Panas Bumi Ungaran Dikembangkan, PLN Siapkan PLTP 55 MW
PLN mendapat penugasan mengembangkan WKP Ungaran hingga 55 MW. Proyek masih dalam tahap studi dengan kajian lingkungan dan sosial.
Ilustrasi banjir. - Freepik
Harianjogja.com, SRAGEN—Luapan Sungai Kenatan, anak Sungai Bengawan Solo, memicu banjir di wilayah Ngrampal dan Gondang setelah hujan deras mengguyur Sragen pada Kamis (4/12/2025) sore.
Hingga waktu Magrib, masih ada genangan dan masih ada rumah yang terendam air meskipun ketinggian air sudah surut perlahan. Informasi yang dihimpun Espos, Kamis sore, laporan banjir terjadi di wilayah Desa Kebonromo, Ngrampal, Sragen, terutama Dukuh Jambu di dekat Sungai Kenatan.
Kemudian juga di Dukuh Jambeyan dan Ngabeyan di Desa Bumiaji, Kecamatan Gondang, Sragen; dan beberapa dukuh di wilayah Desa Ngarum, Kecamatan Ngrampal, Sragen.
Seorang warga Dukuh Jambu, Kebonromo, Ngrampal, Sragen, Joko Tatakno, 56, saat dihubungi Espos, Kamis, mengungkapkan banjir luapan anak Sungai Bengawan Solo itu menggenangi dua RT, yaitu RT 009 dan RT 010, Dukuh Jambu.
Dia menyampaikan banjir di Jambu sudah langganan. Menurutnya, air datang saat terjadi hujan deras pada pukul 15.00 WIB. Sekitar pukul 17.30 WIB air mulai surut tapi surutnya tidak cepat sehingga sekitar 10 rumah di lokasi rendah dekat sungai masih terendam air.
“Tadi banyak warga yang mengungsi ke tempat saya saat tinggi-tingginya air. Ada yang kedalaman airnya di atas lutut orang dewasa. Menjelang Magrib, para warga sudah kembali ke rumah untuk bersih-bersih rumah. Di bawah-bawah sana mungkin ada 10 orang yang airnya masih masuk rumah. Mereka pulang supaya sampah dan lumpur tidak masuk ke dalam rumah,” ujar Joko.
Ketua RT 009, Dukuh Jambu, Slamet Mulyono, menyampaikan di wilayahnya ada 30 rumah dan hanya delapan rumah di antaranya yang tidak terdampak banjir karena berada di pinggir jalan raya. Dia mengatakan banjir di Jambu sudah menjadi langganan warga terutama pada Desember-Februari.
“Warga sebenarnya sudah hafal. Mereka sudah siap-siap sendiri. Banjir terjadi karena luapan Sungai Kenatan. Sungai ini satu aliran dari hulu di wilayah Bonggo, Bontit, Ngarum, dan seterusnya,” jelas Slamet.
Informasi yang diterima Espos, dari perangkat Desa Bumiaji, Gondang, Sragen, David Effendi, banjir terjadi di wilayah Dukuh Jambeyan-Ngabeyan, Desa Bumiaji, Gondang, Sragen. Dia menyampaikan air menggenangi jalanan di dua dukuh tersebut.
“Melaporkan air sudah naik ke jalanan wilayah Dukuh Jambeyan, RT 016. Ada beberapa rumah yang tergenang air. Warga sudah mengungsi ke lokasi aman. Hewan-hewan ternak juga sudah dibawa ke lokasi yang aman,” jelas dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Solopos
PLN mendapat penugasan mengembangkan WKP Ungaran hingga 55 MW. Proyek masih dalam tahap studi dengan kajian lingkungan dan sosial.
KTM menolak aturan satu motor MotoGP dan memilih mendukung cost cap sebagai opsi menekan biaya tanpa mengurangi aksi balap.
Sebanyak 1.001 pembatik akan membatik bersama di Malioboro pada 3 Oktober 2026. Jalan ditutup pukul 06.00-09.00 WIB.
Nissan menilai produsen Tiongkok menjadi tantangan berat dan menyiapkan strategi biaya menghadapi potensi produksi mobil China di Meksiko.
Jadwal Asian Games 2026 30 September menghadirkan panjat tebing, gulat, tenis, sepak takraw, esports, hingga balap sepeda Indonesia.
Vilmei berencana resign sebagai content creator dan bekerja dari nol untuk mengumpulkan Rp100 juta pertama setelah kasus uang Rp1,2 miliar.