Kemenhaj Temukan 400 Ribu Data Invalid, Antrean Haji 14 Tahun
Kemenhaj memvalidasi 5,7 juta data jamaah dan menemukan 400 ribu data invalid. Antrean haji secara faktual kini rata-rata 14 tahun.
Foto ilustrasi. /Ist-Freepik
Harianjogja.com, SEMARANG—Tragedi memilukan terjadi di aliran Sungai Lusi, Kelurahan Kedungjenar, Kecamatan Blora, Kamis (11/12/2025) sekitar pukul 06.30 WIB. Delapan santriwati Muhammadiyah Boarding School (MBS) Tahfidzul Qur’an Al Maa’uun Blora tenggelam saat beraktivitas di tepi sungai, dan empat di antaranya masih dalam pencarian.
Kasatreskrim Polres Blora AKP Zaenul Arifin menjelaskan insiden bermula ketika para santriwati tengah mencari kerang di tepi sungai.
“Diduga beberapa dari mereka terpeleset dan terseret arus sungai yang cukup deras. Tiga santriwati berhasil selamat setelah tersangkut di batang pohon,” ujarnya, Kamis.
Tim gabungan dari BPBD Blora, Basarnas, TNI, Polri, hingga relawan langsung diterjunkan untuk melakukan penyisiran.
Sekitar pukul 13.00 WIB, tim SAR menemukan satu korban meninggal dunia sekitar 100 meter dari titik awal kejadian. Proses pencarian masih berlangsung dengan perahu karet dan penyelaman manual. Arus deras menjadi hambatan utama dalam upaya penyelamatan.
“Kami terus berupaya maksimal untuk menemukan para korban lainnya. Mohon doa dari masyarakat agar semuanya segera ditemukan,” kata Zaenul Arifin.
Kronologi dari Pendamping Santri
Berdasarkan keterangan pendamping, sebelum kejadian para santri mengikuti tes, kemudian bermain di rumah ustaz bersama sekitar 60 santri lainnya. Sebagian dari mereka berjalan menuju tepi Sungai Lusi untuk bermain dan mencari kerang.
“Alhamdulillah, dari pihak Al-Azhar tadi menyampaikan bahwa sebagian santri dinyatakan selamat. Anak-anak ini biasa bermain ke rumah ustaz, dan kalau air sungai sedang kecil mereka sering mencari kerang,” ujarnya.
Ia menegaskan aktivitas ke sungai kali ini berlangsung tanpa sepengetahuannya. “Beliau baru mengetahui setelah kejadian,” lanjutnya.
Lokasi kejadian kini dipadati pihak sekolah, keluarga korban, dan aparat yang memantau proses pencarian. Tim SAR terus menyisir aliran Sungai Lusi hingga radius ratusan meter untuk menemukan empat santriwati yang masih hilang.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Kemenhaj memvalidasi 5,7 juta data jamaah dan menemukan 400 ribu data invalid. Antrean haji secara faktual kini rata-rata 14 tahun.
Jadwal SIM Kulonprogo hari ini, Selasa 29 September 2026, tersedia di MPP. Cek lokasi, jam layanan, syarat, dan ketentuan perpanjangan SIM.
John Herdman menyebut kartu merah Thom Haye saat Indonesia vs Malaysia menjadi pelajaran penting bagi skuad Garuda di FIFA ASEAN Cup 2026.
Jadwal SIM Keliling Bantul September 2026 lengkap dengan lokasi, jam pelayanan, serta syarat perpanjangan SIM A dan SIM C.
Basarnas mengerahkan seluruh unsur SAR di Kalteng mencari 64 korban KM Virgo Transport 8. Sebanyak 179 orang telah ditemukan.
Jadwal SIM Keliling Jogja Selasa 29 September 2026 tersedia di sejumlah lokasi. Cek jam layanan, syarat perpanjangan SIM A dan SIM C.