Blackout Karimun Belum Pulih, Warga Sewa Hotel demi Bekerja
Pemadaman listrik di Karimun belum sepenuhnya pulih. Warga menyewa hotel demi bekerja, sementara PLN mempercepat pemulihan sistem.
Kebakaran melanda penggilingan padi di Plupuh, Sragen. Satu truk dan mesin oven hangus, kerugian diperkirakan ratusan juta rupiah. /Espos.
Harianjogja.com, SRAGEN—Kebakaran hebat melanda usaha penggilingan padi di Dukuh Mojokopek, Desa Sambirejo, Kecamatan Plupuh, Sragen, Sabtu (27/12/2025) sore. Satu unit truk dan mesin oven dilaporkan hangus terbakar, sementara kerugian ditaksir mencapai ratusan juta rupiah.
Peristiwa tersebut pertama kali diketahui warga yang melihat kepulan asap hitam dari dalam bangunan selepan. Warga sempat berupaya memadamkan api dengan peralatan seadanya, namun kobaran api terus membesar hingga memenuhi ruangan penggilingan padi.
Kabid Pemadam Kebakaran Satpol PP Sragen, Tommy Isharyanto, mengatakan proses pemadaman membutuhkan waktu lebih dari satu jam. Dua unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan ke lokasi dengan dukungan berbagai unsur relawan, TNI, Polri, serta tenaga medis.
Selain menghanguskan truk bernomor polisi AD 9130 FE dan mesin oven, kebakaran juga menyebabkan kerusakan ringan pada bangunan selepan. Seorang warga dilaporkan mengalami luka pada kaki saat membantu proses pemadaman, namun tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut.
Tommy mengatakan penggilingan padi itu diketahui milik Joko Wiyono, 56, warga Mojokopek, Desa Sambirejo, Plupuh, Sragen. Menurut Tommy, kejadian kebakaran itu awalnya diketahui oleh seorang warga bernama Alip yang kebetulan melewati jalan desa dekat lokasi.
Saat dalam perjalanan, jelas dia, Alip melihat kepulan asap warna hitam dari penggilingan padi. Aplip kemudian langsung memberitahu warga lainnya.
"Sontak warga langsung berdatangan untuk memadamkan api dengan peralatan seadanya. Namun, api tak kunjung padam dan asap memenuhi ruangan selepan. Lalu Alip menghubungi Bayan Desa Sambirejo Warsono. Kemudian Warsono langsung meminta bantuan tim Damkar Satpol PP Sragen," jelas dia.
Tommy menjelaskan kebakaran mengakibatkan satu unit truk berpelat nomor AD 9130 FE hangus. Demikian pula mesin oven di dalam selepan atau penggilingan padi juga ikut terbakar. "Sumber api belum diketahui dan kerugian juga belum diketahui," kata Tommy.
Truk mengalami kerusakan pada kabin, mesin oven rusak berat, dan kondisi bangunan selepan rusak ringan. Dalam proses pemadaman, kata Tommy, ada warga yang mengalami luka-luka, yaitu Hadi Giman, 59, yang kaki kanannya kena tusukan benda tajam.
Dalam proses pemadaman, Tim Damkar menerjunkan dua unit mobil Damkar. Tim Damkar juga dibantu petugas dari Puskesmas Plupuh 1, TNI, Polri, Redkar Sragen, relawan Merona, relawan Gemolong, Info 65 Gemolong, NU Peduli, Tagana, relawan Ambulance Mojo Bersatu, Perangkat Desa Sambirejo, dan warga setempat.
Bayan Sambirejo, Plupuh, Sragen, Warsono, mengatakan kerugian diperkirakan mencapai Rp300 juta-Rp400 juta. Dia mengatakan penyebab kebakaran belum diketahui. Hingga kini penyebab kebakaran selepan di Plupuh, Sragen, masih dalam penyelidikan, sementara pemerintah desa bersama pihak terkait melakukan pendataan kerugian dan dampak kebakaran.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemadaman listrik di Karimun belum sepenuhnya pulih. Warga menyewa hotel demi bekerja, sementara PLN mempercepat pemulihan sistem.
PSIM Jogja merekrut Adrian Dalmau, eks pemain akademi Real Madrid yang diproyeksikan mempertajam lini depan pada musim 2026/2027.
Sekolah Rakyat Kulonprogo mulai beroperasi pada 31 Juli 2026 meski pembangunan fisik belum sepenuhnya rampung.
PBB mencatat tingkat kelaparan global menurun pada 2025, tetapi target Nol Kelaparan 2030 masih menghadapi berbagai tantangan.
Investasi di Gunungkidul pada semester pertama 2026 mencapai Rp487,66 miliar atau 56,8% dari target investasi tahun ini.
Anggaran perbaikan Jalan Kunduran-Blora direvisi dari Rp14 miliar menjadi Rp2 miliar. DED pekerjaan pun disesuaikan dengan alokasi terbaru.