) Sekda Kota Magelang, Larsita, mulai fokus pada konsolidasi internal lintas organisasi perangkat daerah (OPD) setelah resmi dilantik
Hal itu diutarakannya seusai pengambilan sumpah. Larsita juga menyatakan kesiapannya memikul amanah tersebut. “Ini kepercayaan besar dari Pak Wali Kota, sekaligus tanggung jawab yang tidak ringan. Saya yakin, dengan kolaborasi semua komponen, para kepala OPD, jajaran, dan seluruh tim, tugas besar ini bisa kita laksanakan bersama,” ujarnya Senin (10/11/2025).
Ia menambahkan, langkah awal yang akan ditempuh adalah melakukan konsolidasi internal dan memperkuat barisan kerja lintas sektor.
“Jelas disampaikan Pak Wali: Tidak ada superman, yang ada super team. Dengan kerja bersama, kita bisa menerjemahkan visi Wali Kota dan menghadirkan solusi nyata bagi masyarakat,” ungkapnya.
Wali Kota Magelang Damar Prasetyono melantik Larsita sebagai Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Kota Magelang, di Pendopo Pengabdian, Senin.
Pelantikan Larsita, yang saat ini juga menjabat Inspektur Daerah Kota Magelang, tertulis dalam Surat Keputusan Wali Kota Magelang Nomor 800.1.3.3/117/430 Tahun 2025 tentang Penunjukan Penjabat Sekretaris Daerah Kota Magelang.
Damar menegaskan penunjukan Larsita bukan sekadar formalitas, melainkan pengakuan atas kapasitas, integritas, rekam jejak, dan standar kinerja yang telah ia tunjukkan selama menjadi Pelaksana Harian Sekda Kota Magelang.
“Pemerintahan kali ini harus berjalan dalam kepastian hukum dan profesionalitas. Tidak boleh ada ego sektoral. Kita butuh birokrasi yang satu arah, satu frekuensi, dan satu tujuan,” tegas Damar dalam sambutannya.
Damar mendorong agar birokrasi Kota Magelang bergerak lebih kolaboratif dan inovatif. Ia meminta seluruh ASN menanggalkan sekat-sekat sektoral dan membangun budaya kerja kreatif untuk menjawab tantangan zaman.
"Kepada seluruh kepala OPD, jangan ada ego sektoral. Jangan ada tarik-menarik kepentingan. Pemerintahan adalah orkestrasi. Jika satu saja tidak seirama, maka seluruh harmoni akan terganggu," tegasnya.
Selanjutnya, Damar menerangkan penunjukan Larsita sebagai Penjabat Sekda Kota Magelang berlaku selama tiga bulan sejak tanggal pelantikan atau sampai dengan dilantiknya Sekretaris Daerah Kota Magelang definitif.
Pelantikan Pj Sekda Kota Magelang turut dihadiri Wakil Wali Kota Magelang Dr. Sri Harso, Ketua DPRD Kota Magelang Evin Septa Haryanto Kamil, serta segenap kepala OPD di lingkungan Pemkot Magelang.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemkot Magelang memulai revitalisasi Makam Kyai Langgeng untuk melestarikan sejarah sekaligus mengembangkan wisata religi di Kota Magelang.
Profil Dewi Astutik, sosok yang dikaitkan dengan jaringan narkoba Segitiga Emas dan kasus penyelundupan 2 ton sabu.
Pelajar SMP di Bantul dibekali kecakapan digital untuk menghadapi FOMO, cyberbullying, hoaks, dan risiko penggunaan layar berlebihan.
Empat anak Michael Bambang Hartono menerima warisan saham senilai sedikitnya US$2,93 miliar dari perusahaan induk keluarga Hartono.
Perizinan training ground PSS Sleman disebut sudah lengkap. Pemkab Sleman kini tinggal menunggu persetujuan Kementerian ATR.
Meutya Hafid menyebut data pemerintah yang terhubung penting untuk memastikan perlindungan sosial tepat sasaran dan tidak ada warga yang terlewat.