Bupati Magelang Dorong Optimalisasi PAD Lewat PBB-P2 2026
Bupati Magelang menekankan optimalisasi PAD melalui PBB-P2 2026 guna memperkuat kemandirian fiskal dan pembangunan daerah.
Wali Kota Magelang Damar Prasetyono melantik Larsita sebagai Penjabat Sekda Kota Magelang, Senin (10/11/2025), di Pendopo Pengabdian. Acara turut dihadiri jajaran OPD dan pejabat daerah. - ist
Harianjogja.com, MAGELANG—Penjabat (Pj) Sekda Kota Magelang, Larsita, mulai fokus pada konsolidasi internal lintas organisasi perangkat daerah (OPD) setelah resmi dilantik
Hal itu diutarakannya seusai pengambilan sumpah. Larsita juga menyatakan kesiapannya memikul amanah tersebut. “Ini kepercayaan besar dari Pak Wali Kota, sekaligus tanggung jawab yang tidak ringan. Saya yakin, dengan kolaborasi semua komponen, para kepala OPD, jajaran, dan seluruh tim, tugas besar ini bisa kita laksanakan bersama,” ujarnya Senin (10/11/2025).
Ia menambahkan, langkah awal yang akan ditempuh adalah melakukan konsolidasi internal dan memperkuat barisan kerja lintas sektor.
“Jelas disampaikan Pak Wali: Tidak ada superman, yang ada super team. Dengan kerja bersama, kita bisa menerjemahkan visi Wali Kota dan menghadirkan solusi nyata bagi masyarakat,” ungkapnya.
Wali Kota Magelang Damar Prasetyono melantik Larsita sebagai Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Kota Magelang, di Pendopo Pengabdian, Senin.
Pelantikan Larsita, yang saat ini juga menjabat Inspektur Daerah Kota Magelang, tertulis dalam Surat Keputusan Wali Kota Magelang Nomor 800.1.3.3/117/430 Tahun 2025 tentang Penunjukan Penjabat Sekretaris Daerah Kota Magelang.
Damar menegaskan penunjukan Larsita bukan sekadar formalitas, melainkan pengakuan atas kapasitas, integritas, rekam jejak, dan standar kinerja yang telah ia tunjukkan selama menjadi Pelaksana Harian Sekda Kota Magelang.
“Pemerintahan kali ini harus berjalan dalam kepastian hukum dan profesionalitas. Tidak boleh ada ego sektoral. Kita butuh birokrasi yang satu arah, satu frekuensi, dan satu tujuan,” tegas Damar dalam sambutannya.
Damar mendorong agar birokrasi Kota Magelang bergerak lebih kolaboratif dan inovatif. Ia meminta seluruh ASN menanggalkan sekat-sekat sektoral dan membangun budaya kerja kreatif untuk menjawab tantangan zaman.
"Kepada seluruh kepala OPD, jangan ada ego sektoral. Jangan ada tarik-menarik kepentingan. Pemerintahan adalah orkestrasi. Jika satu saja tidak seirama, maka seluruh harmoni akan terganggu," tegasnya.
Selanjutnya, Damar menerangkan penunjukan Larsita sebagai Penjabat Sekda Kota Magelang berlaku selama tiga bulan sejak tanggal pelantikan atau sampai dengan dilantiknya Sekretaris Daerah Kota Magelang definitif.
Pelantikan Pj Sekda Kota Magelang turut dihadiri Wakil Wali Kota Magelang Dr. Sri Harso, Ketua DPRD Kota Magelang Evin Septa Haryanto Kamil, serta segenap kepala OPD di lingkungan Pemkot Magelang.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Bupati Magelang menekankan optimalisasi PAD melalui PBB-P2 2026 guna memperkuat kemandirian fiskal dan pembangunan daerah.
Primbon Jawa menyebut Minggu Wage menjadi hari pantangan bagi weton Kamis Legi dan Kamis Pahing untuk acara penting.
Tanggal 17 Mei diperingati sebagai Hari Buku Nasional, Hari Hipertensi Sedunia, dan Hari Telekomunikasi Sedunia. Berikut maknanya.
Beragam acara seru digelar di Jogja Minggu 17 Mei 2026, mulai wisata budaya, pameran seni, pesta buku hingga expo kendaraan listrik.
Simak daftar lengkap jalur Trans Jogja aktif beserta tarif terbaru dan sistem pembayaran nontunai di Yogyakarta.
Dengan cakupan rute yang menjangkau wilayah Sleman hingga kawasan barat Kota Jogja, operasional Bus DAMRI Jogja–YIA diharapkan dapat mendukung mobilitas penumpa